5 Fakta Keliru tentang Rafflesia

2. Rafflesia tanaman pemakan daging

Oleh sebagian masyarakat rafflesia dianggap sebagai tanaman pemakan serangga layaknya kantong semar. Faktanya, kedua antara rafflesia dan kantong semar (Nepenthes spp.) memang sama-sama mengeluarkan bau untuk menarik serangga.

Bedanya, bau yang dikeluarkan oleh kantong semar ditujukan untuk memikat serangga agar terperangkap untuk kemudian dicerna. Namun pada rafflesia berbeda. Bau tersebut ditujukan untuk menarik perhatian serangga untuk membantu proses penyerbukan.

Dalam satu bunga rafflesia hanya terdiri benang sari atau putik saja. Sehingga agar terjadi penyerbukan antara benang sari dan putik, tumbuhan ini membutuhkan bantuan serangga lalat yang hingga dari satu bunga ke bunga lainnya. Menurut para ahli, keberhasilan pembuahan pada rafflesia sangat kecil lantaran belum tentu terdapat dua bunga rafflesia berbeda kelamin yang mekar bersamaan di tempat yang berdekatan.

 

Rafflesia patma

Rafflesia patma  (foto parasiticplants)

Baca :

Fakta-Fakta Keliru terkait
Rafflesia

Halaman Awal

1. Rafflesia sama dengan bunga bangkai

2. Rafflesia tanaman pemakan daging

3. Rafflesia tumbuh di atas tanah

4. Rafflesia hanya satu jenis saja

5. Rafflesia ditemukan oleh Stamford Raffles

Tentang alamendah

Panggil saja saya Alamendah, tinggal di Pati, Jawa Tengah, Indonesia. Seorang biasa yang ingin berbagi dengan sobat.
Pos ini dipublikasikan di flora dan tag , , , . Tandai permalink.

4 Balasan ke 5 Fakta Keliru tentang Rafflesia

  1. Putri berkata:

    info bagus neh mas

  2. ysalma berkata:

    Saya termasuk yang keliru tentang Raflesia tumbuh diatas tanah,
    ternyata punya inang juga, *duh Biologi belum khatam juga 🙂

  3. Reni anggraini berkata:

    terimakasih atas infonya. ini sangat penting bagi saya yang selaku orang bengkulu. dan saya akan lebih memperkenalkan bengkulu dengan bunga Rafflesia. Doa kan ya

  4. Ayrck berkata:

    Bisa menjadi salah satu bahan referensi.

Tulis Komentar Sobat

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.