Satuan Karya Pramuka (Saka) Wanabakti merupakan salah satu Saka (Satuan Karya) dalam Gerakan Pramuka Indonesia yang memberikan bekal pengetahuan dan ketrampilan khusus di bidang kehutanan dan lingkungan hidup serta menanamkan rasa cinta dan tanggung jawab dalam mengelola sumberdaya alam. Ruang lingkup materinya meliputi pengelolaan hutan, pemeliharaan hutan dan sumber daya alam, penyelamatan hutan dan lingkungan hidup, dan pemanfaatan hasil hutan bagi masyarakat. Tentunya tanpa meninggalkan materi-materi kepramukaan lainnya.
Satuan Karya Pramuka atau biasa disingkat dengan saka merupakan terobosan yang dilakukan oleh Gerakan Pramuka dalam memberikan wadah kepada anggotanya, terutama Penegak dan Pandega (berusia 16-25 tahun) untuk mendalami berbagai bidang kejuruan. Selain Saka Wanabakti juga masih terdapat beberapa saka lainnya seperti Saka Bhayangkara, Saka Dirgantara, Saka Bahari, Saka Wira Kartika, Saka Taruna Bumi, Saka Bhakti Husada, dan Saka Kencana (Keluarga Berencana).
Saka yang bergerak dalam bidang cinta kehutanan dan lingkungan hidup ini terselenggara berdasarkan Keputusan bersama antara Departemen Kehutanan Republik Indonesia dan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka yang ditandatangani pada tanggal 27 Oktober 1983 du Jakarta.
Penyelenggaraan Saka Wanabhakti dilaksanakan oleh Gerakan Pramuka bekerja sama dengan Departemen Kehutanan, Perum Perhutani ataupun dengan LSM lingkungan hidup. Latihan dan kegiatan Saka Wanabakti diselenggarakan di tingkat Kwartir Ranting (Kecamatan) atau Kwartir Cabang (Kabupaten/Kota).
Saka Wanabhakti beranggotakan:
- Pembina Pramuka sebagai Pamong Saka (Pendidik) dan Instruktur.
- Pramuka Penegak (usia 16-20 tahun) sebagai peserta didik
- Pramuka Pandega (usia 21-25 tahun) sebagai peserta didik
- Pramuka Penggalang (usia 11-15 tahun) juga dapat mengikuti kegiatan saka Wanabakti sebagai peminat.
Dalam Saka Wanabhakti setiap anggota selain diberikan materi kepramukaan sebagaimana dalam kegiatan pramuka biasa juga diberikan penekanan kepada beberapa materi yang berkaitan dengan kehutanan, sumber daya alam dan lingkungan hidup. Materi khusus dalam Saka Wanabhakti ini di kelompokkan dalam 4 (empat) krida, yaitu:
- Krida Tata Wana yang meliputi perisalah hutan; pengukuran dan pemetaan hutan; dan penginderaan jauh.
- Krida Reksa Wana yang meliputi keragaman hayati; konservasi kawasan; perlindungan hutan; konservasi jenis satwa; konservasi jenis tumbuhan; pemanduan; penelusuran gua; pendakian; pengendalian kebakaran hutan dan lahan; pengamatan satwa; penangkaran satwa; pengendalian perburuan; dan pembudidayaan tumbuhan.
- Krida Bina Wana yang meliputi konservasi tanah dan air; perbenihan; pembibitan; penanaman dan pemeliharaan; perlebahan; budi daya jamur; dan persuteraan alam.
- Krida Guna Wana yang meliputi: pengenalan jenis pohon; pencacahan pohon; pengukuran kayu; kerajinan hutan kayu; pengolahan hasil hutan; dan penyulingan minyak astiri.
Saka Wanabakti memiliki lambang yang berbentuk segi lima di dalamnya terdapat lambang Departemen Kehutanan dan lambang Gerakan Pramuka. Lambang ini selain digunakan sebagai bendera juga dikenakan sebagai tanda pengenal yang dipasang di lengan baju sebelah kiri. Lambang ini mempunyai arti kiasan sebagai berikut:
- Pohon hijau melambangkan hutan yang subur yang mempunyai berbagai fungsi dalam upaya konservasi sumberdaya alam dan lingkungan hidup.
- Pohon hitam melambangkan hutan yang produktif yang berfungsi sebagai sarana pendukung pembangunan nasional.
- Garis-garis lengkung biru melambangkan fungsi hutan sebagai pengatur tata air.
- Warna dasar coklat melambangkan tanah yang subur berkat adanya usaha konservasi tanah.
- Tunas kelapa kuning melambangkan kegemilangan generasi muda yang tergabung dalam Saka Wanabakti yang giat mendukung pembangunan hutan dan kehutanan serta pelestarian sumberdaya alam dan lingkungan hidup.
- Segilima melambangkan falsafah bangsa yaitu Pancasila yang merupakan azas tunggal bagi Saka Wanabhakti.
- Keseluruhan lambang Saka Wanabakti ini mencerminkan anggota Satuan Karya Pramuka Wanabakti yang aktif membantu usaha pembangunan hutan dan kehutanan serta pelestarian sumberdaya alam dan lingkungan hidup guna mencapai masyarakat Indonesia yang adil dan makmur berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.
Selain Saka Wanabakti Gerakan Pramuka juga masih menyelenggarakan beberapa saka lainnya seperti Saka Bhayangkara (bekerjasama dengan Polri), Saka Dirgantara (TNI AU), Saka Bahari (TNI AL), Saka Wira Kartika (TNI AD), Saka Taruna Bumi (Departeman Pertanian), Saka Bhakti Husada (Departemen Kesehatan), dan Saka Kencana (Keluarga Berencana).
Referensi:
- SK Kwarnas Gerakan Pramuka No. 032 Tahun 1989 tentang Petunjuk Penyelenggaraan Satuan Karya Pramuka. (download di sini)
- SK Kwarnas Gerakan Pramuka No. 05 Tahun 1984 tentang Petunjuk Penyelenggaraan Satuan Karya Pramuka Wanabakti. (download di sini)
Baca Juga:
- Agustus, Pramuka, dan Blogging
- Estafet Tunas Kelapa
- Raimuna X Kawrtir Daerah Jawa Tengah 2009
- Bumi Perkemahan Karangsari Park
- Bumi Perkemahan Singkong
Anda dapat melihat daftar seluruh tulisan di: Daftar Catatan



Bila semua generasi penerus aktif dalam pramuka, pastilah kesadaran untuk menjaga Lingkungan Hidup akan tertanam sedari awal..
Hidup Pramuka..!!!
Numpang nampang sik mas. SAYANG PRAMUKA 😆
Wah…ada mantan Saka Wanabakt kayanya nih…
nunut sini yak, ooh benul benul betul. tapi ndak harus ikut pramuka dulu baru bisa sadar sama lingkungan.
yang ndak pramuka bisa mulai dengan aplikasi slogan dari jaman perang “buanglah sampah pada tempatnya” 😉
aku membaca postingan mas jadi ikut terbawa, ingin seperti mereka apalagi kalo udah kehutan. sebuah pengalaman yang indah. kapan2 pengen ke hutan belantara kalimantan
🙄 hihihihihiiiii.. ada nyang ngajak ngomong bentar kok dah ada nyang nemplok di atas.. 😆
Yo wis aku nebeng yoooooooooooo..
pertamaaaaaaaaaaaaaaxxxxxxxxzz
dua..
tiga..
opat……
(maaf) izin mengamankan Kelimaaaaaaaaaaaaaxxxxzzz dulu. Boleh kan?!
(maaf) ijin COPAS KOMENG yaaaaaaaaaak
kelimaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaxxxxzzz
Nikmaaaaaaaaaaaaaaaaaaat toooooooooo..
manstaaaaaaaaaaaaaaabbbbsss
kapan lagi bisa pertamaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaxxzz
🙄 nyang punya rumah kemana nyaaaaak 😆
ANIMASI PRAMUKA
🙄 videonya kegedean 😆
Maaf Ketinggalanzx
ketinggalan apa bang..
walah kok tumbent neeh yang pertama. wah jarang – jarang neeh
huuussss.. kita khan barengan yaaa
Pertamaaaaaaaaaaaaaaaaaxxxxxxxzz
kaduaaaaaaaaaaaaxxzz
tilu
opaaat..
(maaf) izin mengamankan KELIMAAAAAAXXXZZ dulu. Boleh kan?!
(maaf) ijin COPAS KOMENG yaaaaaaaaaak
kelimaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaxxxzzz
uenaaaaaaaaaaaaaak tenaaaaaaaaaaaan reeeeeeeeeekkk..
🙄
lhoo..? kemana kangboed ..??
koq terus kabur.. 😆
HADIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIRRRRRRRRRRR.. 😆
HADIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIRRRRRRRRRRRRRR..
Menyapa sahabatku chayank..
MAAF..
Baru jalan jalan dan keliling lagi..
salam sayang
HADIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIRRRRRRRRRRRRRR..
Menyapa sahabatku chayank..
MAAF..
Baru jalan jalan dan keliling lagi.. pokoknya saya ngabsen dulu yaaaa.. masih banyak tugas keliling maklum habis istirahat tugas banyak yaaaa.. harap di persorry..
salam sayang
oh iya tuh komeng pada masuk sel si aki titip yaaaaa.. 😆
Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang
‘tuk Sahabatku terchayaaaaaaaank
I Love U fuuulllllllllllllllllllllllllllll
Ibarat burung baru lepas dari sangkar, ya KangBoed?
🙄 burung sapa yaaaaaaaaakkk.. 😆
iya kang boed dendam untuk melampiaskan komennya yang terpendam
waaaaaaaaaaakaaaakakakakkk.. nemu harta terpendam..
kejepiiit….!!!
kejepit MIYABI ooom..
Lihat fotonya mas ALAM senyumnya makin ketarik ke atas.. hehehehehe.. 😆
habis ketemu miyabi..
kangboed komengnya ngamuk…
kek burung lepas dari sangkar…yaa… hee.hee..
Satuan Karya (SAKA)
Kok Ga ada SAKA Inget Yah ?
Saka Wana bakti = Pencinta Hutan
Saka Bhayangkara = Kepolisian
SAKA Inget = ??????????
Saka tidak lupa..salam..
kang ada award tolong di ambil ya….salam..
Saka inget tea jadi POHO alias LUPA
wah..dari dulu ga pernah ikutan pramuka….
Ke mana aja teh?
Sama…ga pernah ikutan pramuka juga…
aku pernahh hahay senengnya 😆
Assalamu’alaikum kang alam..
mantabss Kang Saka ya..hihihi
saya juga sangat mencintainya kang, suangaaat.. puolll pokoke 😀
Mencintai SOPO MENEH maaaaaaaaaaaasss.. sana sini CINTA mulu.. hehhehe.. kabooooooooooooorr
tepuk pramuka..!!!!
prok..prok..prok…dst.
jadi ingat jaman pramuka dulu kebetulan gugus depannya di dep hut jadi saka wanabhakti deh
kayaknya kok pramuka sekarang tidak semeriah jaman mbah harto dulu yah, masih ada jambore 2 an nggak sih
🙄 beneran tuh..
ada..ko..loe..aja ynk..gk..tU,…
saya nggak pernah ikut kegiatan pramuka, cuma waktu SD pernah pakai baju pramuka tiap hari sabtu.
wadooohhhh kangboed………. ck… ck…. ck…. sang komentator mulai beraksi…… xixixixiiiiiiiiiixiixiii
🙄 ada apa Eyaaaaaaaaaaaaaaaaang.. 😆