Earth Hour kali ini memberikan pengalaman tersendiri buat saya. Kalau pada pelaksanaan Earth Hour tahun lalu saya hanya berhasil mematikan sebagian peralatan listrik di rumah saya dalam Earth Hour 2010 ini, alhamdulillah saya berhasil mematikan seluruh peralatan listrik bahkan termasuk hape jadul saya. Sayang, saya tidak berhasil mematikan obat nyamuk elektrik karena begitu peralatan listrik itu saya matikan, sepasukan nyamuk langsung menyerbu. Akhirnya saya menghidupkannya lagi.
Provokator Earth Hour. Selain berpartisipasi dengan mematikan sejumlah peralatan listrik termasuk lampu, saya juga berusaha untuk mempengaruhi orang-orang lain untuk ikut serta berpartisipasi dalam Earth Hour 2010 ini.
Media pertama yang saya manfaatkan adalah blog kesayangan saya ini, Alamendah’s Blog. Sejak 23 Maret silam saya memajang sebuah banner di sidebar sebelah atas. Kemudian giliran pada 24 Maret 2010 saya mempublish sebuah artikel berjudul “Earth Hour 2010, Matikan Listrik Satu Jam” dengan harapan akan banyak orang yang bisa terinspirasi dari artikel tersebut. Rupanya Google merestui, artikel tentang Earth Hour tersebut menduduki posisi spektakuler; urutan keempat dari 109 juta artikel.
Tidak hanya itu, sebagai bentuk partisipasi sejak siang hari ketka berkesempatan blog walking saya senantiasa menambahkan seruan untuk ikut berpartisipasi pelaksanaan Earth Hour;
Jangan lupa untuk ikut ambil bagian dalam “Earth Hour” malam ini. Cukup mematikan lampu dan peralatan listrik (termasuk BERHENTI NGEBLOG) selama 1 jam mulai pukul 20.30. Mari; ubah dunia dalam satu jam
Kepada sobat-sobat yang ketiban komentar copy paste tersebut dimohon untuk ikhlas.
Belum puas, giliran status facebook saya di www.facebook.com/alamendah yang saya pasangi status serupa. Sayapun tidak segan-segan untuk menyisipkan ajakan untuk ikut berpartisipasi dalam setiap komentar atas status teman-teman saya. Untuk itu juga saya mohon kerelaan sobat-sobat.
Selain di dunia online, ajakan untuk berpartisipasi dalam Earth Hour juga saya sisipkan pada akhir setiap sms yang saya kirimkan hari ini.
Partisipasi Dalam Earth Hour 2010. Akhirnya ketika pukul menunjukkan waktu 20.30, kami sekeluarga mulai mematikan semua peralatan listrik yang saya punyai. Lampu, kipas angin, kulkas, magic jar, dan komputer. Tepat pukul 20.31, semua sukses dimatikan dan menyalakan sebatang lilin di ruang keluarga sambil bercerita tentang nostalgia masa kecil saya ketika desa saya ini belum terjamah listrik.
Cuman satu, ketika giliran obat nyamuk elektrik dimatikan, sepasukan nyamuk langsung menyerbu lengkap dengan suara khasnya. Saya yang kebetulan mengenakan sarung segera berlindung dengan menekuk kedua lutut saya. Ibu saya sibuk memutar-mutar kedua tangannya mirip pendekar saolin. Namun semua pertahanan itu jebol dan akhirnya obat nyamuk elektrik itupun musti dihidupkan lagi. Andai saja saya mananam Zodia.
Alhamdulillah bisa menjadi bagian dari 4000 kota di 125 negara dan 1274 ikon dunia yang ikut serta berpartisipasi dalam Earth Hour tahun 2010 ini. Dan memberikan sedikit kepedulian kepada bumi. Bagimana dengan pengalaman sobat saat berpartisipasi dalam Earth Hour 2010 ini, bisa berbagi? Di sini boleh atau silahkan kirim ke Earth Hour Indoneisia melalui email: earthhourindonesia@gmail.com
Baca Juga:



ikutan nulis posting pengalaman earth hour ah 😀
kalau di daerah saya PLN mematikan lampu seluruh kota apa ga keren tuh 😀
sukses…
saya gak ngeblog pada jam tersebut. kebetulan sekeluarga juga lagi gak berada di rumah sejak sore jadi rumah dalam kondisi off
kemarin malam juga bunda ikutan , biarpun tadnyai ada niatan mau nonton indonesian idol,
terpaksa dibatalkan, toh hanya 1 jam saja, gak lama.
siapa tau kalau memang dilakukan berjamaah, hasilnya akan tampak ya Mas Alam.
salam
Mungkin jika PLN diajak kerjasama lebih manyeluruh ya…
Cuma hari itu ada yang mengadakan resepsi pernikahan….
saya ikutan! hhehehehe… lumayan satu jam di Monas *sombong dikit* 😛
kemarin ketiduran jadi ga sempet 😦
salam kenal.
penting tuh earth hour, setidaknya bisa meminimalisir pihak PLN dalam persediaan tegangan listrik yang memang sangat minim dikarenakan mahalnya biaya produksi listrik. oleh karena itu satu-satu cara saat ini bagi kita ya penghematan.
link sudah kami pasang, link balik kami tunggu mas. kami blog berpagerank 3.
terimakasih
dijakarta ,disekitar monumen nasional biasanya seperti siang hari lampunya malam minggu kemarin malah gelap gulita ,wah yang lagi jalan berduaan sama pacar rejeki tuh kalau nggak takut dosa.
Semalam pas mendekati 20.30 hampir kebablasan karena masih sempat Online dan blogwalkng, kira2 kurang 5 menit atau 20.25 buru2 matiin lampu dll terus kabur ninggalin rumah heeeeee ….. pulang jam 24.00 posting ttg Google, Sergey Brin dan Larry Page jam 00.30 Nonton Liga Inggris terus tidur dech heeeee …
wah selamat yaaaaa ….. sukses acaranya dan postingannya ttg Earth Hour
saya matikan lampu sejak jam 20.00 langsung tidur sampai jam 2.00 pagi baru bangun lagi trus online, hebat ga? 🙂
met hari minggu.
kalo untuk mematikan peralatan listrik miniman 1 jam…. dikotaku dah sering dilakukan
jauh hari sebelum “Earth Hour”,
PLN dah sering melalukan pemadaman.. .. bahkan lebih dari satu jam
pa dalam rangka memperingati “Earth Hour” … he.. he.. he
klo kutu terpaksa gak bisa matiin apa2 kang, wong lagi di kereta Bogor-Jakarta, tapi tetep mendoakan dan berusaha deh, untuk Dunia yang lebih baik …
Hopefully …
wah..sayang sekali saya tidak bisa ikut berpartisipasi karena malam tadi saya lagi ga dikosan…