Kakatua Putih Langka tapi Tidak Dilindungi

Kakatua putih merupakan burung endemik langka yang ternyata belum masuk kategori binatang yang dilindungi. Burung kakatua yang endemik Maluku Utara ternyata tidak terdaftar sebagai salah satu burung yang dilindungi di Indonesia.

Burung kakatua putih yang dalam bahasa latin disebut Cacatua alba, merupakan salah satu dari 7 spesies kakatua yang dipunyai Indonesia. Bahkan merupakan satu dari 3 jenis kakatua yang hanya terdapat di Indonesia (endemik).

Kakatua putih (Cacatua alba) belum dilindungi

Kakatua putih (Cacatua alba) belum dilindungi

Burung kakatua putih (Cacatua alba) yangdalam bahasa inggris disebut White Cockatoo atau Umbrella Cockatoo ini berukuran sekitar 46 cm. Bulu burung endemik ini hampir seluruhnya berwarna putih. Ciri khas yang menarik dari kakatua putih adalah jambul yang dipunyainya. Jambul ini dapat ditegakkan bila burung tersebut merasa terkejut, takut, ataupun gembira.

Ciri-ciri lainnya, burung ini memiliki mata berwarna cokelat atau hitam, sedangkan paruhnya berwarna abu-abu tua. Bulu-bulu terbang dan ekornya putih berwarna kuning. Burung kakatua betina serupa dengan burung jantan.

Burung kakatua putih (Cacatua alba) merupakan endemik Indonesia. Daerah sebarannya meliputi beberapa pulau di kawasan Maluku Utara seperti pulau Halmahera, Ternate, Tidore, Kasiruta, Mandiole dan Bacan.

Hingga saat ini kakatua putih belum termasuk dalam daftar satwa yang dilindungi di Indonesia. Karena itu tidak sulit menemukan burung di diperdagangkan bebas di pasar-pasar burung di Jawa. ProFauna mensinyalir sedikitnya 100 burung kakatua putih diperdagangkan tiap tahunnya. Di pasar burung sendiri (2006) seekor burung kakatua dijual rata-rata seharga Rp 500.000,00 perekornya.

Kakatua putih saat menegakkan jambulnya

Kakatua putih saat menegakkan jambulnya

Selain perdagangan bebas, deforestasi hutan baik oleh penebangan liar, alih fungsi maupun kebakaran hutan pun turut memberikan andil signifikan menurunnya populasi burung kakatua putih di habitat aslinya.

Menurut data IUCN Redlist, diperkirakan populasi burung kakatua putih (1992) sebanyak 42.545-183.129. Dari tahun ke tahun populasinya mengalami penurunan hingga mencapai 70 %. Karean itu sejak tahun 1994, IUCN Redlist memasukkan kakatua putih dalam status konservasi Vulnerable (Rentan). Sedangkan CITES memasukkannya dalam daftar Apendiks II.

Si Cantik Berjambul Putih ini memang sangat mempesona. Tetapi pastinya burung kakatua putih (Cacatua alba) akan semakin mempesona setiap orang jika dapat bertahan lestari di alam bebasnya.

Klasifikasi ilmiah. Kerajaan: Animalia; Filum: Chordata; Kelas: Aves; Ordo: Psittaciformes; Famili: Psittacidae; Genus: Cacatua; Spesies: Cacatua alba. Nama Indonesia: Kakatua putih. Nama Inggris: White cockatoo, Umbrella cockatoo.

Referensi:

Baca artikel tentang alam lainnya:

 

avatar Tidak diketahui

About alamendah

Panggil saja saya Alamendah, tinggal di Pati, Jawa Tengah, Indonesia. Seorang biasa yang ingin berbagi dengan sobat.
Pos ini dipublikasikan di satwa dan tag , , , , . Tandai permalink.

76 Responses to Kakatua Putih Langka tapi Tidak Dilindungi

  1. avatar Tutorial SEO Tutorial SEO berkata:

    Kenapa gak buat penagkaran ajah?

  2. avatar XP2 Scout XP2 Scout berkata:

    Waduh koq bisa ya Kak? Lalu apa kriteria dari pemerintah supaya satu jenis binatang dinyatakan langka? Atau mungkin pemerintah tidak tahu kalau Kakatua Putih itu langka? Gawat kalau begitu …

    XP2 Scout

  3. avatar mandor tempe mandor tempe berkata:

    penangkaran khusus harus dibuat dan dikembangkan agar burung seperti ini tidak punah. Semakin banyak kakatua seperti ini akan mewarnai hutan kita nantinya

  4. avatar Usup Supriyadi Usup Supriyadi berkata:

    tetangga saya dulu ada yang punya, cuma mati…

    indah banget…

  5. avatar Fir'aun NgebLoG Fir'aun NgebLoG berkata:

    apa burung kakak tua masih suka menclok di jendela?… 😀 hehehe

  6. avatar mariasunarto mariasunarto berkata:

    wah burung ini manis sekali , gagah .

  7. avatar TuSuda TuSuda berkata:

    jenis burung ini sangat cerdas, sering dipelihara ya Mas…

  8. avatar azaxs azaxs berkata:

    niring yang bagus.. semoga segera dilindungi mas, biar ga punah.. lawong yang dilindungi aja bisa punah..

  9. avatar Hybrid cars Hybrid cars berkata:

    O gitu ya. setahuku memang yang jambul kuning itu yang dilindungi…

  10. avatar wi3nd wi3nd berkata:

    cantik bangeeed.. 🙂

    putih seputih awan,,,

  11. avatar NURA NURA berkata:

    salam sobat
    wah bisa punah ,kaka tua putih.
    kalau tidak dilindungi.

  12. avatar news disuka news disuka berkata:

    jangan lupa mampir2 ke social bookmark indonesia

    http://disuka.com

  13. avatar tomi tomi berkata:

    harus dilaporkan ke pihak berwenang agara dilindungi nih mas..
    bagus, indah, cantik, dan khas sekali jambulnya

  14. avatar blognews blognews berkata:

    salam kenal mas..
    populasi sudah menurun masa tidak dijadikan binatang dilindungi?? apakah pemimpin kita sibuk korupsi yaa

  15. avatar Zico Alviandri Zico Alviandri berkata:

    Anakku lagi seneng nyanyi burung ini nih… sayang banget kalo sampe langka 😦

Tinggalkan Balasan ke wi3nd Batalkan balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.