Kasuari Kerdil Kasuari Paling Kecil

Kasuari Kerdil (Casuarius bennetti) adalah kasuari paling kecil. Meskipun menyandang gelar kerdil, namun burung asli pulau Papua ini masih cukup raksasa dengan tingi mencapai 1 meter lebih. Kasuari Kerdil tetaplah burung berukuran besar, hanya sedikit lebih kecil jika dibandingkan kedua spesies kasuari lainnya, yaitu Kasuari Gelambir Tunggal (Casuarius unappendiculatus), dan Kasuari Gelambir Ganda (Casuarius casuarius).

Nama latin hewan asli Papua ini adalah Casuarius bennetti Gould, 1858. Dalam bahasa Inggris dikenal sebagai Dwarf Cassowary. Kasuari ini kadang dikenal juga sebagai ‘moruk’ atau Kasuari Gunung.

Diskripsi Fisik dan Perilaku Kasuari Kerdil

Kasuari Kerdil (Casuarius bennetti)

Kasuari Kerdil (Casuarius bennetti) Foto : Tomasz Doroń / ibc.lynxeds.com

Burung Kasuari Kerdil atau Casuarius bennetti dikenali dengan ciri khas pada gelambirnya yang tidak menggantung. Juga bentuk tanduknya yang segitiga dengan bagian belakang pipih. Tinggi tubuhnya mencapai 1,1 meter dengan panjang hingga 150 dan berat badan kasuari dewasa antara 17 – 26 kg. Ukuran ini memang lebih kecil dibandingkan dengan dua spesies kasuari lainnya yaitu Kasuari Gelambir Tunggal dan Kasuari Gelambir Ganda.

Bulu burung Kasuari Kerdil berwarna hitam mengkilat, bahkan lebih kelam dibandingkan dua spesies lainnya. Kulit pada leher berwarna biru cerah dengan bagian samping leher berwarna merah.

Suara burung dari famili Casuariidae ini lebih mirip dengkuran bernada rendah dan dalam. Namun pada saat menyerang atau terancam akan mengeluarkan suara yang keras menyerupai bunyi “mwaaaa!”. Hidup secara soliter, pemalu, dan layaknya burung kasuari lainnya, Sang Jantan akan kebagian tugas untuk menjaga dan mengerami telur.

Makanan burung Kasuari Kerdil adalah buah-buahan yang jatuh di tanah. Buah-buahan tersebut ditelan langsung tanpa merusak bijinya. Biji-biji tersebut kemudian akan dikeluarkan bersama feses (kotoran) sehingga burung Kasuari Kerdil berfungsi sebagai penyebar benih tanaman yang penting di hutan. Di samping itu burung ‘kerdil yang besar’ yang tidak dapat terbang ini memiliki kemampuan berlari cepat mencapai 48 km/jam di hutan lebat, mampu melompat, berenang, dan menendang ke depan dengan kuat.

Habitat, Persebaran, dan Konservasi Kasuari Kerdil

Daerah Sebaran Kasuari Kerdil

Daerah Sebaran Kasuari Kerdil

Burung Kasuari Kerdil atau Dwarf Cassowary mendiami pulau Papua (Indonesia dan Papua Nugini), pulau Seram, pulau Yapen, dan New Britania. Habitatnya adalah daerah hutan pengunungan dan perbukitan hingga dataran rendah.

Jumlah populasi tidak diketahui secara pasti tetapi diduga mengalami penurunan populasi secara pesat. Penurunan populasi tersebut diakibatkan oleh perburuan dan rusaknya habitat. Karena itu oleh IUCN Red List burung Kasuari Kerdil dikategorikan sebagai spesies Near Threatened. Burung Kasuari ini tidak terdaftar dalam Appendix CITES. Di Indonesia, termasuk salah satu burung yang dilindungi berdasarkan PP. Nomor 7 Tahun 1999.

Klasifikasi ilmiah Kasuari Kerdil. Kerajaan: Animalia. Filum: Chordata. Kelas: Aves. Ordo: Struthioniformes. Famili: Casuariidae. Genus: Casuarius. Spesies: Casuarius bennetti.

Referensi dan gambar :

www.birdlife.org/datazone/speciesfactsheet.php?id=5
www.iucnredlist.org/details/22678111/0
www.kutilang.or.id/burung/konservasi/kasuari-kerdil
alamendah.org/2010/04/12/kasuari-burung-paling-berbahaya-di-dunia
gambar : ibc.lynxeds.com, maps.iucnredlist.org

Baca artikel tentang burung dan lingkungan hidup di Indonesia lainnya :

Iklan

Tentang alamendah

Panggil saja saya Alamendah, tinggal di Pati, Jawa Tengah, Indonesia. Seorang biasa yang ingin berbagi dengan sobat.
Pos ini dipublikasikan di burung, satwa dan tag , , , , . Tandai permalink.

3 Balasan ke Kasuari Kerdil Kasuari Paling Kecil

  1. makhluklemah berkata:

    Wow, seperti luwak ya pak memakan biji tapi tak menghancurkannya.

  2. Lidya berkata:

    makanannya irit jadinya ya 🙂

Tulis Komentar Sobat

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s