Bajing Terbang Jawa atau Bajing Terbang Ekor Merah

Bajing terbang jawa atau bajing terbang ekor merah merupakan salah satu hewan mammalia yang memiliki kemampuan ‘terbang’. Meskipun kemampuan terbang yang dipunyai bajing terbang ekor merah (bajing terbang jawa) lebih tepat jika disebut sebagai melayang. Sebelumnya, Alamedah’s Blog pun pernah membahas hewan dengan kemampuan serupa yaitu kubung atau walangkekes.

Bajing terbang ekor merah adalah hewan mammalia dari famili Sciuridae (bajing). Nama latin hewan ini adalah Iomys horsfieldii (Waterhouse, 1838) yang bersinonim dengan Iomys horsfieldi (Waterhouse, 1838). Dalam bahasa Inggris bajing ini dikenal sebagai Javanese Flying Squirrel atau Horsfield’s Flying Squirrel. Dalam bahasa Indonesia dikenal sebagai bajing terbang jawa, bajing terbang ekor merah, atau bajing terbang. Tidak jarang juga yang menyebutnya sebagai tupai terbang, meskipun hewan ini bukan tupai (baca : Perbedaan Tupai dan Bajing).

Javanese Flying Squirrel atau Bajing Terbang Ekor Merah merupakan salah satu hewan asli Indonesia dan hewan yang dilindungi di Indonesia.

Diskripsi Ciri dan Perilaku Bajing Terbang

Bajing Terbang Jawa

Bajing Terbang Jawa

Panjang tubuh Bajing Terbang Ekor Merah (Iomys horsfieldii) berkisar antara 18-23 cm dengan ekor yang sedikit lebih panjang dibanding tubuhnya. Bulu tubuhnya berwarna coklat keabu-abuan hinga kehitaman.Sedangkan ekornya berwarna lebih cerah yaitu coklat kemerahan. Bajing terbang Jawa juga memiliki mata dan telinga yang relatif besar, dan cakar panjang untuk berpegangan pada pohon.

Ciri khas hewan ini adalah terdapatnya selaput tipis yang menghubungan antara kaki depan dan kaki belakangnya. Selaput inilah yang membatu Bajing Terbang Ekor Merah untuk ‘terbang’ atau melayang. Sedangkan ekornya berfungsi sebagai alat keseimbangan saat meluncur atau melayang di udara. Bajing ini mampu melayang hingga beberapa ratus meter.

Bajing Terbang Jawa

Bajing Terbang Jawa

Bajing Terbang Jawa adalah hewan nokturnal (beraktifitas di malam hari) dan arboreal (lebih banyak beraktifitas di atas pohon dan jarang turun ke tanah). Layaknya bajing lainnya, Javanese Flying Squirrel adalah binatang pengerat dengan makanan utama buah-buahan, kacang-kacangan, tunas pohon, dan reptil kecil. Tinggal dalam sarang pada cekungan-cekungan pohon.

Daerah sebaran bajing ini mulai dari Semenanjung Malaysia (Malaysia dan Singapura), Sumatera, Jawa (Indonesia), dan Kalimantan (Indonesia, Malaysia, dan Brunei Darussalam). Habitatnya mulai dari hutan hujan tropis (baik pada hutan primer ataupun sekunder), hingga perkebunan pada dataran rendah hingga ketinggian 1000 meter dpl. Terkadang dianggap sebagai hama di daerah perkebunan dan budidaya.

Terdapat empat subspesies Bajing Terbang Jawa. Keempatnya adalah Iomys horsfieldii davisoni, Iomys horsfieldii horsfieldii, Iomys horsfieldii penangensis, dan Iomys horsfieldii thomsoni.

Populasi secara global tidak diketahui. Namun oleh IUCN Red List diklasifikasikan sebagai spesies Least Concern dengan pertimbangan daerah sebaran yang luas, masih umum ditemukan, dan kemampuan beradaptasi, termasuk di daerah perkebunan dan budidaya.

Bajing Terbang Jawa tidak terdaftar dalam Appendix CITES. Namun di Indonesia bajing ini termasuk salah satu hewan yang dilindungi berdasarkan PP Nomor 7 Tahun 1999.

Bajing Terbang Jawa

Bajing Terbang Jawa

Klasifikasi Ilmiah: Kerajaan : Animalia. Filum : Chordata. Kelas : Mammalia. Ordo : Rodentia. Famili : Sciuridae. Genus : Iomys. Spesies : Iomys horsfieldii.

Referensi dan gambar :

www.iucnredlist.org/details/10845/0 
animaldiversity.ummz.umich.edu/accounts/Iomys_horsfieldii 
www.catalogueoflife.org/col/details/species/id/17001271/source/tree 
id.wikipedia.org/wiki/Bajing_terbang 
Gambar : commons.wikimedia.org 
tidechaser.blogspot.com

Baca artikel tentang satwa Indonesia dan lingkungan hidup lainnya :

Iklan

Tentang alamendah

Panggil saja saya Alamendah, tinggal di Pati, Jawa Tengah, Indonesia. Seorang biasa yang ingin berbagi dengan sobat.
Pos ini dipublikasikan di satwa dan tag , , , , , . Tandai permalink.

2 Balasan ke Bajing Terbang Jawa atau Bajing Terbang Ekor Merah

  1. Lidya berkata:

    jadi inget Chip and Dale 🙂

  2. ysalma berkata:

    Kalau posisi merentang gitu bajing terbang ini tubuh bagian atas agak mirip kelelawar ya.

Tulis Komentar Sobat

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s