Air dan Pembangunan Berkelanjutan (Hari Air 2015)

Air adalah kunci dari pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development). Peran air ini yang kemudian diangkat menjadi tema Hari Air Sedunia 2015, “Water and Sustainable Development“, Air dan Pembangunan Berkelanjutan. Air mempunyai peran sentral dalam pengentasan kemiskinan, pertumbuhan ekonomi, hingga kelestarian lingkungan. Air memberikan kontribusi dalam ketahanan pangan dan energi, kesehatan masyarakat dan lingkungan, serta mata pencarian penduduk bumi. Sehingga peran air dalam pembangunan berkelanjutan tak terbantahkan.

Di tahun 2015, UN Water menetapkan “Water and Sustainable Development“, Air dan Pembangunan Berkelanjutan sebagai tema peringatan Hari Air Sedunia. Ini mengingat air memiliki peran yang penting dalam agenda pembangunan berkelanjutan. Air terkait dengan semua aspek yang dibutuhkan untuk menciptakan masa depan yang diinginkan.

Baca lebih lanjut

Dipublikasi di lingkungan hidup | Tag , , , | 7 Komentar

Burung Cucak Hijau, Cica-daun Besar (Chloropsis sonnerati)

Burung Cucak Hijau atau Cucak Ijo adalah burung Cica-daun Besar atau Greater Green Leafbird (Chloropsis sonnerati). Nama burung asli Indonesia ini adalah Cica-daun Besar namun di kalangan pencinta burung lebih kerap disebut sebagai Cucak Ijo, Cucak Hijau, atau Murai Daun. Meskipun kerap disebut ‘cucak’, Cucak Hijau bukanlah keluarga merbah atau cucak-cucakan dan tidak satu suku dengan Cucak Rowo.

Burung Cica-daun Besar atau biasa disebut sebagai Cucak Hijau merupakan burung anggota famili Chloropseidae. Nama latin burung ini adalah Chloropsis sonnerati Jardine & Selby, 1827. Dalam bahasa Inggris dikenal sebagai Greater Green Leafbird. Jenis ini berkerabat dekat dengan Cica-daun Kecil (C. cyanopogon), Cica-daun Sayap-biru (C. cochinchinensis), Cica-daun Dahi-emas (C. aurifrons), dan Cica-daun Sumatra (C. venusta).

Baca lebih lanjut

Dipublikasi di burung, satwa | Tag , , , , , | 2 Komentar

Kumpulan Poster World Wildlife Day

Kumpulan poster World Wildlife Day atau Hari Alam Liar Sedunia ini berisikan beberapa poster terkait dengan peringatan World Wildlife Day. Hari Alam Liar Sedunia (World Wildlife Day) diperingati setiap tanggal 3 Maret.

Poster-poster ini disesuaikan dengan tema perayaan World Wildlife Day 2015. Tema yang diangkat “Wildlife Crime is serious, let’s get serious about wildlife crime“. Karena itu pula dalam setiap poster terpasang tagar #SeriousAboutWildlifeCrime. Sebuah seruan untuk memerangi kejahatan terhadap satwa dan flora liar yang dilindungi (Wildlife crime). Karena wildlife crime ini telah memberikan dampak yang luas terhadap ekonomi, lingkungan, dan sosial.

Baca lebih lanjut

Dipublikasi di lingkungan hidup | Tag , , , , | 3 Komentar

World Wildlife Day (Hari Alam Liar Sedunia), 3 Maret

Tanggal 3 Maret diperingati sebagai World Wildlife Day atau Hari Alam Liar Sedunia. Peringatan World Wildlife Day ditetapkan oleh Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). World Wildlife Day atau Hari Alam Liar Sedunia merupakan kampanye untuk meningkatkan kesadaran akan nilai penting satwa, flora, dan kehidupan liar dunia, terutama yang terancam punah dan dilindungi.

Sejarah penetapan tanggal 3 Maret sebagai World Wildlife Day atau Hari Alam Liar Sedunia diawali dari CITES Sixteenth Conference of the Parties (COP16) di Bangkok 2013. Konferensi Para Pihak CITES ini merekomendasikan kepada PBB agar 3 Maret 1973 yang merupakan tanggal diadopsinya kesepakatan CITES (Convention on International Trade in Endangered Species of Wild Fauna and Flora), ditetapkan dan diperingati sebagai Hari Wildlife Sedunia.

Baca lebih lanjut

Dipublikasi di lingkungan hidup | Tag , | 1 Komentar

Cagar Alam Kembang Jepara, Jawa Tengah

Cagar Alam Kembang merupakan salah satu dari empat Cagar Alam yang terdapat di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Penamaannya diambil dari nama kecamatan Kembang, dimana cagar alam tersebut berada. Cagar Alam Kembang ditunjuk sebagai kawasan konservasi sejak tahun 1961.

Pertama kali Cagar Alam Kembang ditetapkan sebagai kawasan cagar alam berdasarkan Surat Brigade Planologi Kehutanan Nomor 2736/V/6/Pl.K pada tanggal 3 Agustus 1961. Status ini kemudian diperkuat dengan SK Penunjukan Menteri Kehutanan Nomor SK.359/Menhut-II/2004 tanggal 1 Oktober 2004.

Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Indonesia | Tag , , , | 3 Komentar