Perbedaan Katak dan Kodok

Perbedaan antara kata dan kodok sering kali membingungkan. Wajar jika kemudian banyak yang sulit membedakan antara keduanya. Bahkan saling tertukar dalam menggunakan kedua kata tersebut. Keduanya merupakan hewan amfibi yang dikelompokkan dalam ordo Anura. Ordo ini memiliki sedikitnya 33 famili dengan lebih dari 5000 spesies.

Perbedaan antara katak dan kodok sebenarnya tidak didiskripsikan dalam dunia taksonomi. Perbedaan ini hanya umum digunakan oleh masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Dari sudut pandang klasifikasi ilmiah, semua anggota ordo Anura disebut sebagai katak, kecuali anggota famili Bufonidae yang dianggap sebagai “true toads” (kodok sejati).

Perbedaan Kodok dan Katak

Perbedaan dan penyebutan katak dan kodok lebih umum digunakan dalam budaya populer. Umumnya masyarakat membedakan keduanya berdasarkan beberapa ciri fisik seperti bentuk tubuh, bentuk kaki belakang, tampilan kulit, kemampuan melompat, dan tempat hidupnya. Dalam bahasa Inggris katak disebut sebagai “frog” sedangkan kodok dinamai “toad“. Di Indonesia kodok kerap juga disebut sebagai “bangkong”.

Katak bertaring asal Sulawesi

Katak bertaring asal Sulawesi

Secara umum, meski tidak selalu benar, perbedaan fisik antara keduanya adalah sebagai berikut :

  1. Kulit; Umumnya katak memiliki kulit halus, lembab, dan berlendir, sedangkan kodok atau bangkong memiliki kulit kasar, berbintil-bintil, dan kering.
  2. Bentuk kaki belakang; Umumnya kaki belakang katak kuat, panjang, dan berseput yang diadaptasikan untuk melompat, memanjat, dan berenang. Sedangkan kaki belakang kodok pendek karena lebih disesuaikan untuk berjalan sehingga kurang pandai melompat.
  3. Bentuk tubuh; Umumnya katak memiliki bentuk tubuh yang ramping. Sedangkan kodok memiliki tubuh yang gemuk dan pendek.
  4. Kemampuan melompat; Umumnya katak mampu melompat hingga jauh bahkan jenis-jenis katak pohon mampu melompat dari satu pohon ke pohon lainnya. Sedangkan kodok umumnya kurang pandai melompat.
  5. Konsumsi manusia; Beberapa jenis katak (seperti sawah, katak hijau, dan katak totol) diperdagangkan dagingnya untuk dikonsumsi. Sedangkan kodok umumnya tidak dikonsumsi manusia.

Perbedaan-perbedaan fisik tersebut tidak selalu benar. Sebagai contoh adalah kodok merah (Leptophryne cruentata). Meskipun sering kali disebut juga sebagai katak merah namun katak langka ini dalam bahasa Inggris disebut sebagai Bleeding Toad atau Fire Toad. Padahal dilihat dari fisiknya ia mempunyai kaki belakang yang ramping. (Selengkapnya baca : Kodok Merah).

Klasifikasi ilmiah: Kerajaan: Animalia. Filum: Chordata. Kelas: Amphibia. Ordo: Anura.

Baca artikel tentang amfibi dan hewan Indonesia lainnya :

Iklan

Tentang alamendah

Panggil saja saya Alamendah, tinggal di Pati, Jawa Tengah, Indonesia. Seorang biasa yang ingin berbagi dengan sobat.
Pos ini dipublikasikan di satwa dan tag , , . Tandai permalink.

14 Balasan ke Perbedaan Katak dan Kodok

  1. Basri Abdullah berkata:

    Ternyata kodok sama katak beda ya mas, selama ini saya kira sama saja, makasih 🙂

  2. bay berkata:

    klo kodok itu jelek, karena sering di sebut kodok buduk
    “kodok atau bangkong memiliki kulit kasar, berbintil-bintil, dan kering.”
    klo katak yang caem, mulus

  3. kaprilyanto berkata:

    wah ternyata beda toh, hehe

  4. ysalma berkata:

    oalah katak sama kodok berbeda toh,
    keduanya tapi bisa manggil hujan seperti di dalam cerita dongengkan 😀

  5. Software site berkata:

    Kalau kita di jawa, manggilnya Kodok aja.

  6. Ping balik: Mengenal Reptil, Ciri-Ciri, dan Jenis Reptil Indonesia | Alamendah's Blog

  7. Ping balik: Perbedaan Kura-Kura, Penyu, dan Bulus | Alamendah's Blog

  8. Ping balik: Tikus Bulan Tikus Raksasa Putih | Alamendah's Blog

  9. Dhani 4 berkata:

    Owh.. jadi begitu yaa.. Terima Kasih atas Informasinya

  10. Ovi Laras Sati berkata:

    Setelah baca artikel ini jadi tau deh perbedaannyaa 🙂

  11. biskuitlove berkata:

    pertama aku gk tau kalau kodok ma katak itu berbeda. taunya malah pas ngerjain tugas dari guru. pas denger tuh soal aku kira gurunya lagi coba ngelawak, sok kocak gitu. eh taunya. . setelah bca di blog ini baru deh paham
    kodok ma katak beda
    wkwkwk, ternyata guru saya seriusan

  12. M. Aliyus Rahman berkata:

    Confirmed. Semula saya menduga2 saja perbedaan katak dengan kodok. Ternyata dugaan saya terkonfirmasi dengan informasi ini. Terima kasih.
    Oya, apakah yang bertelur di air hanya (sebagian) golongan/spesies katak saja? Apakah spesies kodok juga ada yang bertelur di air?

Tulis Komentar Sobat

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s