Barbie dan Ken Stop Kertas Dari Hutan Indonesia

Boneka Barbie dan Ken stop penggunaan kertas dari hutan Indonesia. Perusahaan mainan Mattel, yang memproduksi beragam boneka seperti Barbie dan Ken, menyatakan komitmen untuk tidak memakai kertas dan kemasan yang berasal dari hutan di Indonesia.

Pengumuman tentang komitmen Mattel untuk tidak memakai kertas dari hutan Indonesia ini dikeluarkan oleh kantor Greenpeace Asia Tenggara di Indonesia, Selasa (11/10/2011).

Sebelumnya (Juni 2011) Greenpeace, setelah melakukan uji forensik, menyakini bahwa kemasan Barbie mengandung bahan mixed tropical hardwood yang berasal dari kayu ramin yang tumbuh di hutan alam Sumatera dan Kalimantan, Indonesia. Padahal Ramin termasuk yang dilindungi dalam Konvensi Perdagangan Internasional Tumbuhan dan Satwa Liar Spesies Terancam (Convention on International Trade in Endangered Species of Wild Fauna and Flora/CITES) karena masuk dalam kategori Appendiks 2 CITES.

Pemerintah RI, melalui Kementerian Kehutanan, memilih untuk ‘berpangku tangan’ lantaran beranggapan penggunaan kayu ramin sebagai bungkus boneka Berbie hanyalah sekedar dugaan tanpa data dan fokus yang jelas. Selengkapnya silakan baca artikel: Boneka Barbie Rusak Hutan Indonesia.

Spanduk Barbie rusak hutan

Spanduk protes Ken pada Barbie di Gedung Mattel

Untungnya para pecinta lingkungan dan greenpeace gencar berkampanye untuk mempertahankan kelestarian hutan Indonesia. Ribuan orang mengirim email protes ke Mattel dan jutaan lainnya melihat dan menyebarkan video interview Ken.

Hasilnya, Selasa kemarin Mattel sebagai produsen boneka Barbie dan Ken, memerintahkan supliernya untuk menghindari serat kayu dari perusahaan yang diketahui terlibat perusakan hutan. Mattel menyatakan komitmen untuk tidak memakai kertas dan kemasan yang berasal dari hutan di Indonesia.

Terbukti bahwa dengan sedikit kepedulian dengan mengirimkan email protes, kita berhasil memaksa perusahaan sebesar Mattel untuk bersikap lebih bijak pada hutan Indonesia.

Referensi dan gambar:

Baca artikel tentang lingkungan hidup dan Indonesia lainnya:

Iklan

Tentang alamendah

Panggil saja saya Alamendah, tinggal di Pati, Jawa Tengah, Indonesia. Seorang biasa yang ingin berbagi dengan sobat.
Pos ini dipublikasikan di berita, lingkungan hidup dan tag , , , , . Tandai permalink.

24 Balasan ke Barbie dan Ken Stop Kertas Dari Hutan Indonesia

  1. kadang banyak perusahaan ga tau bahwa kertas yang dipakainya dihasilkan dari pengrusakan hutan.
    dengan menyadarkan perusahaan itu, kita berusaha mengurangi supply dari pabrik kertas perusak hutan

  2. susisetya berkata:

    syukurlah masih ada perusahaan besar yang peduli dengan kelestarian alam kita, jadi kemana fungsi pengawasan pemerintah kita selama ini… ?

  3. LIdya berkata:

    Allhamdulillah kalau keputusannya seperti itu. saya baru tau pak kalau kertas yang digunakan berasal dari sini, pantesan aja pabriknya dibangun di sini(cikarang)

  4. Orin berkata:

    Alhamdulillah, jadi bisa beli barbie dg tanpa rasa bersalah *eh?* he he
    Semoga semakin banyak produsen besar lainnya yg ikut melestarikan hutan seperti Mattel ini ya mas..

  5. arif berkata:

    berita baik. jadi inget teman2 dan kakak angkatan yg pada kerja di Mattel Solo, dan Cikarang bekasi 🙂

  6. the-netwerk berkata:

    Alhamdulillah

    semoga makin banyak perusahaan yg peduli sama kelestarian hutan .
    amin

  7. Lyliana Thia berkata:

    Wah untung saja Mattel segera sadar dan memperbaiki produknya ya..

  8. lagi-lagi negara tetangga manfaatin kekayaan indonesia,,kapann schh mereka sadar hal tersebut bisa merugikan negara indonesia,.

  9. WANTO berkata:

    Perusahaan di Luar Negeri saja mau peduli, masa perusahaan di dalam negeri malah merusaknya…..

Tulis Komentar Sobat

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s