Kasturi Ternate (Lorius garrulus) Paruh Bengkok Paling Diburu

Kasturi Ternate atau Lorius garrulus menjadi burung paruh bengkok, bahkan satwa, yang paling banyak diburu dan diperdagangkan. Jumlah Kasturi Ternate yang diperdagangkan bahkan mengalahkan Kakatua Putih (sesama burung endemik Maluku Utara). Kasturi Ternate yang berbulu merah, hijau, dan kuning ini ditangkap dan diperdagangkan hingga sebanyak 16.000 ekor per tahun.

Kasturi Ternate merupakan burung dari famili Psittacidae (Parrots). Kasturi Ternate merupakan salah satu burung endemik Indonesia. Nama latin burung ini adalah Lorius garrulus (Linnaeus, 1758). Dalam bahasa Inggris dikenal sebagai Chattering Lory.

Diskripsi Burung Kasturi Ternate

Kasturi Ternate (Lorius garrulus)

Kasturi Ternate (Lorius garrulus). Gambar : commons.wikimedia.org

Burung Kasturi Ternate (Lorius garrulus) dewasa berukuran sekitar 30 cm. Bulu pada tubuh, leher, dan kepalanya didominasi warna merah. Kedua sayap memiliki bulu berwarna hijau dengan kombinasi warna kuning pada lipatannya. Paha, sayap, dan ujung ekor berwarna hijau. Tepi sayap dan penutup sayap bawah berwarna kuning. Paruh memiliki warna jingga, dengan pangkal paruh berwarna lebih gelap. Lingkar mata abu-abu, sedangkan mata berwarna merah atau jingga.

Suara kicauan burung Kasturi Ternate (Lorius garrulus) keras, sengau, atau ringkikan yang gemetar. Umumnya hidup berpasangan, dan kadang berkumpul dalam kelompok besar (mencapai 10 ekor) di pohon pakan. Kelompok ini umumnya berisik dan mencolok saat terbang tapi berkurang pada saat makan. Burung endemik Maluku Utara yang banyak diperjual-belikan ini pun mudah didekati

Burung Kasturi Ternate (Lorius garrulus) merupakan burung endemik Indonesia dengan daerah persebaran terbatas di beberapa pulau di Maluku Utara. Terdiri atas tiga subspesies (ras), yaitu :

  • Lorius garrulus flavopalliatus Salvadori, 1877;mendiami pulau Morotai dan Rau.
  • Lorius garrulus garrulus (Linnaeus, 1758); mendiami pulau Halmahera dan pulau-pulau sekitarnya.
  • Lorius garrulus morotaianus (Bemmel, 1940); mendiami pulau Bacan, Obi, Kasiruta dan Mandiole.

Burung yang disebut juga sebagai Chattering Lory ini memiliki habitat di hutan hujan primer dan sekunder, hutan tebang pilih, hingga tepi hutan. Umumnya ditemui mendiami  daerah hingga berketinggian 1300 meter di atas permukaan laut.

Populasi dan Konservasi Burung Kasturi Ternate

Kasturi Ternate (Lorius garrulus)

Kasturi Ternate (Lorius garrulus). Gambar : orientalbirdimages.org

Populasi burung Kasturi Ternate diperkirakan antara 46.360 – 295.540 ekor (berdasar data birdlife.org, 1993). Ancaman utama terhadap populasi burung paruh bengkok ini adalah perburuan liar untuk diperdagangkan. Menurut data Yayasan Kehati, setiap tahunnya sebanyak 16.000 ekor burung Kasturi Ternate ditangkap dan diperjual-belikan. Sebagian besar burung ini diselundupkan ke Filipina. Ancaman lainnya terhadap kelestarian burung endemik Maluku Utara ini adalah penebangan liar dan pembukaan hutan untuk keperluan industri.

Daerah sebaran Kasturi Ternate (Lorius garrulus) sebaran

Daerah sebaran Kasturi Ternate (Lorius garrulus) sebaran

Akibat maraknya perburuan, populasi burung Kasturi Ternate mengalami penurunan. Oleh karena itu BirdLife International dan International Union for Conservation of Nature (IUCN) memasukkan burung ini dalam kategori Vulnerable (VU; Rentan). Sedangkan Convention on International Trade in Endangered Species of Wild Fauna and Flora (CITES) mendaftarnya dalam Appendix II. Appendix II berarti dapat diperdagangkan secara Internasional tetapi melalui pengaturan yang ketat termasuk dalam hal penentuan kuota dan waktu tangkap.

Anehnya meskipun telah terdaftar sebagai spesies Vulnerable dalam IUCN Red List dan Appendix II CITES, burung Kasturi Ternate (Lorius garrulus) tidak termasuk sebagai burung yang yang dilindungi di Indonesia. Padahal jika perburuan dan perdagangan burung ini tidak dikendalikan, bisa jadi Sang Burung Paruh Bengkok Endemik Maluku Utara ini akan punah di tanah aslinya. Dan kita hanya akan bisa menjumpai Kasturi Ternate (Lorius garrulus) di negeri orang.

Klasifikasi Ilmiah Kasturi Ternate. Kerajaan: Animalia. Filum: Chordata. Kelas: Aves. Ordo: Psittaciformes. Famili: Psittacidae. Genus: Lorius. Spesies: Lorius garrulus (Linnaeus, 1758)

Referensi dan gambar:
http://www.iucnredlist.org/details/22684581/0
http://www.speciesplus.net/species#/taxon_concepts/7190/legal
http://www.birdlife.org/datazone/speciesfactsheet.php?id=1357
http://orientalbirdimages.org (gambar burung Kasturi Ternate)
http://commons.wikimedia.org (gambar burung Kasturi Ternate)

Baca artikel tentang burung dan satwa Indonesia lainnya :

Tentang alamendah

Panggil saja saya Alamendah, tinggal di Pati, Jawa Tengah, Indonesia. Seorang biasa yang ingin berbagi dengan sobat.
Pos ini dipublikasikan di burung, satwa dan tag , , , , , , . Tandai permalink.

8 Balasan ke Kasturi Ternate (Lorius garrulus) Paruh Bengkok Paling Diburu

  1. Faris berkata:

    Semoga saja burung kasturi ternate ini tetap terjaga populasi nya di tanah endemik nya sendiri.. 🙂

  2. Sayang sekali burung kasturi tidak termasuk burung yang dilindungi, sampai berapa lama lagi anak cucu kita nanti masih bisa melihat burung seperti kalu kita tidak melindungi populasinya.

  3. Memang cantik kasturi ternate ini 🙂

  4. Pull berkata:

    hmmm tidak dilindungi…
    ya mungkin k motivya hobi dan bisnis…
    yg menjadi masalah kalau diselundupkan ke luar…
    kalau dipelihara dan dilesatarika di indonesia si gpp..
    Soalnya orang indoesia, terutama laki-laki,,,
    akhir0akhir menukai mengurus burung…

  5. Pipa PVC berkata:

    Kira kira ada nggak ya peran pemerintah buat mencari solusi

    misalnya diadakan penelitian, bisa atau tidak burung kasturi ternate ini di budidayakan

    Kalau bisa dibudidayakan, seharusnya pemburuan apalagi secara liar bisa dikurangi

  6. memang burung yang sangat cantik…patut di lindungi populasinya

  7. harusnya indonesia cepat mengambil tindakan untuk melindungi burungnya, jangan tunggu sampai punah baru nyesal huft

Tulis Komentar Sobat

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s