Pulusan, Babi Batang, Hog Badger, atau Arctonyx collaris, keempat nama itu pasti terasa asing. Padahal itu adalah nama spesies hewan langka dan dilindungi. Binatang ini di Indonesia dinamai Pulusan atau Babi Batang. Sedang di Inggris dikenal sebagai Hog Badger. Dan dalam bahasa latin disebut Arctonyx collaris.
Namun meskipun termasuk hewan yang dilindungi di Indonesia, sejujurnya saya dan sebagian orang Indonesia lainnya pasti merasa asing dengan nama Pulusan, Babi Batang, Hog Badger atau Arctonyx collaris. Apalagi wujudnya.
Saya coba mengetikkan kata ‘Pulusan’ di google, ternyata hanya terindeks 14 ribu artikel. Itupun kebanyakan tidak nyambung dengan hewan ini. Apalagi ketika mencari dengan keyword ‘Babi Batang’. Pencarian baru menemukan hasil yang lumayan ketika menggunakan keyword ‘Hog Badger‘ dan ‘Arctonyx collaris‘, meskipun rata-rata merupakan site luar negeri.
Diskripsi, Ciri, dan Perilaku. Pulusan, Babi Batang, Hog Badger, atau Arctonyx collaris mempunyai ciri bentuk tubuh yang mirip Luwak (Musang) dan moncong yang menyerupai Babi. Mungkin lantaran itu, Pulusan disebut juga sebagai Babi Batang dan Hog Badger atau Luwak Babi.
Pulusan merupakan mamalia yang hidup di tanah. Panjang tubuhnya 55-70 cm dengan berat sekitar 7-14 kg. Hewan ini mempunyai ekor sepanjang 12-17 cm. Tubuhnya ditumbuhi bulu berwarna kekuningan hingg abu-abu. Sedangkan pada kaki dan perut mempunyai bulu berwarna hitam. Bulu di kepala cenderung lebih terang hingga keputihan dengan garis-garis hitam memanjang disekitar mata, hidung hingga telinga.
Tidak banyak yang bisa diungkap dari perilaku Pulusan (Arctonyx collaris). Hewan yang dilindungi ini merupakan binatang nokturnal yang melakukan aktifitas di malam hari. Selain itu, Pulusan merupakan binatang omnivora yang memakan mamalia kecil, cacing, serangga, buah-buahan, umbi, dan akar.
Persebaran dan Habitat. Pulusan atau Hog Badger mempunyai daerah persebaran yang luas. Binatang ini dapat dijumpai di kawasan Asia Tenggara mulai dari Bhutan, Kamboja, China, India (Assam), Indonesia (Sumatera), Laos, Mongolia, Myanmar, Thailand, dan Vietnam. Di Indonesia, Pulusan hanya dapat dijumpai di pulau Sumatera.
Habitat yang disukai Pulusan adalah daerah hutan tropis dataran rendah hingga ketinggian 3.500 meter dpl. Tipe habitat beraneka ragam mulai dari hutan primer, padang rumput hingga daerah pertanian. Di Indonesia, bintang ini hanya ditemukan di pulau Sumatera. Salah satu daerah yang menjadi habitat Pulusan adalah di Gunung Leuser, Aceh.
Peran bagi Ekosistem dan Manusia. Peran Pulusan bagi ekosistem maupun manusia belum banyak yang diketahui. Diperkirakan kebiasaan menggali tanah ketika mencari cacing berkontribusi pada aerasi tanah dan liang bekas galian dapat ditempati oleh hewan-hewan lain.
Populasi dan Konservasi. Populasi Pulusan (Arctonyx collaris) tidak diketahui dengan pasti meskipun diduga mengalami penurunan dari tahun ke tahun akibat rusaknya hutan sebagai habitat mereka. Karena itu, spesies ini oleh IUCN Redlist dimasukkan dalam status konservasi Near Threatened (Hampir Terancam) sejak 2008 setelah sebelumnya (1996) berstatuskan Least Concern (Resiko Rendah).
Di Indonesia, Pulusan merupakan salah satu fauna yang dilindungi dan terdaftar dalam lampiran Peraturan Pemerintah No 7 Tahun 1999 tentang Pengawetan Jenis Tumbuhan dan Satwa.
Dan semoga binatang yang mirip Luwak dengan moncong Babi ini tetap terjaga kelestariannya. Meskipun tidak banyak yang mengenal binatang bernama Pulusan, Babi Batang, Hog Badger, atau Arctonyx collaris ini.
Klasifikasi ilmiah: Kerajaan: Animalia; Filum: Chordata; Kelas: Mammalia; Order: Carnivora; Famili: Mustelidae; Genus: Arctonyx; Spesies: Arctonyx collaris.
Referensi dan gambar:
-
animaldiversity.ummz.umich.edu/site/accounts/information/Arctonyx_collaris.html
Baca artikel tentang alam lainnya:





Kayaknya kalau dipelihara lucu mas… 😀
Tapi semoga nggak punah
masih lucu Tiger. 🙄
TIGER, Tinggi Gering.
Tinggi Gering? hehe lucu..istilah anyar maneh iki Mas;
Ayoooo…. siapa yang masuk golongan TIGER?
😆
lha kok ngaku dewe (lmao)
kalo dipiara ngabisin biaya mas 😀
sumpah belum pernah liat… 😀
Padahal biasa blusukkan di hutan…
😆 😆
Ping-balik: Tweets that mention Pulusan, Babi Batang, Hog Badger, atau Arctonyx collaris | Alamendah's Blog -- Topsy.com
Baru dengar saya, wah kayak yang pemakan semut itu lo
lucu makanannya apa ya itu
Lha, diartikel disebutkan, kok.
makasih baru kulihat
ah…,saya kok malah baru tahu kalo di indo ada hewan yang kayak begituan. 🙂
padahal pendaki 😆
sama dong, baru tau juga ni 😀
nocturnal tuh keluarnya cuma malam hari ya pak
Ya, Pak.
Ping-balik: Satwa Indonesia yang Dilindungi | Alamendah's Blog
Ingin rasanya melihat langsung binatang2 eksotis Indonesia model begini. Apa ada di kebun binatang or taman safari ya.
di kudus juga ada kebon binatang, tp kurang lengkap (baca: ga lengkap) 😀
sama aja 😆
Suka liat tampangnya,,, 🙂
Semoga terjaga lestari.
Sebenarnya emang imut juga, Bu.
mas ada kaos buat anda yang senang pada lingkungan. hhe
Blogger Go Green mas. 45 ribu aja kok haha
Dapat dilihat di http://cahyanugraha.wordpress.com/2011/02/20/kaos-blogger-go-green-for-sale/
Ada diskon, gak?
hehehehe
kalau saya hanya tahu nama bai itu y babi saja, belum pernah tahu nama jenis2 babinya, kalau ini babi yang di lindungi kenapa banyak perburuan ? misalnya acara di tv itu kan ada memburu babi
Yang ini sebenarnya beda jauh dengan babi. Menyandang nama babi hanya lantaran mempunyai moncong yang mirip babi
kalo di daerah saya banyk tuh babi utan yang beratnya mencapai 50kg juga ada gan…
dulu pernah ada babi masuk desa di tempat saya karena habitat mereka dirusak
Jangankan Babi, Harimau dan gajah saja banyak yang masuk ke pemukiman. Ini semua gara-garanya satu; habitat mereka diserobot manusia.
sekilas mirip musang juga ya…