Energi Surya (Matahari) di Indonesia

Energi surya atau matahari di Indonesia. Energi surya adalah energi yang berupa panas dan cahaya yang dipancarkan matahari. Energi surya (matahari) merupakan salah satu sumber energi terbarukan yang paling penting. Indonesia mempunyai potensi energi surya yang melimpah. Namun melimpahnya sumber energi surya di Indonesia belum dimanfaatkan secara optimal.

Matahari adalah sumber energi yang memancarkan energi sangat besarnya ke permukaan bumi. Permeter persegi permukaan bumi menerima hingga 1000 watt energi matahari. Sekitar 30% energi tersebut dipantulkan kembali luar angkasa, dan sisanya diserap oleh awan, lautan, dan daratan. Jumlah energi yang diserap oleh atmosfer, lautan, dan daratan bumi sekitar 3.850.000 eksajoule (EJ) per tahun. Untuk melukiskan besarnya potensi energi surya, energi surya yang diterima bumi dalam waktu satu jam saja setara dengan jumlah energi yang digunakan dunia selama satu tahun lebih.

Baca lebih lanjut

Dipublikasi di lingkungan hidup | Tag , , , , | 5 Komentar

Penyu Tempayan (Caretta caretta) yang Langka

Penyu Tempayan atau Loggerhead (Caretta caretta) merupakan satu dari tujuh spesies penyu di dunia. Penyu Tempayan pun menjadi satu diantara enam jenis penyu yang ditemukan hidup di perairan Indonesia. Dan layaknya jenis penyu lainnya, reptil dari famili Cheloniidae ini merupakan salah satu hewan langka dan dilindungi di Indonesia.

Selain dinamai Penyu Tempayan, di Indonesia kadang dikenal sebagai Penyu Bromo. Dalam bahasa Inggris disebut sebagai Loggerhead. Penamaan ini didasari dari ukuran kepala Penyu Tempayan yang relatif besar. Sedang nama latin hewan ini adalah Caretta caretta (Linnaeus, 1758) dengan nama sinonim Testudo caretta Linnaeus, 1758, Chelonia caretta Dyce, 1861, dan Thalassochelys caretta Boulenger, 1886.

Baca lebih lanjut

Dipublikasi di reptil, satwa | Tag , , , , | 2 Komentar

Celepuk Flores (Otus alfredi) Burung Hantu Endemik Flores

Celepuk Flores atau Otus alfredi merupakan satu diantara puluhan jenis burung hantu di Indonesia. Bahkan Celepuk Flores adalah salah satu burung endemik Indonesia dengan daerah persebaran terbatas di pulau Flores. Satu lagi, Celepuk Flores menjadi satu dari tiga burung hantu (famili Strigidae) paling langka (terancam punah) di Indonesia. Dua jenis lainnya adalah Celepuk Siau (Critically Endanged) dan Serak Taliabu (Endangered).

Nama latin hewan yang dinamai Celepuk Flores ini adalah Otus alfredi (Hartert, 1897). Dalam bahasa Inggris dikenal sebagai Flores Scops-owl atau Flores Scops Owl.

Baca lebih lanjut

Dipublikasi di burung, satwa | Tag , , , | 2 Komentar

Kecipir, Tanaman Sayur Kaya Manfaat

Kecipir cukup terkenal sebagai tanaman yang dimanfaatkan sebagai sayuran. Selain sebagai sayuran, kecipir yang tergolong tumbuhan merambat, kaya akan manfaat. Kecipr dapat dimanfaatkan sebagai tanaman herbal untuk mengobati berbagai penyakit dan penambat nitrogen di tanah.

Kecipir merupakan tumbuhan dari famili Fabaceae (dikenal juga sebagai Leguminosae) atau polong-polongan. Nama latin tumbuhan ini adalah Psophocarpus tetragonolobus (L.) DC. dengan beberapa nama sinonim seperti Botor tetragonoloba (L.) Kuntze, Botor tetragonolobus (L.) Kuntze, Dolichos ovatus Graham, dan Dolichos tetragonolobus L.

Baca lebih lanjut

Dipublikasi di flora | Tag , , | 4 Komentar

Daftar Masalah Lingkungan di Indonesia

Oktober kemarin, Greenpeace merangkum daftar masalah lingkungan di Indonesia. Daftar masalah lingkungan tersebut merupakan hasil program Jurnalisme Warga untuk Lingkungan (JARING) yang diinisiasi Greenpeace Indonesia. JARING sendiri merupakan sebuah program untuk mewadahi aspirasi masyarakat terkait masalah lingkungan.

Permasalahan lingkungan di Indonesia ternyata menjadi perhatian serius bagi mamsyarakat. Terbukti dengan antusiasme warga dalam melaporkan berbagai masalah lingkungan yang meliputi isu hutan, sungai, laut, limbah, sampah, serta iklim dan energi. Hasilnya, dapat diketahui berbagai masalah lingkungan yang menjadi fokus perhatian sebagain besar masyarakat Indonesia.

Baca lebih lanjut

Dipublikasi di kerusakan alam | Tag , | 2 Komentar