Sang gajah lirih merintih, ladangmu renggut rumahku, saat senapan lelaki itu memaki, jangan rusak ladangku! Gajahpun rebah di atas rumahnya.
*Tergerak untuk menyampaikan rintihan gajah sumatera (Elephas maximus sumatranus) pada semua kita, manusia, dalam kemeriahan fiksi mini yang digelar Bunda Wi3nda.
*Gambar: http://www.mediaindonesia.com
Baca Artikel Tentang Alam Lainnya:




pertamaxxxx
Ijin mengamankan yg keduax.. hehehe
ijin pertamax plus
mengamankan yang kedua ….
gajah merintih,
gajah menangis,
hanya bertumpu harapan
pada
kesadran manusia untuk bisa hidup bersama-sama
waah miris banget mas lihat gajah…mulai punah..miris banget…habis hutan…waah baru bentar ni update,,,link blog mas sudah saya pasang di bloglist biar tau artikel terupdate…eeist rupanya baru beberapa menit yang lalu liat blog…eits blog mas update…tukeran link ya mas….untuk silaturahim…terima kasih……belum ada komunitas yang mendukung habitat hewani mas…
fiksi mini ala alamendah
mantabs
semoga gajah tidak punah masih lestari dan terus berkembang
selamat berakhir pekan, salam dari pamekasan madura
…….gadingnya gak diambil? 😀
Kunjungan pagi… semoga rintihannya ga terdengar lagi ya Mas
merinding ngeri euy..lihat fotonya…sedih …:(
alam..alam… ternyata fiksimu pun tak jauh-jauh dari alam… 🙄
btw.. gambarnya menyedihkan… 😥 mengenaskan… 😥 … teganya mereka… 😥
Sedih banget, Mas… 😥 😥
kepuasan pribadi akhirnya membantai sesama hidup
haruskah perubahan itu dilakukan secara radikal ????
sedih lihat gajahnya…
btw salam sukses untuk sesama peserta kontes 🙂
semmoga kita bisa melihat gajah lestari samapi anak cucu kita wah ini fikmin ya
wow… fiksi mininya membawa pesan… sukses dengan fikminnya…