Sebutkan Hutan, Binatang, dan Tumbuhan dalam Bahasa Daerah Sobat!

Bagaimana menyebutkan kata HUTAN, BINATANG, dan TUMBUHAN dalam bahasa daerah?. Sobat-sobat yang menguasai bahasa daerah dimohon bantuannya menerjemahkan kata hutan, binatang, dan tumbuhan dalam bahasa daerah yang dikuasai di kolom komentar.

Indonesia memiliki 746 bahasa daerah. Yang masih banyak penuturnya (penggunanya) seperti Jawa, Sunda, Minangkabau, Madura, Bugis, Makassar, Batak, Melayu, Aceh, Lampung, Rejang (Bengkulu), Sasak, dan Bali.

Binatang, disebut apa dalam bahasa daerah? (gambar: commons.wikipedia)

Juga masih ada bahasa-bahasa daerah lain semisal bahasa Alas, Angkola, Gayo, Mandailing, Minangkabau, Nias, Pak-pak (Sumatera), Alor, Belu, Goram, Kai, Tidore, Wetar (Maluku), Bada’, Bobongko, Bugis, Gorontalo, Karompa, Laki, Napu (Sulawesi), Bahau, Bajau, Banjar, Kayan (Kalimantan), Sumba, Tetun, Timor (Nusa Tenggara) dll.

Dari 746 bahasa daerah di Indonesia itu, berdasarkan catatan Pusat Bahasa Kementerian Pendidikan Nasional (2010), 15 bahasa daerah telah punah dan tidak digunakan lagi sedangkan sekitar 150 bahasa terancam punah karena berbagai sebab diantaranya perang, bencana alam, urbanisasi dan kawin campur. Bahkan guru besar ilmu bahasa Universitas Indonesia (UI), Multamia Lauder, (2007) mengatakan sebanyak 713 bahasa derah di Indonesia terancam punah.

So, saya ingin mengajak sobat-sobat yang masih bisa menggunakan bahasa daerah untuk coba menerjemahkan kata “HUTAN”, “BINATANG”, “TUMBUHAN” dalam bahasa daerah yang dikuasai dalam kolom komentar di bawah.

Dan marilah kita lihat bersama-sama hasil terjemahan tiga kata ini (hutan, binatang, tumbuhan) dalam bahasa daerah di Indonesia. Jangan lupa menuliskan nama bahasa daerah dan lokasinya.

Referensi:

Baca artikel tentang alam lainnya:

Iklan

Tentang alamendah

Panggil saja saya Alamendah, tinggal di Pati, Jawa Tengah, Indonesia. Seorang biasa yang ingin berbagi dengan sobat.
Pos ini dipublikasikan di Indonesia dan tag , , , . Tandai permalink.

170 Balasan ke Sebutkan Hutan, Binatang, dan Tumbuhan dalam Bahasa Daerah Sobat!

  1. julicavero berkata:

    dalam bahasa karo nya adalah sebagai berikut
    hutan=deleng
    binatang=binatang
    tumbuhan=peren
    kalo salah maaf deh.hehe

  2. yuniarinukti berkata:

    Hmmm…
    klo bahasa Suroboyannya:
    Hutan = Alas
    Binatang = Kewan
    Tumbuhan = Tanduran
    Bener ga Rekkk? hehe…

  3. Khery Sudeska berkata:

    Bahasa Orang Kuantan di Riau:

    Hutan = Rimbo
    Binatang = Binatang
    Tumbuhan = …… (tidak ada arti untuk kata ini dalam bahasa Orang Kuantan, kecuali dibuat pengkhususan seperti “semak = somak”, “rumput = rumpuik”, dll, nanti coba saya selidiki lagi)

  4. Aneka Berita berkata:

    Hutan = alas
    Binatang = kewan
    Tumbuhan = tanduran.

  5. julicavero berkata:

    wah..jadi lengkap neh masing2 daerah..hehee…

  6. Zonamdodol berkata:

    Bahasa sunda
    Hutan=wana
    Hewan=sasatoan
    Tumbuhan=wiwitan

  7. rizarahmi berkata:

    Kalau dalam bahasa Acehnya,

    Hutan = Uteuen

    Binatang = binatang

    Tumbuhan = bak kayee

    untuk tumbuhan secara umum, saya kurang tahu sebenarnya. Tapi jamak orang menyebut bak kayee. Cuma kalau ditinjau dari kata-katanya, bak kayee itu lebih kepada pepohonan.

    semoga bermanfaat, Mas. nanti saya coba cari tahu lagi 🙂

  8. Lulu berkata:

    dalam bahasa sunda (yang lain)
    hutan: leuweung
    binatang: sato (sama ya heheheh)
    tumbuhan: tatangkalan

    hehehe

  9. yanti deka putri berkata:

    kak kayu jati dan cendana merupakan tumbuha yg banyak digunakan manusia.
    namun,jika penggunaan secara berlebihan dapat mengarah pada musna tanaman tersebut.mengapa hal ini dapat terjadi?

  10. Ping balik: Hewan atau Binatang dalam Bahasa Daerah di Indonesia | Alamendah's Blog

  11. Ping balik: Budaya jawa yang kian Langka « Hudaesce's Blog

  12. Ping balik: Buah Maja Menjadi Asal Nama Majapahit | Alamendah's Blog

  13. Ping balik: Pohon Andalas Tanaman Khas Sumatera Barat | Alamendah's Blog

  14. Ping balik: Pohon dan Buah Menteng Makin Langka | Alamendah's Blog

  15. Ping balik: Pohon dan Buah Menteng Makin Langka | Lisa Sugeha

Tulis Komentar Sobat

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.