Pulau Kelor Akan Tenggelam

Pulau Kelor akan tenggelam 45 tahun lagi. Prediksi National Geografic Indonesia tentang akan tenggelamnya pulau kelor membuatku tertarik untuk mengenali pulau kecil yang terdapat di gugusan kepulauan seribu itu. Meski belum sekalipun saya menginjakkan kaki di pulau Kelor.

Prediksi tentang pulau Kelor yang akan tenggelam dalam waktu 45 tahun ke depan didasarkan atas data UPT Taman Arkeologi Onrust yang mengungkap bahwa pada tahun 1980-an Pulau Kelor memiliki luas sekitar 1,5 ha namun kini luasnya tidak mencapai 1 ha.

Menyempitnya luas pulau kelor yang mengakibatkannya terancam tenggelam dan musnah diakibatkan oleh abrasi yang mengikis pulau tersebut. Apalagi dengan kecendurungan naiknya permukaan air laut sebagai akibat pemanasan global.

Pulau Kelor

Pulau Kelor dengan bentengnya tampak dari laut

Mengenal Pulau Kelor. Pulau Kelor adalah sebuah pulau kecil nan eksotis yang terdapat pada gugusan Kepulauan Seribu tepatnya pada titik koordinat 6° 6′ 0″ LS 106° 45′ 0″ BT. Secara administratif pulau Kelor termasuk dalam wilayah Kabupaten Administratif Kepulauan Seribu provinsi DKI Jakarta. Letaknya berdekatan dengan Pulau Onrust dan Pulau Bidadari dan hanya berjarak 1,8 km dari Pantai Ancol.

Di pulau yang dahulu dikenal dengan nama Pulau Kherkof ini terdapat peninggalan Belanda berupa galangan kapal dan benteng yang dibangun VOC untuk menghadapi serangan Portugis di abad ke 17. Dengan benteng ini, pulau Kelor terlihat lebih mirip sebuah cerobong asap di tengah laut. Namanya diambil dari nama daun kelor, tumbuhan dengan nama latin Moringa oleifera.

Pulau kelor yang tak dihuni manusia ini juga menyimpan cerita-cerita mistik terutama tentang keberadaan kucing-kucing yang menghuni pulau itu.

Sayangnya, akibat abrasi dan pemanasan global, 45 tahun mendatang mungkin kita tidak lagi menjumpai keeksotisan pulau Kelor. Bahkan mungkin tidak hanya pulau Kelor saja. Banyak pulau-pulau kecil Indonesia yang terancam hilang bukan lantaran direbut dan dikuasai oleh negara tetangga namun musnah lantaran abrasi, penambangan pasir, naiknya permukaan air laut serta kerusakan alam lainnya.

Ide, Referensi, dan Gambar:

  • nationalgeographic.co.id/lihat/foto/281/kelor-terancam (Ide tulisan dan referensi)
  • id.wikipedia.org/wiki/Pulau_Kelor (Referensi dan gambar)
  • kepulauanseribu.multiply.com/journal/item/32 (Referensi)
  • id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Martello.jpg (Gambar Pulau Kelor)

Baca artikel tentang Indonesia dan alam lainnya:

avatar Tidak diketahui

About alamendah

Panggil saja saya Alamendah, tinggal di Pati, Jawa Tengah, Indonesia. Seorang biasa yang ingin berbagi dengan sobat.
Pos ini dipublikasikan di Indonesia, kerusakan alam dan tag , , , , , . Tandai permalink.

39 Responses to Pulau Kelor Akan Tenggelam

  1. avatar Bang Iwan Bang Iwan berkata:

    Pulau kelor yang indah,…. sayang sekali kalau harus tenggelam.
    Selamat pagi Kang.

  2. avatar TuSuda TuSuda berkata:

    jadi upaya penanggulangan abrasi pantai pada pulau-pulau kecil perlu ditingkatkan lagi.
    SALAM… 8)

  3. avatar Sawali Tuhusetya Sawali Tuhusetya berkata:

    sungguh disayangkan juga ya kalau sampai harus tenggelam. ini makin memperpanjang daftar pulau yang hilang dari pangkuan ibu pertiwi. ternyata bukan jadi incaran negeri jiran. alam pun ternyata juga bisa mengubah segalanya.

  4. avatar ikariesta bundamahes berkata:

    jangan tenggelam doooooooonk! Pliiis… 😥

    *OOT : pulau Kelor banyak tanaman kelor-nya kah?! 😎

  5. avatar Mabruri Sirampog Mabruri Sirampog berkata:

    lagi-lagi karena ulah manusianya…
    mumpung prediksinya masih jauh,,, mudah2an bisa ditanggulangi…

    salaam

  6. avatar Ikkyu_san Ikkyu_san berkata:

    Ternyata memang namanya diambil dari nama tanaman Kelor ya?
    Tidak heran kalau pulau Kelor akan tenggelam, wong 100 th lagi MUNGKIN Jakarta juga akan tenggelam kan? (Berdasarkan sebuah penelitian dr ITB yg saya baca dlm bhs jepang)

    EM

  7. avatar Pencerah Pencerah berkata:

    kapan ya singapura ikut tenggelam 🙂

  8. avatar Cakrawala D-094 berkata:

    Sungguh sangat disayangkan. Pulau yang sangat dekat dengan ibukota, namun dibiarkan merana. Tak terbayangkan bagaimana nasib pulau-pulau kecil nun jauh di pelosok Nusantara…

  9. avatar winterwing winterwing berkata:

    kecil sekali ya tuh pulau?
    kenapa bisa tenggelam?

  10. avatar Trisna Manggala Yudha Triiz berkata:

    ya ampun, pulaiu di indonesia sekarang ga cuma di ambil oleh negara asing tapi juga ada yg akan hilang di telan bumi, pertanda apakah ini 😦

  11. avatar igjepara igjepara berkata:

    mumpung belum tenggelam kita harus berduyung-duyung kesana gan. nanti nyesel lagi kalo engga bisa liat pulau,y kan sayang.. pulau indah begini masa dibiarin terbengkalai.

  12. avatar vizon vizon berkata:

    Sayang juga ya kalau tenggelam.. Tapi mau diapakan lagi, lha itu sudah jadi fenomena alam.. Namun setidaknya, sebelum pulau itu benar-benar hilang, ada baiknya kita berkunjung ke sana ya… 🙂

  13. avatar giewahyudi giewahyudi berkata:

    Saya pernah melihat Pulau Kelor ketika perjalanan ke Pulau Tidung.

  14. avatar mascayo mascayo berkata:

    Baca judulnya jadi penasaran,
    jadi kapan kita kopdar di pulau kelor? 🙂

  15. avatar ceritabudi ceritabudi berkata:

    Saya jadi malu sendiri, karena tidak pernah tahu tentang pulau ini, terima kasih mas informasinya, semoga pihak pemerintah segera mendapatkan solusi terbaik untuk menjaga pulau ini

Tinggalkan Balasan ke Sawali Tuhusetya Batalkan balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.