Daftar Menteri Lingkungan Hidup Indonesia

Daftar Menteri Lingkungan Hidup Indonesia ternyata belum panjang. Hingga saat ini daftar menteri Lingkungan Hidup di Indonesia baru terisi oleh 8 (delapan) orang menteri. Artinya sejak Indonesia merdeka hingga saat ini baru ada 8 orang yang menjabat sebagai Menteri Lingkungan Hidup di Indonesia. Daftar Menteri Lingkungan Hidup ini tentunya sangat berbeda jauh jika dibandingkan dengan kemnterian lain semisal daftar Menteri Dalam Negeri yang mencapai 27 orang menteri.

Daftar Menteri Lingkungan Hidup Indonesia baru dimulai pada saat Kabinet Pembangunan III (1978 – 1983). Pada masa kabinet-kabinet sebelumnya tidak terdapat Menteri Lingkungan Hidup atau sejenisnya. Sejak Kabinet Pembangunan III itu, Menteri Lingkungan Hidup selalu ada di setiap daftar kabinet pemerintahan Indonesia hingga sekarang.

Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Indonesia, lingkungan hidup | Tag , , , , , , , , , | 101 Komentar

Seribu Komentar Spam Alamendah

Seribu komentar spam buat Alamendah’s Blog nyaris tercapai. Sekarang saja ketika postingan ini saya tulis di widget akismet telah tertera 999 spam. Berarti kurang satu lagi akan genab seribu spam yang tertangkap oleh filter spam akismet yang setia menjadi satpam penyaring bawaan wordpress.com ini.

Menilik dari jumlahnya yang mencapai seribu kurang satu, berarti komentar spam di blog Alamendah ini bukanlah termasuk satwa yang langka apalagi terancam punah sehingga tidak perlu dilindungi. Juga tidak tercantum dalam daftar merah IUCN Redlist, bahkan oleh CITES pun tidak dimasukkan dalam daftar Apendiks.

Baca lebih lanjut

Dipublikasi di blog | Tag , , , , , , , , , , | 114 Komentar

Kasuari Burung Paling Berbahaya Di Dunia

Kasuari merupakan sebangsa burung yang mempunyai ukuran tubuh sangat besar dan tidak mampu terbang. Kasuari yang merupakan binatang yang dilindungi di Indonesia dan juga menjadi fauna identitas provinsi Papua Barat terdiri atas tiga jenis (spesies). Ketiga spesies Kasuari yaitu Kasuari Gelambir Tunggal (Casuarius unappendiculatus), Kasuari Gelambir Ganda (Casuarius casuarius), dan Kasuari Kerdil (Casuarius bennetti).

Burung Kasuari merupakan burung besar yang indah menawan. Namun dibalik keindahan burung Kasuari mempunyai sifat yang agresif dan cenderung galak jika diganggu. Burung bergrnus Casuarius ini sangat galak dan pemarah dan tidak segan-segan mengejar ‘korban’ atau para pengganggunya. Karenanya di kebun binatangpun, Kasuari tidak dibiarkan berkeliaran bebas. Bahkan konon, The Guinnes Book of Records memasukkan burung Kasuari sebagai burung paling berbahaya di dunia. Meski untuk rekor ini saya belum dapat  melakukan verifikasi ke situs The Guinness Book of Records.

Baca lebih lanjut

Dipublikasi di satwa | Tag , , , , , , , , , , , , , , | 137 Komentar

Daftar Taman Nasional Di Indonesia

Daftar Taman Nasional Di Indonesia. Taman Nasional (National Park) merupakan kawasan yang dilindungi oleh pemerintah dari perkembangan manusia dan polusi. Menurut Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya, Taman Nasional didefinisikan sebagai kawasan pelestarian alam yang mempunyai ekosistem asli, dikelola dengan sistem zonasi yang dimanfaatkan untuk tujuan penelitian, ilmu pengetahuan, pendidikan, menunjang budidaya, pariwisata dan rekreasi alam.

Taman Nasional juga dilindungi oleh World Conservation Union Kategori II (IUCN; International Union for Conservation of Nature and Natural Resources). Di Indonesia terdapat 50 Taman Nasional. Bahkan 5 diantaranya dinyatakan sebagai Situs Warisan Dunia (World Heritage Sites) yaitu Taman Nasional Komodo, TN. Ujung Kulon, TN. Lorentz, TN. Gunung Leuser, TN. Kerinci Seblat, dan TN Bukit Barisan Selatan.

Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Indonesia, lingkungan hidup | Tag , , , , , , , , , , , , , , , , | 168 Komentar

Suaka Margasatwa Balai Raja Lenyap

Suaka Margasatwa Balai Raja Lenyap ditelan perkebunan kelapa sawit. Kawasan hutan seluas 18.000 ha di desa Sebanga, Duri Riau yang ditetaapkan sebagai kawasan Suaka Margasatwa sejak 1986 kini hampir tidak ada karena telah beralih fungsi menjadi perkebunan kelapa sawit. Padahal suaka margasatwa Balai Raja sejak 1992 juga ditetapkan sebagai kawasan konservasi gajah sumatera (Elephant maximus sumatranus).

Anehnya, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Riau meski mengakui telah terjadi pengalihan fungsi hutan suaka margasatwa Balai Raja menjadi pemukiman dan perkebunan namun tetap menetatpkan status SM Balai Raja sebagai suaka margasatwa. Suaka margasatwa yang pada kenyataannya telah lenyap dan mengalami alih fungsi menjadi perkebunan dan pemukiman warga.

Baca lebih lanjut

Dipublikasi di berita, kerusakan alam | Tag , , , , , , , , , , , | 65 Komentar