Langit Biru merupakan penghargaan untuk kota-kota dengan udara terbersih di Indonesia. Dengan program langit biru yang dibuat Kementerian Negara Lingkungan Hidup ini, kota-kota di Indonesia dinilai berdasarkan kualitas udara perkotaan. Tujuan dari program langit biru adalah untuk mendorong peningkatan kualitas udara perkotaan dari pencemaran udara, terutama yang bersumber dari kendaraan bermotor melalui penerapan transportasi berkelanjutan.
Pemilihan kota-kota dengan kualitas terbaik, sebagai penerima penghargaan Langit Biru, didasarkan pada empat parameter utama dan parameter tambahan. Parameter utama penilaian udara terbersih antara lain manajemen lalu lintas, kualitas bahan bakar, hasil uji emisi kendaraan, dan kualitas udara di jalan raya masing-masing kota. Ditambah dengan upaya pemda setempat dalam mereduksi emisi dan penataan kota, sebagai tambahan parameter penganugerahan penghargaan Langit Biru.
Pada tahun 2011 ini, terdapat 26 kota di seluruh Indonesia yang ikut dinilai kualitas udaranya. Ke-26 kota tersebut dibagi dalam dua kategori yakni kota metropolitan (14 kota) dan kota besar (12 kota). Kota Metropolitan yang dinilai meliputi Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Jakarta Barat, Semarang, Surabaya, Medan, Bandung, Tangerang, Makassar, Depok, Palembang, dan Bekasi. Sedangkan ke-12 kota besar, meliputi Surakarta, Batam, Malang, Balikpapan, Bogor, Yogyakarta, Bandar Lampung, Denpasar, Samarinda, Banjarmasin, Padang dan Pekanbaru.
Setelah melalui penilaian selama Maret-September 2011, Kementerian Negara Lingkungan Hidup kemudian menetapkan 3 kota metropolitan dan 3 kota besar dengan kualitas udara terbaik (paling bersih) yang kemudian menerima penghargaan Langit Biru. Keenam kota tersebut adalah:
Kota Langit Biru Terbaik untuk Kategori Kota Metropolitan, yaitu:
-
Kota Surabaya (dengan nilai kumulatif indeks fisik dan nonfisik 7,21)
-
Kota Medan (nilai 6,72)
-
Kota Jakarta Timur (nilai 6,67)
Kota Langit Biru Terbaik untuk Kategori Kota Besar, yaitu:
-
Kota Surakarta (nilai 8,42)
-
Kota Batam (nilai 8,17)
-
Kota Malang (nilai 7,71)
Kementerian Negara Lingkungan Hidup juga merilis peringkat 10 besar kota dengan udara terbersih secara keseluruhan berdasarkan nilai komulatif indeks fisik dan nonfisik. Dari 26 kota Metropolitan dan Besar, kota dengan kualitas udara terbaik versi Langit Biru berturut-turut adalah Surakarta, Kota Batam, Malang, Surabaya, Bogor, Medan, Jakarta Timur, Bandung, Balikpapan, dan Yogyakarta. Sedangkan tiga kota dengan kualitas udara terjelek disandang oleh Semarang, Bekasi, dan Jakarta Barat.
Nah, kota sobat termasuk yang mendapatkan predikat Kota Langit Biru Terbaik, termasuk dalam 10 kota dengan udara terbersih atau bahkan tergolong 3 kota dengan kualitas udara terjelek?. Apapun itu, keknya, kita semua mempunyai andil di sana.
Referensi dan gambar:
-
sains.kompas.com/read/2011/12/14/14484238/Surabaya.Medan.Jakarta.Timur.Raih.Predikat.Langit.Biru
-
gambar: dokumen Alamendah
Baca artikel tentang lingkungan hidup dan Indonesia:



kota megapolitan ga masuk ya? JAKARTA RAYA
Jakarta dibagi dalam setiap kotip
Bandung masih di bawah jakarta timur ya …
Bandung kan sekarang telah menjadi lautan api….. jadi banyak asapnya. :LOL:
Jujur, saya bangga namun sedikit heran dengan terpilihnya kota Surabaya sebagai Kota dengan udara terbersih. Bagi saya yang sering ke Surabaya merasakan udara di kota Surabaya tidak bersih-bersih banget. Banyak polusi dan sangat panas. Tp klo dibandingkan untuk ukuran metropolitan, ya wajar-wajar saja lah. Saya juga tidak tau penentuan indeksnya bagaimana. cuman menurut yang saya rasakan saja. Malah kalo menurut saya, Malang seharusnya punya indeks yg lebih tinggi dr kota lain, karena malang itu relatif jauh dr polusi kalo menurut saya (Soalnya saya kan domisili di malang he he)
Secara umum Malang lebih baik dari pada Surabaya. Malang diperingkat ketiga sedangkan Surabaya keempat. Tapi setelah dipilah antara kota metropolitas dan kota besar, Malang tetap nomor tiga karena dua kota di atasnya (Surakarta dan Batam) sama-sama kota Besar.
Sedangkan Surabaya melejit ke peringkat pertama dalam kategori kota Metropolitan karena keempat kota di atasnya semuanya bukan kota metropolitan. Kira-kira demikian ‘kronologisnya’.
semarang ga ada 😀
kurang bersih sih.
Semarang ada, kok. salah satu dari tiga kota terburuk udaranya diantara 26 kota yang dinilai. Selamat (?)
JakTim yang terpilih ya? Hmm … kayaknya JakUt susah niy ndapetin penghargaan ini 😀
gpp deh, yang penting Medan masuk hehehe
Sayang banget Bogor nggak menang… kebanyakan angkot sih 😦
Semoga tahun berikutnya bisa menang… dan semoga Cilacap juga masuk nominasi berikutnya, Amin 😀
itu nama penghargaannya cukup bagus dan “menjual”, langit biru, ohhh! jogja ternyata masuk 🙂
nice 🙂
saya senang mengikuti postingan anda
postingan yang menarik .
salam kenal yya dan sempatkan mampir ke
website kami
Horeeee… Surabaya tercintanya Firda Juara I.. hehe.. kota Malang pula.. Kota yang selalu jadi rujukan liburan firda sekeluarga kalo sabtu minggu.. 😀
Kalo sempat mampir comment n follow blog sederhana Fyrdha ya,,,Makasih 🙂
kalau bekasi sama jakarta berat mana ? 🙂
enak kalau lihat langit biru plus udara segar
Wah… baru tau ternyata ada program seperti ini dari kementrian. Sayang sekali ya, kampung saya tidak termasuk sebagai kota besar apalagi kota metropolitan.
Btw, ngomong2 tentang langit biru, saya jadi teringat biruselalu
Wah, sayang ya Jayapura gak ikut 😀
Udara di Jayapura masih bersih sih, soalnya masih jauh dari polusi udara, apalagi pepohonan masih cukup banyak 😀
Btw, Surabaya urutan 1?
Wah, padahal kota industri ya 😀
Wah Malang dapet award…untuk kategori Kota Besar, bangga juga tinggal di Malang
(walau dulu mungkin bisa juara satu, bukan juara tiga)
🙂
kadang saya berpikir mas pemerintah sibuk buat program penanaman 1 juta pohon tapi satu miliar pohon hiiutan telah ditebang tapi diam aja kesan tak ada gregetnya atai tak koordinazi.nggak guna
penghijauan perlu jika ingin mewariskan bumi yang baik pada turiunan kita.