Jenis Paku Tanduk Rusa atau Simbar Menjangan (Platycerium) Asli Indonesia

Paku Tanduk Rusa atau disebut juga sebagai Simbar Menjangan merupakan sekelompok tumbuhan paku epifit yang kerap dijadikan sebagai tanaman hias. Paku Tanduk Rusa atau Simbar Menjangan dikelompokkan dalam genus Platycerium, terdiri atas sekitar 18 spesies. Indonesia, sedikitnya memiliki 5 jenis Paku Tanduk Rusa asli Indonesia.

Tanaman dari famili Polypodiaceae ini memiliki bentuk daun yang unik menyerupai tanduk rusa. Karena itu di Indonesia tanaman hias epifit ini dikenal luas dengan nama Paku Tanduk Rusa atau Simbar Menjangan. Nama genus tumbuhan ini, Platycerium, pun berasal dari bahasa Yunani yang terdiri atas kata “platy” yang berarti lebar dan “ceras” yang berarti tanduk.

Sebagai tumbuhan epifit, tanduk Rusa hidup menempel pada bidang media atau tumbuhan lain namun tidak merugikan (parasit) pada inangnya. Ciri khas tanaman paku ini adalah bentuk daunnya. Daun Simbar Menjangan memiliki dua jenis daun (yang biasa disebut ental), yaitu daun steril (mandul) yang biasa disebut juga sebagai daun perisai atau bonggol dan daun fertil (subur) yang biasa disebut juga sebagai daun tanduk dan daun sporofil (karena menghasilkan spora sebagai alat perkembangbiakannya).

Indonesia memiliki sedikitnya 5 spesies Paku Tanduk Rusa atau Simbar Menjangan. Kelima jenis tersebut adalah:

Platycerium bifurcatum (Cav.) C. Chr.

Tanduk Rusa jenis Platycerium Bifurcatum

Tanduk Rusa jenis Platycerium bifurcatum

Tanduk Rusa jenis Platycerium Bifurcatum

Tanduk Rusa jenis Platycerium bifurcatum

Jenis tumbuhan Paku Tanduk Rusa ini yang paling banyak dibudidayakan sebagai tanaman hias sehingga memiliki variant kultivar paling banyak dibandingkan dengan jenis platycerium lainnya. Pun termasuk jenis yang ‘bandel’ dan mudah beradaptasi sehingga mudah dipelihara. Secara alami jenis Platycerium bifurcatum bisa dijumpai di kawasan Malesia hingga Polinesia. Nama latin tanaman ini berasal dari kata “bifurcate” yang berarti bercabang atau membelah.

Memiliki daun fertil relatif kecil, memanjang ke atas pada pangkalnya, dan menjuntai pada bagian titik percabangan dengan arah percabangan tak beraturan. Daun steril tumbuh melingkari bonggol membentuk perisai mahkota dengan celah di bagian atas

Platycerium coronarium (Mull.) Desv.

Tanduk Rusa jenis Platycerium coronarium

Tanduk Rusa jenis Platycerium coronarium

Jenis Tanduk Rusa dengan nama latin Platycerium coronarium ini hidup di Asia Tenggara. Dapat dijumpai tumbuh secara alami di Indonesia (Kalimantan dan Sumatera), Filipina, Malaysia, Thailand, Laos, dan Kamboja. Nama latin tanaman hias ini diambil dari kata “corona” yang berarti mahkota.

Daun sterilnya tegak memanjang keatas dengan ujung2 melancip seperti bentuk mahkota raja. Sedang daun fertilnya kecil memanjang ke bawah. Saat dewasa, daun fertil akan membentuk seperti mangkuk terbalik.

Platycerium ridleyi Christ

Tanduk Rusa jenis Platycerium ridleyi

Tanduk Rusa jenis Platycerium ridleyi

Platycerium ridleyi merupakan jenis Paku Tanduk Rusa yang dianggap memiliki penampilan paling eksotis. Jenis ini hidup secara alami di Pulau Kalimantan (Indonesia dan Serawak). Nama latinnya merujuk pada nama ahli botani asal Singapura, Sir Henry Ridley (1855-1956).

Daun steril Platycerium ridleyi tumbuh membulat dan berurat jelas. Daun fertilnya tumbuh tegak ke atas dan memiliki banyak percabangan. Pada tanaman dewasa, muncul daun fertil penghasil spora di dekat pangkal daun.

Platycerium wandae Racib.

Tanduk Rusa jenis Platycerium wandae

Tanduk Rusa jenis Platycerium wandae

Platycerium wandae ini merupakan jenis Simbar Menjangan yang berukuran paling besar diantara tumbuhan genus platycerium. Jenis Tanduk Rusa ini pun merupakan tanaman endemik Pulau Papua.

Daun sterilnya tumbuh tegak ke atas. Jenis ini memiliki ciri khas terdapatnya rumbai-rumbai yang tumbuh pada pusat pangkal daunnya.

Platycerium willinckii T.Moore

Tanduk Rusa jenis Platycerium willinckii

Paku Tanduk Rusa jenis Platycerium willinckii

Tanduk Rusa jenis Platycerium willinckii

Tanduk Rusa jenis Platycerium willinckii

Platycerium willinckii merupakan tanaman endemik Pulau Jawa. Jenis Tanduk rusa ini memiliki daun steril yang lebih panjang dan terbuka ke atas. Sedang daun fertilnya memiliki ukuran yang besar, panjang, dan menjuntai ke bawah.

Selain jenis-jenis yang tumbuh di Indonesia tersebut, beberapa jenis Paku Tanduk Rusa lainnya antara lain:

  • Platycerium andinum Baker
  • Platycerium angolense Welw. ex Hook.
  • Platycerium ellisii Baker
  • Platycerium madagascariense Baker
  • Platycerium quadridichotomum (Bonap.) Tardieu
  • Platycerium stemaria (P. Beauv.) Desv.
  • Platycerium wallichii Hook.

Klasifikasi Ilmiah Paku Tanduk Rusa. Kerajaan: Plantae. Divisi: Pteridophyta. Kelas: Pteridopsida. Ordo: Polypodiales. Famili: Polypodiaceae. Genus: Platycerium.

Referensi dan gambar:
www.theplantlist.org/
www.kebunpedia.com/forum/tanaman-hias/25620-share-platycerium-paku-tanduk-rusa-atau-simbar-menjangan
id.wikipedia.org/wiki/Paku_tanduk_rusa

Baca artikel tentang tumbuhan Indonesia dan lingkungan hidup lainnya:

Iklan

Tentang alamendah

Panggil saja saya Alamendah, tinggal di Pati, Jawa Tengah, Indonesia. Seorang biasa yang ingin berbagi dengan sobat.
Pos ini dipublikasikan di flora dan tag , , , , . Tandai permalink.

6 Balasan ke Jenis Paku Tanduk Rusa atau Simbar Menjangan (Platycerium) Asli Indonesia

  1. alrisblog berkata:

    Di kampung saya masih ada Paku Tanduk Rusa, di Sumatera sana.

  2. harga terbaru berkata:

    wow ternyata jenis tanaman hias paku tanduk ini … tak hanya satu saja

  3. Si Beje berkata:

    paku tanduk rusa ini banyak banget di rumah eyang di jember

  4. Paulo berkata:

    Halo teman, saya tinggal di Brazil dan saya bertanya-tanya jika Anda tahu seseorang yang menjual tanaman Tanduk Rusa Beroperasi Platyceriumu ridleyi, terima kasih

  5. Nrl berkata:

    Permisi mau konfirmasi gambar platycerum bifurcatum 1 kelihatannya sama ya dgn gambar platycerum coronarium apa tidak salah gambar karena dilihat dari daun sterilnya kedua gambar itu nampak sama. Namun bila gambar platycerum bifurcatum 1 dibandingkan dgn gambar platycerum bifurcatum 2 baru nampak perbedaan di daun sterilnya.

Tulis Komentar Sobat

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s