Alamendah's Blog


Beranda | Laman | Arsip


Pengertian dan Ciri-Ciri Tumbuhan Paku

18 Oktober 2015 11:35 pm

Tumbuhan paku, pengertian dan ciri-cirinya. Tumbuhan paku adalah sekelompok tumbuhan yang memiliki sistem pembuluh sejati (Tracheophyta), meskipun tumbuhan ini tidak pernah menghasilkan biji untuk berkembang biak. Tumbuhan paku disebut juga sebagai paku-pakuan atau pakis-pakisan. Dalam bahasa Inggris tumbuhan ini dikenal sebagai ‘fern’.

Karena reproduksi seksualnya tidak menggunakan biji, kelompok tumbuhan paku menggunakan spora untuk berkembang biak. Cara perkembangbiakannya ini lebih menyerupai kelompok organisme lumut dan fungi.

Tumbuhan paku dapat ditemukan tumbuh hampir di seluruh dunia, kecuali di daerah bersalju abadi dan lautan. Tumbuhan paku juga  banyak hidup di Indonesia, apalagi sebagian besar anggota paku-pakuan tumbuh di daerah tropika basah. Di seluruh dunia dikenal hingga 12.000 spesies tumbuhan paku dan sekitar seperempatnya dapat dijumpai di kawasan Malesia yang mencakup Indonesia.

Ciri khas Tumbuhan paku

Ciri-Ciri Tumbuhan Paku

Setelah mengenal pengertian tumbuhan paku, sekarang giliran mempelajari ciri-ciri dari tumbuhan paku, paku-pakuan, atau pakis-pakisan.

Secara umum, tumbuhan paku dikenal dengan ciri khas daun mudanya yang menggulung pada bagian ujungnya. Meskipun sebenarnya ciri ini hanya berlaku pada ciri ini sebenarnya hanya berlaku pada paku leptosporangiatae dan anggota Marattiales. Ciri-ciri morfologi tumbuhan paku antara lain:

  1. Memiliki akar, batang dan daun.
  2. Memiliki pembuluh angkut xilem dan floem.
  3. Ukuran tumbuhan bervariasi, mulai dari beberapa milimeter hingga mencapai setinggi 6 meter.
  4. Penampilan luar tumbuhan paku beraneka ragam, mulai yang berupa pohon (biasanya tidak bercabang), semak, epifit, tumbuhan merambat, mengapung di air, hingga hidrofit.
  5. Pada paku leptosporangiatae dan anggota Marattiales, daun mudanya memiliki ciri khas menggulung pada bagian ujungnya dan bersisik.
  6. Mengalami metagenesis (pergiliran keturunan), yaitu tahap sporofit (menghasilkan spora) dan gametofit  (menghasilkan sel kelamin).
  7. Beberapa jenis tumbuhan paku (seperti anggota Selaginellales dan Salviniales) memiliki spora jantan yang berukuran lebih kecil (disebut mikrospora) dibandingkan spora betina (megaspora atau makrospora).
  8. Tidak menghasilkan bunga, melainkan spora. Spora terdapat di dalam kotak spora atau sporangium. Kotak-kotak spora tersebut terkumpul dalam sorus. Sorus-sorus ini berkumpul di permukaan bawah dari helaian daun.
Semanggi Tumbuhan Paku

Semanggi Tumbuhan Paku

Tumbuhan Paku dari genus Dioon

Tumbuhan Paku dari genus Dioon

Pemanfaatan tumbuhan paku oleh manusia terbatas. Kebanyakan menjadi tanaman hias, sebagian kecil dimakan, sebagai tanaman obat, atau bahan baku untuk alat bantu kegiatan sehari-hari.

Tumbuhan paku termasuk salah satu kelompok tumbuhan tertua. Tumbuhan dengan ciri khas tidak berbunga tetapi malah menghasilkan spora meskipun paku-pakuan telah memiliki akar, batang dan daun.

Baca artikel tentang tumbuhan lainnya:

Diposkan oleh: alamendah

Kategori: flora

Tag: , , ,

10 Tanggapan to “Pengertian dan Ciri-Ciri Tumbuhan Paku”

  1. wah tambah lagi pengalaman

    By narda on 20 Oktober 2015 pada 9:35 am

  2. Pakis enak di tumis, 🙂

    By alrisblog on 20 Oktober 2015 pada 12:52 pm

    1. wah, resepnya apa?

      By asiahwafas on 22 Oktober 2020 pada 4:24 pm

  3. emang resep nya apa?

    By aurel on 1 November 2015 pada 9:07 am

  4. Di indonesia jenis tumbuhan paku banyak sekali

    By produk muslim on 11 November 2015 pada 11:13 am

  5. love biologi

    By farid syauqi on 20 Januari 2016 pada 6:56 am

  6. Good

    By naranda on 7 Februari 2017 pada 9:12 am

  7. Itu bagus sekali.terima kasih karena itu menambah Ilmu saya tapi tolong jenis jenis paku pakuannya ditambah

    By hanifmumtaz on 3 Januari 2020 pada 3:56 pm

  8. GG

    By hanifmumtaz19 on 3 Januari 2020 pada 4:05 pm

  9. kalau boleh saran, tolong warna blognya diganti. Soalnya warna hijau terang gini bikin pusing yang baca. mohon maaf

    By asiahwafas on 22 Oktober 2020 pada 4:23 pm

Tinggalkan Balasan



Mobile Site | Full Site


Get a free blog at WordPress.com Theme: WordPress Mobile Edition by Alex King.