Ekek Geling Jawa Burung Langka Endemik Jawa Barat

Ekek-geling Jawa (Cissa thalassina) menjadi salah satu burung endemik Jawa Barat yang semakin langka dan terancam punah. Oleh IUCN Redlist, burung Ekek-geling Jawa ‘dianugerahi’ status Critically Endangered (Kritis). Seiring dengan semakin rusaknya habitat dan maraknya perburuan untuk menjadikannya binatang peliharaan, populasi ekek-geling atau Javan Green Magpie di alam liar diperkirakan tinggal 249 individu.

Burung Ekek-geling Jawa dalam bahasa Inggris dikenal sebagai Javan Green Magpie dan mempunyai nama ilmiah Cissa thalassina. Sebelumnya, burung ini dianggap sebagai sub-jenis dari ekegeling (Short-tailed Magpie) yang mendiami Pulau Jawa dan Kalimantan.

Namun kemudian keduanya diyakini sebagai spesies yang berbeda. Burung yang hidup di Jawa kemudian disebut sebagai ekek-geling Jawa (Cissa thalassina) sedangkan yang mendiami Kalimantan dinamai ekek-geling Borneo (Cissa jefferyi).

Mengenal Ekek-geling Jawa. Burung langka dan endemik Jawa Barat ini merupakan burung dari keluarga Corvidae. Ukuran tubuh Ekek-geling Jawa berkisar 32 cm. Bulu pada tubuhnya didominasi oleh warna hijau dengan strip warna hitam pada mata dan strip warna coklat-berangan pada sayapnya dengan bulu-bulu tersiernya pucat. Paruh dan kaki berwarna merah. Iris mata berwarna coklat dan ekornya pendek.

Javan-Green-Magpie-Cissa-thalassina

Green Magpie (Cissa thalassina) © Florian Richter (gambar: http://www.cikanangawildlifecenter.com)

Burung Ekek-geling Jawa biasa terbang dalam kelompok kecil untuk memburu serangga yang menjadi makanannya. Namun selebihnya burung ini cukup sulit ditemui bukan hanya karena mulai langka namun warna bulunya pun kerap menyamarkannya di sela-sela dedaunan di hutan.

Ekek Geling Jawa merupakan hewan endemik yang hanya bisa ditemui di Jawa Barat. daerah sebarannya meliputi Taman Nasional Merapi, Taman Nasional Halimun Salak, Taman Nasional Gunung Gede Pangrango dan hutan kawasan Parahyangan. Habitatnya adalah hutan dan tepi hutan dengan ketinggian antara 500-2000 meter dpl.

Populasi dan Konservasi. Burung endemik Jawa Barat ini menjadi salah satu binatang langka Indonesia. Populasinya diperkirakan selalu menurun dan berkisar antara 50-249 ekor dewasa (birdlife.org).

Penurunan populasi dan ancaman kelestarian burung ini diakibatkan oleh semakin rusaknya hutan sebagai habitat bagi Ekek-geling Jawa. Juga semakin maraknya perburuan liar untuk diperdagangkan sebagai hewan peliharaan.

Karena populasinya yang semakin menurun dan ancaman terhadap burung ini yang semakin besar, pada tahun 2012 IUCN Redlist memasukkan burung Ekek-geling Jawa (Cissa thalassina) dalam status konservasi Critically Endangered (Kritis). Sayangnya burung endemik berbulu indah ini belum masuk dalam daftar burung yang dilindungi di Indonesia.

Meskipun belum termasuk burung yang dilindungi, namun mengingat status kelestariannya di alam liar, sudah sepantasnya burung ini mendapatkan perhatian dari setiap kita. Cara melestarikannya hanya satu; memberi kesempatan hewan langka ini hidup dan berkembang di habitatnya yang alami.

Klasifikasi ilmiah: Kingdom: Animalia. Phylum: Chordata. Class: Aves. Order: Passeriformes. Family: Corvidae. Genus: Cissa. Spesies: Cissa thalassina (Temminck, 1826).

Referensi dan gambar: 
www.iucnredlist.org/details/139467000/0; 
www.birdlife.org/datazone/speciesfactsheet.php?id=112641; 
www.kutilang.or.id/burung/konservasi/ekek-geling; 
Gambar: http://www.cikanangawildlifecenter.com

Baca artikel tentang burung dan hewan lainnya:

Iklan

Tentang alamendah

Panggil saja saya Alamendah, tinggal di Pati, Jawa Tengah, Indonesia. Seorang biasa yang ingin berbagi dengan sobat.
Pos ini dipublikasikan di burung, satwa dan tag , , , , . Tandai permalink.

10 Balasan ke Ekek Geling Jawa Burung Langka Endemik Jawa Barat

  1. alrisblog berkata:

    Cantik tenan burung ini. Pasti mahal nih… Boleh juga ditangkar.

  2. Lidya berkata:

    ranca ekek itu nama burung bukan pak ekeknya?

  3. teguh83 berkata:

    Menjaga kelestariannya sangat penting, agar di masa depan anak cucu kita masih bisa melihatnya…:)

  4. Mesin Kasir Top berkata:

    wowo , burungnya indah

  5. Mesin Kasir Top berkata:

    sayang ya.. populasi burung semakin hari semakin berkurang

  6. Ping balik: Cerecet Jawa Burung Terkecil di Jawa | Alamendah's Blog

  7. Ping balik: Luntur Jawa atau Luntur Gunung Burung Langka Jawa Barat | Alamendah's Blog

  8. Ping balik: Kumpulan Gambar Burung Langka Indonesia | Alamendah's Blog

Tulis Komentar Sobat

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s