Ular Kawat (Ramphotyphlops braminus) Ular Terkecil

Ular Kawat atau Ramphotyphlops braminus adalah salah satu ular terkecil di dunia yang mendiami Indonesia. Saking kecilnya, panjang tubuh Ular Kawat hanya sekitar 10 cm. Karena ukurannya yang kecil, Ular Kawat atau Ramphotyphlops braminus kerap disangka sebagai jenis cacing tanah.

Nama latin hewan berukuran terkecil ini adalah Ramphotyphlops braminus (Daudin, 1803). Dalam bahasa Inggris, reptil yang menjadi salah satu jenis ular terkecil ini disebut sebagai Bootlace Snake, Brahmanen-Wurmschlange, Brahminy blindsnake, atau Flowerpot Snake. Sedangkan di Indonesia, selain disebut Ular Kawat juga kerap dinamai sebagai Ular Cacing, Ular Duwel, Ular Besi, Ular Kisi, dan Ular Pot.

Baca lebih lanjut

Dipublikasi di reptil, satwa | Tag , , | 18 Komentar

Daftar Selat di Indonesia dan Letaknya

Daftar selat di Indonesia dan letaknya ini melengkapi berbagai artikel tentang geografis Indonesia. Sebagai sebuah negara kepulauan dan wilayah laut yang lebih luas dibanding daratannya, Indonesia memiliki puluhan selat. Selat-selat di Indonesia tersebut memisahkan antar pulau besar maupun dengan pulau kecil.

Selat, menurut KBBI, adalah laut di antara pulau-pulau. Sedangkan menurut wikipedia bahasa Indonesia, selat diartikan sebagai “sebuah wilayah perairan yang relatif sempit yang menghubungkan dua bagian perairan yang lebih besar, dan karenanya pula biasanya terletak di antara dua permukaan daratan”. Selat dapat juga diartikan sebagai ‘laut sempit’ yang terletak di antara dua pulau.

Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Indonesia | Tag , , | 8 Komentar

Perbedaan Bunga Kamboja dengan Adenium

Bunga Kamboja dan Adenium (Kamboja Jepang) adalah dua jenis bunga yang berbeda, meskipun masih berkerabat, yakni sama-sama famili Apocynaceae. Banyak yang tidak menyadari perbedaan Adenium dan Kamboja, bahkan menganggap antara keduanya sebagai jenis bunga yang sama. Kamboja sebagai bunga yang normal dan Kamboja Jepang (Adenium) sebagai versi Kamboja berukuran mini atau bonsai. Padahal perbedaan antara keduanya bisa langsung dilihat dari genusnya yang berbeda, dimana Kamboja Jepang dari genus Adenium sedangkan Kamboja dari genus Plumeria.

Anggapan bunga Kamboja dan Adenium sebagai bunga yang tidak berbeda mungkin dipicu dari karakteristik tumbuhannya yang mirip. Pun bisa jadi lantaran penyebutan Adenium sebagai Kamboja Jepang. Padahal penggunaan nama Kamboja Jepang justru menyesatkan karena pertama, Adenium bukanlah jenis Kamboja dan memiliki perbedaan dengan kamboja. Kedua, Adenium bukan berasal dari Jepang.

Baca lebih lanjut

Dipublikasi di flora | Tag , , , , , | 3 Komentar

Srigunting Bukit (Dicrurus remifer) Burung Berekor Raket

Burung Srigunting Bukit (Dicrurus remifer) menjadi salah satu burung khas dengan ciri khusus yaitu memiliki sepasang bulu ekor panjang layaknya ‘raket’. Sepasang ‘raket’ di ekor Srigunting Bukit ini menjadi keunikan sekaligus daya tarik tersendiri bagi setiap yang melihatnya. Bulu raket ini juga dipunyai saudara dekatnya, Srigunting Batu.

Burung Srigunting Bukit (Dicrurus remifer) adalah salah satu burung dari famili Dicruridae (burung drongo). Dan merupakan salah satu diantara belasan jenis burung Srigunting yang hidup di Indonesia.

Baca lebih lanjut

Dipublikasi di burung, satwa | Tag , , , , , , | 1 Komentar

Kerusakan Lingkungan Akibat Proses Alam

Kerusakan lingkungan akibat proses alam adalah kerusakan terhadap lingkungan hidup yang disebabkan oleh faktor alam. Kerusakan ini terjadi secara alami tanpa campur tangan atau peranan manusia. Meskipun terkadang manusia pun bisa menjadi pemicu awal terjadi proses kerusakan lingkungan secara tidak langsung.

Dalam artikel Alamendah’s Blog terdahulu telah diuraikan bahwa kerusakan lingkungan hidup adalah proses deteriorasi atau penurunan mutu (kemunduran) lingkungan. Jika dilihat dari faktor penyebabnya, kerusakan lingkungan dapat dikategorikan menjadi kerusakan yang diakibatkan oleh peristiwa alam dan diakibatkan oleh manusia.

Baca lebih lanjut

Dipublikasi di kerusakan alam | Tag , , , , , | 6 Komentar