Sertifikat Lingkungan Hidup untuk Hakim

Sertifikat lingkungan hidup untuk hakim mengandung maksud bahwa perkara lingkungan hidup harus diadili hakim lingkungan hidup yang bersertifikat. Tujuannya jelas, agar perkara-perkara lingkungan hidup yang diajukan di pengadilan ditangani oleh hakim-hakim yang berkompeten dan paham tentang lingkungan hidup.

Dan sejak 5 September silam, Mahkamah Agung, berdasarkan Surat Keputusan Ketua Mahkamah Agung Nomor 134/KMA/SK/IX/2011 telah menerbitkan Sertifikasi Hakim Lingkungan.

Selama ini sering kali kasus-kasus berkaitan lingkungan hidup yang disidangkan di pengadilan akhirnya mendapatkan putusan yang kurang berpihak pada lingkungan hidup. Berdasarkan data dari Asisten Deputi Urusan Penegakan Hukum Pidana Lingkungan, Kementerian Lingkungan Hidup, dari tahun 2009 hingga September 2011 telah pengadilan telah memutus 33 kasus tindak pidana lingkungan seperti pelaku kerusakan hutan dan pencemaran lingkungan. Dari 33 kasus tersebut 21 di antaranya diputus bebas, empat penjara, dan 8 hukuman percobaan. Jelas bahwa selama ini putusan pengadilan kurang berpihak pada lingkungan hidup.

Untuk meningkatkan pengawasan dan penindakan terhadap kasus lingkungan, pada 26 Juli silam Menteri Lingkungan Hidup bersama Kapolri Jenderal, dan Jaksa Agung telah menandatangani nota kesepahaman tentang penegakan hukum lingkungan. Mahkamah Agung menindaklanjuti dengan menerbitkan Sertifikasi Hakim Lingkungan melalui Surat Keputusan Ketua Mahkamah Agung No 134/KMA/SK/IX/2011. Dalam surat keputusan MA itu ditegaskan bahwa perkara lingkungan hidup harus diadili oleh hakim lingkungan hidup yang bersertifikat dan diangkat Ketua MA.

Sayang seribu sayang, sampai hari ini belum ada satu pun hakim yang berhasil mendapatkan sertifikat lingkungan hidup dari Ketua MA. Tanyakan kenapa pada siapa?.

Referensi dan gambar:

  • sains.kompas.com/read/2011/10/03/1244135/Belum.Ada.Satu.Pun.Hakim.Bersertifikat.LH.

Baca artikel tentang lingkungan hidup dan Indonesia lainnya:

Iklan

Tentang alamendah

Panggil saja saya Alamendah, tinggal di Pati, Jawa Tengah, Indonesia. Seorang biasa yang ingin berbagi dengan sobat.
Pos ini dipublikasikan di lingkungan hidup dan tag , , , . Tandai permalink.

35 Balasan ke Sertifikat Lingkungan Hidup untuk Hakim

  1. Muhamad Rahmat berkata:

    memang itu harus ditangani sama orang yang lebih mengerti di bidangnya, hakimnya jangan cuma mengerti hukum tapi ilmu lain yang berkaitan dengan kasus yang dihadapinya. :mrgreen:

  2. Ejawantah's Blog berkata:

    Makanya mas bila masalah hukum selalu dikesampingkan berkepihakkan terhadap lingkungan, maka yang memiliki lingkunganlah yang akan memberlakukan hukum Nya.

    Sukses selalu
    Salam
    Ejawantah’s Blog

  3. guru rusydi berkata:

    artinya belum ada hakim yg berpihak pada lingkungan. nahas sekali. emang sulit apa dapetinnya

  4. Ping balik: Barbie dan Ken Stop Kertas Dari Hutan Indonesia | Alamendah's Blog

Tulis Komentar Sobat

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s