Sang gajah lirih merintih, ladangmu renggut rumahku, saat senapan lelaki itu memaki, jangan rusak ladangku! Gajahpun rebah di atas rumahnya.
*Tergerak untuk menyampaikan rintihan gajah sumatera (Elephas maximus sumatranus) pada semua kita, manusia, dalam kemeriahan fiksi mini yang digelar Bunda Wi3nda.
*Gambar: http://www.mediaindonesia.com
Baca Artikel Tentang Alam Lainnya:




Sukses, pilihan fikminnya sesuai niche juga dong 🙂
salamg hangat dari kota nickle bro
wah boleh dong bagi-bagi ilmu blognya
memprihatinkan, sungguh mengenaskan
sedih melihat satwa mati akibat perilaku manusia yang tidak menjaga alam…
heheh
ikutan juga nuy mas
sukses yaw untuk mini fiksi kontesna
😀
miris rasanya membayangkan berebut lokasi tinggal antara manusia dan binatang.tak tega siapapun korbannya.
hiks, sedih sekali melihat fotonya, teganya
Wah pada ikt kontes mua ya ini ceritanya.XD mg brhsl ya!
Akhirnya ke blog Mas Alamendah 🙂 setelah sekain lama hanya melihat komentar2nya 🙂
Wah, ikutan fiksi mini juga, yah? semoga menang.. 🙂
turut berduka cita atas meninggalnya gajah
Fiksi mini yang masih berkaitan dengan konten blog..
keren Mas…
sukses untuk fiksi mininya…
tapi itu bukan fiksi karena begitulah keadaan gajah sumatera 😦
miris
Miris membaca Fikminnya kang…
moga menang.
Salut buat Kang Alam…
Buat Fikmin sesuai dengan konten blog.
kasian si gajah… semoga rebahnya ga menyisakan luka yg mendalam bagi keluarganya.