Pantai Manalusu

Pantai Manalusu, sebuah pantai indah di kecamatan Cikelet kabupaten Garut, Jawa Barat. Nama pantai Manalusu konon diambil dari nama Karl Manalusu Tambunan, orang yang menemukan pantai ini dan membuatnya menjadi taman pantai. Sayang kondisi obyek wisata ini kurang terawat. Berikut laporan Sobat .:: setiaONEbudhi ::. saat menjejakkan kaki di Pantai Manalusu untuk pertama kalinya.

Berawal saat saya mengantar salah satu sahabat yang menikah dengan wanita di Cisompet, Garut. Saat itu saya diminta menemani sahabat saya ini untuk menginap di rumah keluarga istrinya. Tadinya saya tidak mau, tapi saya merasa kasihan juga karena tak satu keluargapun yang menemani dia. Lagi pula hanya 1 hari saja. Setelah itu kami bisa kembali ke Bandung.

Singkat cerita, akhirnya 1 hari telah berlalu. kami langsung mengemasi barang-barang dan bersiap siap untuk pulang. Sahabat saya tidak langsung membawa istrinya ke Bandung karena ada beberapa urusan yang harus dia dan istrinya selesaikan ditempat masing-masing. Jadi kami hanya pulang berdua.

Kami pulang melewati jalur pantai selatan, dan nantinya akan tembus ke Cisewu, Pangalengan, hingga Bandung. Sebuah perjalanan yang cukup panjang memang. Tapi tidak akan terasa melelahkan karena di sepanjang perjalanan disuguhi pemandangan alam yang luar biasa.

Saat memasuki kawasan pantai selatan, cuaca mulai mendung. Kami menggeber motor dengan cukup cepat di tengah jalan yang cukup lengang itu. Angin pantai terasa sangan kencang menerpa tubuh kami. Tanpa terasa, kami sudah sampai di gerbang obyek wisata pantai Santolo, Pameungpeuk, Garut. Tadinya kami hendak masuk kesana, tapi urung karena kami sudah beberapa kali ke pantai itu.

Perjalanan kembali dilanjutkan. Tapi cuaca yang makin lama makin mendung memaksa kami untuk menepi sejenak. Tanpa sengaja kami melihat sebuah gerbang yang tidak terlalu besar. Disana tertulis “Objek Wisata Pantai Manalusu“. Berhubung nama pantainya masih asing terdengar di telinga, kamipun masuk ke pantai itu untuk beristirahat.Pantai Lamanusu

Pantai Manalusu terletak diantara Pantai Santolo dan Ranca Buaya, kira kira 8 – 10 km dari pantai Santolo. Jalan masuk ke pantai ini rusak, tersusun dari batu batu yang tidak di aspal. “Wuaah, ini pantai gak keurus banget” ucap saya dalam hati. Kami tidak menemukan tempat untuk membeli tiket masuk, jadi kami langsung nyelonong aja ke dalam.

Di area Pantai Manalusu terdapat sebuah warung. Setelah memarkirkan motor, kami memesan makanan dan kopi, kami sedikit bertanya pada pemilik warung tentang pantai ini.

“Bu, kok pantainya sepi gini ya ?”

“iya Dik, di Pantai Manalusu memang tidak seramai di Santolo, Sayang Heulang, atau Ranca Buaya..”

“apa memang selalu sepi seperti ini ?”

“kalau hari biasa memang sepi, tapi kalau sedang liburan, selalu ada beberapa pengunjung yang datang Pantai Manalusu ini”

Setelah ngobrol-ngobrol, kami menuju ke bibir pantai Manalusu untuk menikmati indahnya pantai yang sepi ini. Sebenarnnya infrastruktur di sini sudah cukup memadai. Ada beberapa saung dan gazebo untuk duduk-duduk, wc umum, dll. Namun karena kurang terurus, menjadikan pantai ini terkesan kumuh.

Tapi walaupun begitu, keindahan pantai Manalusu cukup bisa menyihir mata untuk terus menerus menatap birunya air laut. Ada 2 bagian pantai di sini, pertama pantai yang berbatu karang dan pantai yang berpasir putih. Nah, pantai yang berpasir itu selain landai juga memiliki ombak yang tidak terlalu besar, jadi cukup aman untuk berenang.Pantai Lamanusu

Namun sayang, cuaca makin tidak bersahabat. Hujan turun cukup deras, sehingga kami terpaksa bergegas kembali ke warung. Untungnya hujan tidak berlangsung lama sehingga kami dapat meneruskan perjalanan ke Bandung.

Sebelum pergi, kami sempat berpamitan dengan ibu pemilik warung. Beliau berucap “Kalau nanti mau ke pantai ini lagi, ajak teman-teman untuk wisata di sini. Supaya pantainya jadi rame.” Ya, sebuah kalimat sederhana yang menyimpan secercah harapan agar pantai ini menjadi obyek wisata yang ramai dikunjungi orang. Sambil tersenyum, saya menjawab “Insya Allah, Bu. Semoga pantai Manalusu kian ramai pengunjung”.

Kami pun bergegas pergi meninggalkan pantai kecil yang menyimpan potensi wisata luar biasa itu. Suatu saat nanti saya ingin kembali ke pantai ini lagi, memenuhi harapan ibu pemilik warung di pantai Manalusu, sebuah pantai kecil yang indah dan jarang terjamah.

______

Tulisan tentang wisata di Pantai Manalusu ini karya .:: setiaONEbudhi ::. Pemilik blog setiaONEbudhi. Jika Sobat ingin menulis di Alamendah’s Blog baca ketentuannya di halaman Penulis Tamu.

Baca artikel tentang wisata Indonesia dan lingkungan hidup lainnya:

Iklan

Tentang alamendah

Panggil saja saya Alamendah, tinggal di Pati, Jawa Tengah, Indonesia. Seorang biasa yang ingin berbagi dengan sobat.
Pos ini dipublikasikan di penulis tamu, wisata dan tag , , , , . Tandai permalink.

52 Balasan ke Pantai Manalusu

  1. Ping balik: Tumbuhan Sarang Semut dengan Simbiosis yang Unik | Alamendah's Blog

  2. Ping balik: Gunung Muria; Sejarah, Status, dan Potensi | Alamendah's Blog

  3. Ping balik: Tumbuhan Sarang Semut dengan Simbiosis yang Unik « tokoherbalss

Tulis Komentar Sobat

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s