Cagar Alam Gebugan, Kabupaten Semarang

Cagar Alam Gebugan merupakan salah satu Cagar Alam di wilayah Jawa Tengah yang terdapat di Kabupaten Semarang. Kabupaten Semarang sendiri memiliki dua Cagar Alam. Selain CA Gebugan masih ada lagi yaitu Cagar Alam Sepakung. Nama Cagar Alam ini diambil nama desa lokasi Cagar Alam tersebut berada.

Secara administrasi, CA Gebugan terletak di wilayah Desa Gebugan, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang. Kawasan ini ditetapkan sebagai kawasan cagar alam berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Jenderal Hindia Belanda Nomor 36 Staatsblad No. 43 tanggal 4 Februari 1924. Keputusan ini diperkuat dengan SK Menteri Kehutanan Nomor : SK. 359/Menhut-II/2004 tanggal 1 Oktober 2004.

Luas Cagar Alam Gebugan, Semarang sekitar 1,8 Ha. Berada di lereng Gunung Ungaran dengan ketinggian sekitar 1.050 meter di atas permukaan laut dengan tofografi berbukit dan bergelombang. Memiliki jenis tanah latosol (inceptisol) berwarna coklat kekuningan. Curah hujan rata-rata 2.000 mm/tahun dengan suhu antara 18 – 26,8 derajat celcius. Tipe ekosistemnya adalah hutan hujan tropis dataran tinggi.

Cagar Alam Gebugan Semarang

Cagar Alam Gebugan Semarang

Di sekitar Cagar Alam Gebugan ini terdapat Hutan Lindung yang dikelola oleh Perum Perhutani. Ini sekaligus menjadi kawasan penunjang ekosistem di kawasan cagar alam ini.

Potensi flora yang dimiliki oleh Cagar Alam Gebugan, Kab. Semarang, Jawa Tengah ini antara lain Jamuju (Dacrycarpus imbricatus), Berangan (Castanopsis argentea), Pakis galar (Cyathea contaminans), Gondang (Vicus variegata), Waru Gunung (Hibiscus macrophyllus), Kantil (Magnolia champaca), Cemplongan, Rengas (Gluta tourtour), Malelo, Kina (Chinchona spec.), Kaliandra (Calliandra sp.), Kayu Manis (Cinnamomum burmanii) dan lain-lain.

Selain tumbuhan, Cagar Alam Gebugan, Kabupaten Semarang, memiliki potensi fauna yang melimpah. Beberapa hewan yang tercatat menghuni kawasan konservasi ini diantaranya adalah beberapa jenis mammalia seperti Kijang (Muntiacus muntjak), Babi Hutan (Sus scrofa), Trenggiling (Manis javanica), Luwak (Lariscus insignis), hingga reptil seperti Ular Sawo. Juga berbagai jenis burung seperti beberapa jenis Alap-alap (Falconidae), Elang (Accipitridae), Raja Udang (Alcedinidae), dan Rangkong (Bucerotidae). Juga burung Prenjak (Prinia subflava), Gelatik Gunung (Padda orryzivora), Dederuk (Streptopelia sp.), Burung Paok Pancawarna (Pitta guajana), dan lainnya.

Cagar Alam atau Nature Sanctuary merupakan salah satu kawasan suaka alam. Cagar Alam memiliki kekhasan tumbuhan, satwa, maupun ekosistemnya. Kawasan tersebut perlu dilindungi dan dijaga agar perkembangannya berlangsung secara alami tanpa campur tangan manusia. Cagar Alam Gebugan, Kabupaten Semarang adalah salah satunya.

Referensi dan gambar :
- BKSDA Jawa Tengah. 2009. Buku Informasi Kawasan Konservasi. Semarang: Balai Konservasi Sumber Daya Jawa Tengah
- ppid.dephut.go.id/berita_foto/browse/163

Baca artikel tentang Cagar Alam dan Kawasan Konservasi lainnya :

Iklan

Tentang alamendah

Panggil saja saya Alamendah, tinggal di Pati, Jawa Tengah, Indonesia. Seorang biasa yang ingin berbagi dengan sobat.
Pos ini dipublikasikan di Indonesia dan tag , , , , , . Tandai permalink.

Tulis Komentar Sobat

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s