Berapakah jumlah pulau di Indonesia?. Sebuah pertanyaan singkat yang dikemukakan oleh seorang siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI, setingkat SD) di desa saya kepada gurunya. Sang guru muda, bingung. Berapa jumlah pulau di Indonesia?, ucapnya di dalam hati mengulangi pertanyaan dari muridnya. Akhirnya ia menjawab; lebih dari 17 ribu pulau. “17.500, Pak?” tanya sang murid kembali. “Ya sekitar itu, anak-anak. Saya belum mengetahui jumlah yang pasti. Nanti saya carikan”.
Demikian kira-kira cerita sang guru muda ketika berkunjung ke rumahku, pagi tadi. Ia sudah membolak-balik buku paket pelajaran untuk mengetahui jumlah pasti pulau di Indonesia. Namun tidak satupun yang menyebutkan angka dengan pasti. Satu buku mengatakan “sekitar 17.000 pulau” dan pada buku yang lainnya tertulis “lebih dari 17.000 pulau”. “Tolong saya dicarikan data yang valid tentang jumlah pulau di Indonesia. Mungkin di internet ada”, ucapnya kemudian mengakhiri ceritanya.
Berhubung saya mempunyai janji di luar rumah, teman saya yang guru itu saya silahkan untuk browsing sendiri. Silahkan gunakan jaringan internet yang lelet ini sepuasnya, ujarku sambil berpamitan pergi.
Sore harinya, saya kembali terusik dengan pertanyaan tentang jumlah pulau tersebut. Untung sang guru muda ini meng-copy-paste sejumlah data yang diperolehnya dalam format microsoft office. Namun justru inilah yang membuatku tercengang. Ternyata sampai saat ini Indonesia belum memiliki data yang pasti tentang jumlah pulau yang dipunyainya.
Mungkin lantaran ini salah satu negara tetangga kita sangat getol mengutak-atik pulau-pulau di wilayah NKRI semisal Pulau Jemur maupun Sipadan dan Ligitan. Juga beberapa orang asing yang sangat bernafsu untuk membeli pulau-pulau kecil Indonesia semisal 3 pulau di Mentawai, Pulau Panjang dan Meriam besar di Sumbawa dan berbagai pulau lainnya.
Berikut ini data-data yang diperoleh guru muda tersebut yang saya tulis ulang setelah terlebih dulu menelusuri berbagai situs melalui riwayat penjelajahan yang ditinggalkan oleh temanku itu.
- Pada periode antara tahun 1968-1987, pemerintah Indonesia mengklaim memiliki 13.667 pulau.
- Tahun 1972 LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia) mempublikasikan sebanyak 6.127 nama pulau di Indonesia tanpa menyebutkan jumlah pulau secara keseluruhan.
- Tahun 1987, Pusat Survey dan Pemetaan ABRI (Passurta) menyatakan bahwa jumlah pulau di Indonesia adalah 17.508. 5.707 pulau diantaranya telah memiliki nama.
- Tahun 1992, Badan Kordinasi Survei dan Pemetaan Nasional (Bakosurtanal) menerbitkan Gazetteer Nama-nama Pulau dan Kepulauan Indonesia yang mencatat sebanyak 6.489 pulau yang bernama.
- Tahun 2002, Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan), berdasarkan citra satelit menyatakan bahwa jumlah pulau di Indonesia adalah 18.306 buah.
- Tahun 2003, Kementerian Riset dan Teknologi mempublikasikan bahwa pulau di Indonesia mencapai 18.110 pulau. Data ini diperoleh melalui citra satelit dengan perbandingan 1 banding 100 ribu.
- Tahun 2004, Departemen Dalam Negeri Republik Indonesia, giliran merilis data yang menyebutkan bahwa jumlah pulau di Indonesia adalah 17.504 buah. 7.870 diantaranya telah memiliki nama sedangkan sisanya, sebanyak 9.634 pulau belum memiliki nama.
- Agustus 2009, Kementerian Kelautan dan Perikanan, melalui menterinya, Freddy Numberi, mengatakan bahwa pulau di Indonesia berjumlah 17.480 pulau. Dari jumlah tersebut baru 4.891 pulau yang telah diberi nama dan didaftarkan ke Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB). Sisanya baru akan diberi nama dan didaftarkan ke PBB pada tahun 2012.
Data terakhir yang disampaikan oleh Menteri Kelautan dan Perikanan, Feddy Numberi, inipun diyakini masih akan mengalami penyusutan. Jumlah tersebut baru berupa estimasi dengan mempergunakan satelit. Penggunaan satelit diyakini kurang akurat karena bisa saja vegetasi mangrove yang tetangkap satelit teridentifikasi sebagai pulau.
Simpang siur jumlah pulau di Indonesia ini tidak terlepas dari lembaga yang memiliki otoritas dalam penetapan nama-nama geografis (National Authority On Geographical Names) di Indonesia yang baru dibentuk oleh Departemen Kelautan dan Perikanan bekerjasama dengan Departemen Dalam Negeri dan Bakosurtanal pada tahun 2005. Padahal lembaga semacam ini telah diamanatkan dalam resolusi PBB Nomor 4 tahun 1967. Ini kalah jauh dengan Singapura dan Malaysia yang telah memiliki lembaga sejenis sejak lama.
Kita tunggu saja kinerja dari Departemen Kelautan dan Perikanan dalam menginventarisir dan melakukan penamaan pulau-pulau di Indonesia. Agar, temen saya yang seorang guru muda mampu memberikan jawaban yang pasti jika kelak ada muridnya yang bertanya, berapakah jumlah pasti pulau di Indonesia.
Referensi: http://www.coremap.or.id; khatulistiwa.info; http://www.kabarindonesia.com; http://www.indonesia.go.id; Gambar: http://www.geocities.com/aguswandha/Pulobyk.jpg
Baca Juga:
- 3 Pulau Indonesia Dijual
- Pulau Jemur Milik Indonesia Bukan Malaysia
- Kanguru Indonesia Di Papua
- Satwa Indonesia yang Dilindungi
- Rekor Alam Indonesia
- Jadikan Pulau Komodo Sebagai 7 Keajaiban Dunia
Anda dapat melihat daftar seluruh tulisan Alamendah’s Blog di: Daftar Catatan




Belom yang diklaim ma negara tetangga ya bang?
kemana-mana kita selalu berdua ya kang………….
bertiga hehehhe
bertiga dong… kan Sarimin ikut… 🙂
hehehehe ada sarimiiiiiiiiiiiiiiiin
numpang kelimaxx pake pertamaxx, perih perih dah!!!!
wh kenapa pemerintah enggak bikin petani Pulau aja ya A.K.A..pendanaan untuk para pengangguran agar mengelola pulau-pulai kecil diseluruh indonesia secara berkala……Toh dari pada mereka blom ada kerjaan yang pasti dan di kota juga udah mulai…sumpek dengan keserakahan manusia……nice for share kawan…..
INDONESIA JAYA
Dasir ngikut kesini ya…
Yo mas 😆 takjawapane
🙄
mbuuuuh da wruh
ya ya ya ya ya
hayuk…dah siap trus mo kemana….?
Kayanya disini tepat nih buat nyempil sambil ngupil
Kebanyakan pulau, ngurusinya bingung. Sependapat dengan komennya wh.
Salam!
biar gak bingung apa perlu disewakan kepada negara asing aja, ya?
Ho’o yo kenek 😆
di jual aja yaaaaaaaaaa waaaakakakakakak
1 pulau satu keluarga miskin di indonesia juga boleh. hehe
gak usah disewain ke negara asing, saya juga mau kok
nanti klo ngikut saiia jadi tambah bingung loh Mas Mursyid
Wong saiia suka bingung n bikin orang bingung dengan kebingungan saiia halah mbulet ngene jadinya
weeeeekeekekekekkekek mas Mursyd yaaaa
sependapat juga, tapi? harusnya ga bingung
Masak Bang Alam juga nggak bisa njawab? Gampang tuh mas. Jawapen 17777, nek salah kon mbenerke dhewe karo sing ura percoyo 😆
salah kurangi tiga yang baru di jual kemaren yaaaaaaaaa
terus yang di umpetin koruptor ada 7, berarti kurang 10 ha ha ha
salah bukan 10 tapi 15, kan saya juga ngumpetin 2, kangboed 5 jadi jumlahnya 15, wakakakakak
masa sih 10 +2 + 5 = 15 …. kok jadi ngaco bgono yah ….
ralat aja deh kangboed bukan ngumpetin 5 tapi 3 jumlah jadi 15. maaf kangboed lupa perasaan kangboed teh bgumpetin 5 padahal 2 yah ?
pak iku kan taon 2004 kalau sekarang kan masih disilidiki lagi,,,
@Wandi thok:
Saya sih ngikut aja
@dasir:
Data terbaru dirilis DKP 26 Agustus 2009.
waaaakaaakakakakak bang alam serius amet.. si amet aja lagi nyantai
kang alam sudah ga ada yang akan di jawab…dasir kembali saja kerumah ya…?matur nuwun…asssalamu’alaikum…
monggo mas dasir silahkan
pertama..
trimakasih atas knjungannya.
mdh2an ga ada pulau lg yang d klaim tetangga kita yaa..
di klaim enda di jual iya sama saja yaaaaaaaaaa
__kang alam met sahur dan berpuasa yang ke16…
__kalau2 pemerintah tegas sama hukum aja, pasti pencurinya gak berani datang…__
__brisahurr dulu..matur nuhunn kang…assalamualaikuum__
sahuuuuuuuuuuuuuuuurrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrr
wah yang penting g hilang aja he he
Kenapa jumlahnya belum pasti apa karena bertelor atay tenggelam…
Atau terjual…
Bla..bla.bla..
weeeeekeekekekekekek habis di makan setan kang hahahaha
Berarti ,Indonesia negara besar dan kaya raya..
Saking banyaknya pulau ,sampe tak terhitung lagi..
hehehehe baru tahu yaaaaaaaa
wah informasi bagus nih…ternyata masih banyak “anak” dalam “keluarga Indonesia” yg belum diberi nama, bahkan jumlahnya pun gak tahu berapa…wajarlah kalau negeri lain ngebet pengen memilikinya…top info mas’e
kang alam tea pikiraneun
Negara ini aneh..jumlah pulaunya sendiri aja ga tahu, pantesan aja satu persatu hilang diklaim negara lain..
memang ruaaaaaaaarrrr biasa biar gampang jualinnya
menunjukan pihak2 yang terkait dalam hal ini memang tidak siap. berarti ada lowongan neeh pak untuk pekerjaan seperti mencatat pulau . mensurvei pulau2 di indonesia.Selamat pagi
sedemikian banyaknya pulau2 di Indonesia, sampai2 banyak yg tak terdaftar dr pada yg terdafar.
Pantesan aja, ada yg dijual dan diaku2i tetangga, sampai nggak tahu ya,Mas.
lalu, solusinya gimana dong agar bisa terdaftar semua ?
Salam.
@ dasir:
Matur nuwun…
@nugrahacyber:
amien..
@bri:
Alaikumus salam
@Mapuc:
Ada yang hilang, lho. Di ambil negra lain (sipadan, ligitan) dan tenggelam karen naiknya permukaan air laut.
@Dangstar:
Wah gak tahu. Lain orang lain cara ngitungnya…
@Oelil:
Ngebet, ya…?
@adirossi:
Yang komen gak aneh, kan?
@kawanlama95:
Padahal yang nganggur dan nunggu pekerjaan bejibun, ya…
@bundadontworry:
Katanya sih sedang dilakukan penghitungan dan penamaan.
Katanya sih taun 2012 udah kedaftar semua ke PBB.
Katanya sih…
nitip aja kang alam kalo petugas pemberi nama bingung dg nama pulau, nama saya boleh kok dipake nama pulau