Terima kasih kepada LIPI yang telah berkenan meng-copy paste artikel saya. Bukan terima kasih yang basa-basi. Meskipun biasanya banyak blogger yang merasa kurang nyaman ketika tulisannya di copy paste, tapi dalam kasus ini, saya perlu mengucapkan terima kasih pada LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia) yang telah me-republish tulisan saya.
Ini secara tidak sengaja saya ketahui ketika mengetikkan keyword “spesies tanaman prioritas konservasi LIPI” di mesin pencari google. Ternyata tulisan saya (di nomor satu pencarian) di dampingi judul yang serupa milik http://www.lipi.go.id, website Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia.
Setelah saya buka, kecurigaan saya terjawab; ternyata artikel saya dimuat ulang di website tersebut. Meskipun tidak memberikan link back tapi dengan menuliskan “Blog Alamendah, 28 September 2010” di bagian akhir tulisannya membuat saya bersyukur. Jika tidak, kejadian saat seorang teman saya menganggap saya mengcopy paste artikel orang lain bisa terulang.
Kenapa saya musti berterima kasih? http://www.lipi.go.id adalah sebuah website besar milik sebuah lembaga besar yang dihuni oleh peneliti-peneliti besar di Indonesia. Seakan tidak percaya ketika artikel yang ditulis seorang penulis blog sederhana seperti saya di republish di sana. Yang membanggakan mereka menuliskan kalimat “Blog Alamendah, 28 September 2010” di bagian akhir tulisannya.
Selain itu, artikel tersebut membahas tentang press realese LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia) terkait hasil kegiatan Workshop Penetapan Spesies Prioritas Konservasi yang diselenggarakan LIPI. Banyak media massa online semisal http://www.antaranews.com, kompas.com, wartabaru.com, http://www.liputanindonesia.com yang memberitakan press realese tersebut. Dan ternyata LIPI lebih memilih Alamendah’s Blog.
Berkaitan dengan copy paste, sebagaimana saya cantumkan di bagian bawah side bar, semua artikel Alamendah’s Blog bebas untuk dikopi paste, ditulis ulang dan disebarluaskan untuk tujuan nonkomersial, selama tetap mencantumkan Alamendah’s Blog sebagai sumber penulisan. Syukur jika bersedia memberikan link balik.
Biar tidak penasaran, sobat silahkan membandingkan kedua artikel tersebut. Bandingkan artikel “tanaman prioritas konservasi” di blog Alamendah dengan tulisan serupa di website LIPI ini.
Baca artikel tentang blog dan alam lainnya:




mengamankan pertamax,, bismillah 🙂
bungkus, dah…
nga pa2 mas, ngga ada link dari sana, yang penting kan sudah menyebutkan sumbernya dari alamendah blog
Lha judulnya saja kan terima kasih.
uis,.,., mantap gan,.,.,. 🙂
gengsi kali ya….menuliskan nama blog tapi tidak ada linknya. atau mungkin lupa? 🙂
Tapi kalau saya Pribadi nih Mbak, jujur saja sangat menyesalkan hal yg kayak demikian itu. masak sebuah Lembaga yang begitu terhormat gak mencantumkan Link nya sih…,emang sengja tuh. kalau alasan lupa sih menurut ku gak ada deh,
disengaja atau tidak sengaja ya… 🙄
Disebutkan kalau berasal dari Alamendah saja sudah melegakan, kok.
Wah selamat yah mas… aku sebagai adik ikut bangga
lebih muda dari mas Alam ya.. 😳
Kalau begini urusannya bisa-bisa musti setor Kartu Keluarga masing-masing, ki.
Yo lumayan adil kuwi, mergane artikel pertama kan yo nyebut2 LIPI tanpo link
tp dibawah sendiri kan ada link “referensi” pak….. 🙂
Saya gak lagi mencari keadilan, kok.
hehehehehe
Jujur saja, saya juga senang dengan tulisan-tulisan dari kang ali ini.
Menurut saya, sah-sah saja LIPI tidak memberikan linkback, toh di akhir tulisan mereka sudah mencantumkan sumbernya. Dan itu sudah cukup bagi saya pribadi.
Dan sebagai seorang narablog, tidak perlu lah kita “gila backlink”, menuntut tiap orang mencantumkan backlink. Apa yang dicari? Pagerank? Ah, naif banget kalau begitu adanya…
Sudah cukup bagi kita mempersembahkan yang terbaik bagi orang lain, minimal untuk diri sendiri. Tak perlu lah kita menyibukkan diri protes sana-sini karena tulisan kita dicopy-paste oleh pihak lain. Just my opinion. CMIIW.
Terima kasih Kang Rismaka. Saya bukan termasuk yang gila backlink, kok. Bagi saya pun dengan menyebutkan Alamendah sebagai sumber sudah cukup melegakan kok.
Wah, saya pengen lihat nih ke lipi. 🙂
Silahkan langsung menuju tkp
Mantap kang… Bisa jadi Staf Konsultan Ahli di LIPI nantinya. Amin…
Turun pangkat, dong. Lha di sini saya sudah jadi Kepala.
Hehehehehe
saya rasa kopasnya ini nasih beretika gan, coz walau pun ga ada linknya tapi nama alamendah tercatat sebagai sumbernya :capjempol
kapan-kapan mampir ke LIPI pasti dikasih ongkos pulang dech 😀 hehehe…
Karenanya saya mengucapakan terima kasih.
paling tidak blog kang Alam dah diakui kang, sebagai referensi yang bagus dan itu sangat membanggakan. Selamat kang, semoga tetep eksis dalam tulisannya khususnya masalah lingkungan
Semoga tidak menjadi beban bagi saya…
Mantab gan… ini merupakan prestasi tersendiri untuk blog alamendah. ga kayak blognya Firaun, sapa yang sudi kopas 😀 wkwkwk….
untuk ke depannya mereka pasti akan terus merujuk ke blog ini 😀
Gak ada yang copas kan malah aman….
Salam Takzim
Ternyata LIPI suka plagiat juga ya kang
tapi kalau yang copas lembaga itu dan sekecil apapun akhir postingan (alamendah 2008) saya juga mau. kalau saya sering dipakai ama yang tukang ngawinin hahahaha
Salam Takzim Batavusqu
jadi teringat tulisan2 khas bang Zipoer dulu di tahun 2009-an dulu
tukang kawin xixixixi
Bener, mas. Perlu berbangga hati. Berarti artikel blognya bermanfaat bagi orang lain.
Apalagi tujuan awal saya ngeblog memenag untuk berbagi, ya…
Hebat, mas. Nggak rugi sering “PERTAMAX”.
Hehehe…
Hehehehehe….
Kemarin baru dapat PERTAMAX di rumahnya Mas Edi.