Alamendah's Blog


Beranda | Laman | Arsip


Citarum Menjadi Sungai Paling Tercemar di Dunia

2 September 2010 5:22 pm

Citarum sungai paling tercemar di dunia, begitu gelar terbaru yang diberikan oleh salah satu situs online terbesar di Amerika Serikat, huffingtonpost.com. Sungai Citarum yang terletak di Bandung, Indonesia ini ditasbihkan sebagai salah satu dari sembilan tempat paling tercemar di dunia.

Situs huffingtonpost.com, 31 Agustus kemarin, memasukan Citarum sebagai satu dari sembilan tempat paling tercemar polusi buatan manusia di seluruh dunia. Delapan tempat lainnya adalah Kota Los Angeles, Kota Linfen di China, Delta Niger di Nigeria, London, Kota Dzerzhinsk di Rusia, Kota Phoenix di AS, Kota La Oroya di Peru, dan Danau Karachay di Rusia.

Pemberian gelar tempat paling tercemar di seluruh dunia, termasuk sungai citarum, oleh situs asal Amerika tersebut memang tidak menyebutkan kriteria atau tolok ukur penilaian. Pengelola situs hanya menyatakan, “Saat populasi dunia melonjak hampir 7 miliar, kami di HuffPost Green memutuskan untuk melakukan sebuah tur virtual ke beberapa tempat di dunia yang paling tercemar.”

Sungai Citarum di Jawa Barat dengan aneka sampah yang mencemarinya (Gambar: huffingtonpost.com)

‘Anugerah’ untuk Sungai Citarum, Jawa Barat, Indonesia sebagai sungai paling tercemar di bumi ini semakin melengkapi berbagai rekor buruk yang pernah diterima Indonesia sebelumnya seperti kota dengan polusi udara terparah dan negara dengan laju deforestasi hutan tertinggi.

Selain Citarum yang dinilai sebagai sungai paling tercemar, situs ini juga menasbihkan 8 tempat lainnya yang meliputi Linfen (Cina) sebagai kota paling tercemar di bumi, Los Angeles sebagai kota dengan pencemaran ozon terparah, Delta Niger (Nigera) sebagai lokasi paling tercemar minyak di dunia, Greater London (Inggris) sebagai lokasi dengan polusi udara terburuk di dunia.

Selain itu, Dzerzhinsk (Rusia) yang merupakan situs pembuangan bagi 300 ribu ton sampah kimia, Phoenix-Mesa-Scottsdale (AS) didaulat sebagai tempat terburuk atas cemaran partikel bulat (kandungan campuran debu, soot dan aerosol), La Oroya (Peru) yang tercemar oleh zinc, timbal, tembaga, timah dan belerang dioksida dari proses penambangan bijih besi, dan Danau Karachay (Rusia) yang menjadi lokasi pembuangan sampah nuklir.

Sungai Citarum, Jawa Barat. Sungai Citarum (Ci Tarum), merupakan sungai terpanjang dan terbesar di Jawa Barat. Panjang alur sungainya mencapai 300 km lebih dengan Daerah Aliran Sungai (DAS) mencapai seluas 562.958 ha. Sungai ini juga termasuk satu diantara 13 sungai dengan tingkat kerusakan Daerah Aliran Sungai tertinggi di Indonesia, sebagai mana pernah saya tulis dalam artikel Kerusakan Sungai dan Daerah Aliran Sungai di Indonesia.

Di sepanjang aliran sungai terdapat lebih dari 500-an pabrik yang saling berlomba memenuhi sungai ini dengan berbagai limbah. Lebih dari 5 juta penduduk tinggal di kanan kiri sungai, juga ikut berlomba memenuhi sungai dengan berbagai sampah dan limbah rumah tangga. Padahal 5 juta penduduk ini juga mengandalkan air sungai untuk memenuhi berbagai kebutuhan sehari-sehari.

Siapapun yang menyaksikan sungai Citarum pasti langsung disuguhi oleh luapan sampah. Bahkan, sungai terpanjang di Jawa Barat ini lebih pas disebut sebagai sungai sampah.

Tapi benarkah sungai Citarum pantas dianugerahi sebagai sungai paling tercemar di seluruh dunia?. Marilah kita terima anugerah gelar sungai paling tercemar dari huffingtonpost.com ini sebagai sebuah jeweran buat kita semua agar kita sadar. Jangan sampai tahun depan, atau bahkan besok kita kebanjiran gelar semacam ini. Cukup sungai yang mendapatkan gelar tempat paling tercemar, jangan diikuti oleh danau, laut, gunung, kota, ataupun apapun di negeri ini.

Referensi:

Baca artikel tentang alam lainnya:

Diposkan oleh: alamendah

Kategori: kerusakan alam, lingkungan hidup

Tag: , , , , ,

61 Tanggapan to “Citarum Menjadi Sungai Paling Tercemar di Dunia”

  1. […] Citarum Menjadi Sungai Paling Tercemar di Dunia […]

    By Pray for Indonesia, Indonesiaku | Alamendah's Blog on 27 Oktober 2010 pada 7:37 pm

  2. […] Citarum Menjadi Sungai Paling Tercemar di Dunia […]

    By Angklung Ditetapkan Jadi Warisan Dunia Oleh UNESCO | Alamendah's Blog on 18 November 2010 pada 9:04 pm

  3. […] Citarum Menjadi Sungai Paling Tercemar di Dunia […]

    By angklung sebagai warisan dunia · budayadunia on 19 Februari 2011 pada 2:20 pm

  4. […] Citarum Menjadi Sungai Paling Tercemar di Dunia […]

    By Tingkat Pencemaran Laut Indonesia | Alamendah's Blog on 27 Februari 2011 pada 9:18 pm

  5. iniliah,, ketida sadaran manusia,, sehingga sungei” di indonesia tercenar,..

    By agenjellygamat on 11 Mei 2011 pada 10:12 am

  6. […] Dari penelitian diketahui bahwa pencemaran sungai terjadi karena sistem pembuangan yang tidak bagus, terutama sampah dapur. Rumah-rumah sepanjang sungai Bodaigawa membuang sampah dapurnya langsung ke sungai. Suatu “problem” yang sama dengan banyak (kalau tidak bisa dikatakan seluruh) sungai di Indonesia. Aku ingat kok Alamendah juga pernah mengatakan soal sampah rumah tangga di sungai Citarum pada posting “Citarum Menjadi Sungai Paling Tercemar di Dunia“. […]

    By Twilight Express » Blog Archive » Keluar dari Predikat Buruk on 31 Mei 2011 pada 11:15 pm

  7. […] Citarum Menjadi Sungai Paling Tercemar di Dunia […]

    By Indonesia Negara Paling Rawan Bencana Alam | Alamendah's Blog on 29 Agustus 2011 pada 5:15 am

  8. […] Citarum Menjadi Sungai Paling Tercemar di Dunia […]

    By Danau Prioritas Danau Indonesia Paling Rusak Parah | Alamendah's Blog on 1 November 2011 pada 6:55 am

  9. Hadewh..ane br tau nich,lha trkenal kq jeleknya sich…?? Jd ikut prihatin…

    By DNA on 4 November 2011 pada 12:52 am

  10. […] Citarum Menjadi Sungai Paling Tercemar di Dunia […]

    By sigitari95 on 11 Februari 2013 pada 10:06 am

  11. […] tanah, dan pencemaran laut di Indonesia. Bahkan pada 2010, Sungai Citarum pernah dinobatkan sebagai Sungai Paling Tercemar di Dunia oleh situs huffingtonpost.com. World Bank juga menempatkan Jakarta sebagai kota dengan polutan […]

    By Kerusakan Lingkungan Hidup di Indonesia dan Penyebabnya | Alamendah's Blog on 1 Agustus 2014 pada 5:56 pm

Tinggalkan Balasan



Mobile Site | Full Site


Get a free blog at WordPress.com Theme: WordPress Mobile Edition by Alex King.