Tips Membuat Lemari Es Hemat Listrik

Tips membuat lemari es agar hemat listrik sudah banyak yang membahas. Namun untuk melengkapi aneka tips hemat listrik di blog ini, tidak ada salahnya jika Alamendah’s Blog ikut membagikan cara menghemat listrik pada lemari es.

Lemari es sudah menjadi salah satu perangkat elektronik yang hampir ada di setiap rumah tangga. Padahal, tidak bisa dipungkiri, lemari es merupakan salah satu perangkat rumah tangga yang boros energi. Dengan waktu operasional 24 jam sehari dan 7 hari seminggu lemari es mengonsumsi energi listrik yang sangat besar. Meski saat ini mulai banyak produk lemari es yang lebih irit listrik.

Padahal listrik di Indonesia termasuk negera yang miskin listrik. Pemadaman bergilir yang acap terjadi membuktikan bahwa Indonesia kekurangan listrik. Indonesia juga masih menggantungkan energinya (termasuk listrik) pada sumber-sumber konvensional. 80 persen lebih sumber energi di Indonesia masih menggunakan sumber energi nonterbarukan, yakni berupa energi berbahan fosil yang tidak ramah lingkungan. Semakin banyak menggunakan energi berbahan fosil berarti semakin meningkatkan pencemaran dan pemanasan global. Jadi hemat listrik, salah satunya berhemat dengan menggunakan lemari es adalah sebuah langkah bijak.

Cara Hemat Listrik dengan Lemari Es

Lemari Es Hemat Energi

Lemari Es Hemat Energi

Berikut ini adalah beberapa tips yang dapat dipraktekkan dalam mengurangi konsumsi listrik yang diakibatkan oleh penggunaan lemari es.

  1. Tempatkan lemari es di tempat yang sejuk, tidak terkena sinar langsung matahari, dan jauhkan dari sumber panas lainnya, seperti kompor atau microwave. Di samping itu, beri jarak sekitar 15 cm dari dinding untuk memberi ruang agar udara panas bisa keluar.
  2. Jangan terlalu sering membuka dan menutup pintu lemari es dan terlalu lama membuka pintu lemari es.  Setiap pintu lemari es terbuka 30 detik, membutuhkan hingga 30 menit untuk mengembalikan suhu dalam lemari es seperti semua. Proses ini tentunya membutuhkan konsumsi listrik yang sangat besar.
  3. Jangan mengatur suhu dalam lemari es terlalu dingin. Idealnya adalah 2-4 derajat C untuk lemari pendingin dan -15 derajat Celcius untuk freezer. Semakin dingin setting temperatur kulkas, membuat kinerja kompresor semakin lama sehingga konsumsi listrik pun semakin besar.
  4. Jangan memasukkan makanan atau minuman panas dalam kulkas. Makanan panas akan meningkatkan suku dalam lemari es sehingga membutuhkan waktu untuk mengembalikan ke suhu semula.
  5. Isi lemari es sesuai dengan kapasitas. Isi yang melebihi kapasitas akan membuat sirkulasi udara dalam kulkas terganggu sehingga memperberat kinerja lemari es dan konsumsi listrik meningkat.
  6. Rawat lemari es dan pastikan komponennya berfungsi dengan normal. Termasuk pada seal atau karet pada pinggiran kulkas, ganti jika longgar. Seal yang tidak rapat membuat udara dingin terbuang keluar.
  7. Jangan biarkan lemari es kosong. Saat kosong, lemari es membutuhkan daya listrik yang lebih besar, sehingga maksimalkan lemari es, namun tak perlu berlebihan.
  8. Matikan kulkas jika meninggalkan rumah dalam waktu yang lama. Untuk menghindari jamur dan bau tidak sedap, buka pintu lemari es.
  9. Jika menggunakan lemari es produk lama yang boros energi, ganti dengan model baru yang lebih hemat energi. Biaya penggantian lemari es baru akan sebanding dengan penghematan konsumsi listrik.

Itulah beberapa tips yang bisa dipraktekkan untuk membuat lemari es menjadi lebih hemat energi. Dengan berkurangnya konsumsi listrik berarti ikut membantu mengurangi beban PLN (sebagai penyedia listrik di Indonesia), meminimalisir dampak pemanasan global, dan tentunya menghemat anggaran tagihan listrik.

Baca artikel tentang lingkungan hidup dan hemat listrik lainnya :

Iklan

Tentang alamendah

Panggil saja saya Alamendah, tinggal di Pati, Jawa Tengah, Indonesia. Seorang biasa yang ingin berbagi dengan sobat.
Pos ini dipublikasikan di tips dan tag , , , . Tandai permalink.

15 Balasan ke Tips Membuat Lemari Es Hemat Listrik

  1. Ciput berkata:

    Cooling load masih menjadi kontribusi terbesar dalam konsumsi penggunaan energi, selain kulkas, dalam skop penggunaan yang lebih besar. Energi yang paling besar digunakan dalam gedung adalah energi untuk konsumsi ac. Semakin irit energi yg di saving semakin besar. Salam kang

  2. akbarpathur berkata:

    Makasih kang atas tulisannya, bisa dicoba tuh hehe, selama ini pulsa listrik cepet abis, mungkin penyebabnya lemari es..

    Ditunggu kunjungan baliknya ya kang ht**://isengditulis.wordpress.com

  3. Lidya berkata:

    kalau bepergian 1 minggu harus dimatikan juga pak lemari esnya?

  4. Tips yang saya butuhkan, sesuai kerjaan jualan es! Apalagi menjelang buka, kebutuhan es sangat tinggi! Pusing kalau tagihan listrik membengkahk!

  5. ysalma berkata:

    poin 2 terlalu sering membuka lemari es ini yang masih susah *anak saya masih sebatas iya aja*
    idealnya memang harus di ganti dengan yang lebih hemat energi untuk lemari es dan AC *tapi harus nabung dulu* 😀

  6. Pencerah berkata:

    makasih tipsnya kang… berguna bagi saia saat mau beli kulkas nantinya

  7. 300lembar berkata:

    Thanks infonya 🙂

  8. Andika Xp berkata:

    wah.. ulasannya benar2 bermanfaat ni. ijin praktek 😀

  9. Abdurrazaq berkata:

    Tips hemat lemari Es yang dihubungkan dengan pengurangan Pemanasan Global. Tulisan yang bermanfaat , Makasih mas.

  10. Ping balik: 7 Cara Mudah dalam Penyelamatan Lingkungan Hidup | Alamendah's Blog

  11. larismu berkata:

    Memang Banyak Orang tidak Memperhatikan Hal2 Seperti Itu,, So Bermanfaat Banget

  12. Nah itu bagus gan. Sudah tau suhu terbaik menimpan buah dan sayur? menggunakan freezer yang 2-5 derajat celcius gan

  13. Instant Website berkata:

    Kalau peletakkan kulkas itu sendiri ada aturannya ga sih min, supaya ga cepet rusak gitu..

  14. gundul berkata:

    Jangan terlalu mensetting suhu Kulkas secara maksimal. Sesuaikan dengan isi dari kulkas. Penyetingan secara maksimal akan terus-menerus memaksa AC bekerja keras.

  15. chiller berkata:

    Oh jadi seperti itu ya gan, cara menghemat listrik pada lemari es, kita harus bisa mengatur suhu pendingin dan penempatan yang pas pada lemari es. Terima kasih gan atas informasinnya.

Tulis Komentar Sobat

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.