Bagai Badak Terperangkap Final Battle of Komeng

Bagai Badak, Alamendah terperangkap final battle of komeng. Padahal Alamendah terbiasa di hutan bercengkerama dengan aneka satwa langka, satwa Indonesia yang dilindungi dari kepunahan, aneka tumbuhan unik dan langka semacam bunga Rafflesia, 30 Oktober kemarin terperangkap dalam duel perebutan Top Komentator (Final Battle of Komeng) di Blognya Sang Raja Komentator Blog, Kang Boed.

Pertarungan untuk menjadi raja komeng berlangsung dengan sangat ketat. Para kontestan silih berganti saling menyalip. Hingga 7 jam menjelang batas akhir, Saya sempat terlempar ke posisi keempat. Saya memang tidak berani mengandalkan bantuan para satwa langka, termasuk Badak Jawa sekalipun, karena mereka sendiri sedang berjuang keras keluar dari bahaya kepunahan akibat perburuan liar dan rusaknya habitat akibat kebakaran hutan dan pembalakan hutan.

Namun menjelang 3 jam terakhir bagai Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae), saya mengamuk hingga mampu menguasai posisi puncak Top Komentator menggantikan Kang Dadang. Namun Kang Zipoer dengan Batavusqu-nya tanpak tidak rela. Perlahan dengan pasti Kang Zipoer dengan tarian kupu-kupu, merangsek naik mengungguli lawannya satu persatu. Akhirnya 30 menit sebelum berakhirnya kompetisi, Badak Jawa pun pingsan!.

Akhirnya saya kalah telak dari Kang Zipoer dalam Final Battle of Komeng yang sengaja diselenggarakan Kang Boed sehari sebelum berakhirnya bulan Oktober. Skor akhirnya seperti ini:

  1. Batavusqu Batavusqu (783)
  2. alamendah alamendah (729)
  3. dedekusn dedekusn (640)
  4. Dangstars Dangstars (510)

Selamat buat Kang Zipoer Batavusqu yang menjadi Top Komentator. Selamat juga kepada Kang Dedekusn dan Kang Dadang Dangstars yang dengan semangat Badak Jawa (Rhinoceros sondaicus) tetap berjuang akhirnya dapat menggondol cindera mata dari Kang Boed.

(Sekalian) Ucapan terima kasih juga saya sampaikan kepada blogger senior mulai dari Pakde Cholik, Guskar dan KangBoed yang telah ikhlas memberikan beberapa buku sebagai cindera mata kepada saya selama bulan Oktober silam. Kado yang sangat indah melebihi pesona Merak Hijau (Pavu muticus) apalagi seekor Badak Jawa yang suka berkubang.

Terima kasih juga buat Alexa Traffic Rank yang semakin seksi di angka 149.982 dan Page Rank Google yang bertambah satu tingkat dari PR 3 menjadi PR 4 di akhir bulan Oktober.

Baca Juga:

Anda dapat melihat daftar seluruh tulisan di: Daftar Catatan

Iklan

Tentang alamendah

Panggil saja saya Alamendah, tinggal di Pati, Jawa Tengah, Indonesia. Seorang biasa yang ingin berbagi dengan sobat.
Pos ini dipublikasikan di Sahabat dan tag , , , , , , , , . Tandai permalink.

132 Balasan ke Bagai Badak Terperangkap Final Battle of Komeng

  1. dedekusn berkata:

    HIJAU ALAMKU, !!!!
    PISSSSSSSSSSSSSS….
    DAMAIIIII SELALUUUU…..
    LINDUNGI SELALU!

    PISSSSSSSSSSSSSSSSSS

  2. dedekusn berkata:

    PISSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSS…..
    PAGIIIIIIIIIIIIIIIII…
    SEGERRRRRRRRRRRRRRR…
    HIJAUUUUUUUUUUUUUUUU……

    PISSSSSSSS, BOLEH KAN?

  3. bundadontworry berkata:

    selamat ya Mas Alam, telah mendapatkan cendera mata dr Kangboed.
    Salam.

  4. Ria berkata:

    jadi kapan alamendah mo ngadain kontes begini dan berhadiah buku juga 😀

    klo iya kasih tau dari jauh hari biar aku ikutan…hehehehehe

  5. likul berkata:

    y emang berat boz law mau enak…………….!!!!!!!!!!!

  6. Ping balik: Penangkaran Badak Jawa di Gunung Honje | Alamendah's Blog

Tulis Komentar Sobat

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s