Bukan Tokoh Terkenal

Dicari di google atau yahoo gak bakalan ketemu. Karena sahabat saya ini memang bukan tokoh terkenal dan tidak pernah sekalipun masuk koran maupun televisi layaknya Manohara ataupun Ahmad Dhani. Kalupun nekat dimasukkan dalam ensiklopedia online layaknya wikipedia pasti langsung diberi tag “tak layak” oleh para pengguna lainnya. Bahkan sang pengurus bisa saja langsung men-delete-nya tanpa peringatan terlebih dahulu.

Hanya karena kesederhanaan blog ini saja saya berani menuliskan sekelumit kisah hidupnya yang hanya seorang sederhana dengan nama yang terlalu sederhana untuk ukuran manusia saat ini. Bahkan lebih sederhana ketimbang nama anjing milik tetangga saya sekalipun. Supriyanto.

Supriyanto (paling kanan) di Monthel Muria

Supriyanto (paling kanan) di Monthel Muria

Supriyanto hanyalah seorang lelaki berusia mendekati kepala empat dengan seorang istri dan satu anak yang tinggal di desa Mondoteko, sebuah desa di pinggiran kota Rembang, Jawa Tengah. Sehari-harinya, Supriyanto bekerja sebagai staf Tata Usaha di sebuah sekolah menengah pertama merangkap pembina pramuka di kota tersebut. Statusnya yang hanya pegawai honorer dengan penghasilan yang tidak seberapa membuat tempat tinggalnyapun masih nunut dengan orang tuanya.

Perjumpaan pertama saya dengannya terjadi pada awal 2003 ketika bersama beberapa rekan tengah mempersiapkan pendeklarasian ReKSAPALA, sebuah perkumpulan Pecinta Alam yang (juga) sederhana. Dari pertemuan-pertemuan tersebut jelas tertangkap ketertarikannya yang kuat pada usaha penanaman kecintaan lingkungan hidup pada remaja dan pemuda. Terbukti dengan keaktifannya meski harus menempuh jarak puluhan kilometer dan harus berganti kendaraan umum hingga 3 kali untuk mengikuti diskusi-diskusi dan persiapan pendeklarasian yang kami gelar di Pati.

Ketika kami menyusun kepengurusan ReKSAPALA, kesederhanaannya (kepahlawanan?) membuatnya menolak mentah-mentah jabatan strategis yang kami tawarkan dan hanya berkenan menjadi wakil koordinator bidang pendidikan dan latihan. Meskipun pada berbagai kesempatan selanjutnya, keaktifannya jauh mengungguli pengurus-pengurus lainnya termasuk sang ketua koordinator bidang pendidikan dan latihan yang usianya bertahun lebih muda dari padanya.

Dalam setiap perencanaan kegiatan yang akan kami gelar, Supriyanto selalu menyarankan kegiatan yang sederhana sehingga mampu diikuti oleh sebanyak mungkin anggota perkumpulan. Juga memberi kesempatan kepada para calon anggota yang ingin bergabung (meskipun tidak pada masa penerimaan anggota baru) dengan menyebutnya sebagai tamu ReKSAPALA. Menurut Supriyanto, ReKSAPALA yang sederhana haruslah mampu menjadi wadah bagi para remaja dan pemuda untuk mulai berkenalan dengan alam dan lingkungan hidup.

Ketika berlangsung sebuah kegiatan, sudah dapat dipastikan Supriyanto akan hadir dengan  antusias meninggalkan sejenak aktifitas keseharian, meninggalkan anak dan istrinya untuk berselingkuh dengan alam bersama kami. Meski usianya jauh di atas kami semua, namun tidak pernah membuatnya canggung. Bahkan seringkali Supriyanto hadir sembari membawa 2 atau 3 anggota (atau calon anggota) yang sering kali keberangkatannya di biayai olehnya. Ya, Demi memberi kesempatan kepada orang lain untuk ikut mengecap indahnya bercumbu dengan alam, Dia rela merogoh koceknya lebih dalam, meskipun gajinya sebagai pegawai honorer tidaklah seberapa.

Baginya memperkenalkan keindahan alam Indonesia kepada generasi muda merupakan langkah awal yang akan melahirkan rasa cinta dan peran serta generasi muda dalam usaha pelestarian lingkungan hidup di Indonesia yang semakin mengkhawatirkan. Supriyanto cukup merasa puas mendaki Gunung Lasem dan Gunung Muria setiap saat dan tiada rasa iri ketika orang-orang yang pernah diperkenalkannya dengan Gunung Muria kini telah akrab dengan Gunung Kelud dan Kerinci. Gunung yang Supriyanto sendiri hanya bisa melihatnya dari tayangan televisi.

Sayang, kebersamaanku dengannya tidak bisa berlangsung lama. Ternyata Tuhan telah mengambilnya jauh lebih awal dari perkiraan semua orang. Kini, setelah seribu hari sejak kepergiannya, belum juga kutemukan sahabat yang selayak dengan dengannya.

Iklan

Tentang alamendah

Panggil saja saya Alamendah, tinggal di Pati, Jawa Tengah, Indonesia. Seorang biasa yang ingin berbagi dengan sobat.
Pos ini dipublikasikan di kegiatan alam bebas, kenangan, lingkungan hidup, Sahabat dan tag , , , , , , , , . Tandai permalink.

16 Balasan ke Bukan Tokoh Terkenal

  1. artvisualizer berkata:

    hoho… ceritanya menarik.. thx dah mampir ya mas.

  2. rizky berkata:

    hm.. turut berduka cita mas..

    orang baik entah lbih cpat tiada..

    mungkin karena baiknya itu.. Yang Diatas tidak rela mreka berubah menjadi buruk

  3. kenangamu berkata:

    halow..
    kenanga mau pamit nih maaf kalo ada salah yah

  4. kawanlama95 berkata:

    Pasti berat ya. aku salut punya sahabat dia . moga ada lagi setelah ia .aku doakan

  5. UchiE berkata:

    Salam..
    Makasih ya, sudah mampir.. 🙂
    Oya, saya ijin mw link blognya. Boleh kan..? Thx..

    Turut berdukacita atas kepergian sahabat tercinta..
    Semoga mendapat tempat yang layak di sisi-Nya.. Amin..

    • alamendah berkata:

      Terima kasih kembali. Soal link, silahkan (saya lihat tadi ternyata blog saya sudah anda Blogroll. Trims). Nanti pasti ganti saya blogroll (secepatnya). Terima kasih.

  6. kak sis berkata:

    justu lewat sesuatu yang sederhanalah semuanya akan menjadi besar

  7. mio berkata:

    kisah yang mengharukan

    salam kenal mas 🙂

  8. huda berkata:

    pertama kali aku mengenal kak Pri,jujur aku sangat salut dg Beliau.Hanya demi Ikut kegiatan Ekspedisi pendakian dia harus berhenti sejenak dari kewajibanya mncari nafkah tuk keluarganya & rela meninggalkan anak istrinya hanya demi menemani & membimbing kami dlm hal kepecinta alaman karna emg sat tu aku adalah Calon Anggota baru Reksapala.demi Menghormati jasa2 beliau mari kita tundukkan kepala sejenak & berdoa semoga Amal Ibadah beliau diterima disisinya serta mendapatkan tempat yg layak dihadapannya.

  9. sabillyz berkata:

    joz2

  10. Ping balik: sigitari95

Tulis Komentar Sobat

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.