Kabupaten dan Kota di Yogyakarta memiliki fauna identitas sebagai satwa khas dan maskot kota dan kabupaten masing-masing. Ini melengkapi penetapan kepel dan burung perkutut sebagai flora dan fauna provinsi daerah Istimewa Yogyakarta.
Berikut adalah daftar binatang (satwa) yang ditetapkan sebagai fauna identitas kota dan kabupaten di wilayah provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.
-
Kota Yogyakarta
Fauna Identitas kota Yogyakarta adalah burung tekukur atau merbuk dalam (Streptopelia chinensis tigrina) yang dalam bahasa Inggris sering disebut sebagai Spotted Dove.
-
Kabupaten Bantul
Fauna Identitas kabupaten Bantul adalah dederuk jawa atau burung puter (Streptopelia bitorquata) yang dalam bahasa Inggris sering disebut sebagai Island Collared Dove.
-
Kabupaten Sleman
Fauna Identitas kabupaten Sleman adalah burung anis merah atau punglor merah (Zoothera citrina) yang dalam bahasa Inggris sering disebut sebagai Orange-headed Thrush.
-
Kabupaten Kulon Progo
Fauna Identitas kabupaten Kulon Progo adalah burung kacer (Copsychus saularis). Burung ini disebut juga sebagai burung kucica kampung, murai, murai kampung yang dalam bahasa Inggris sering disebut sebagai Oriental Magpie Robin.
-
Kabupaten Gunung Kidul
Fauna Identitas kabupaten Gunung Kidul adalah Lebah Madu (Apis indica) yang biasa disebut juga lebah madu kecil.
- Burung tekukur fauna identitas kota Yogyakarta
- Burung kacer fauna identitas kabupaten Kulon Progo
- Burung dederuk jawa fauna identitas kabupaten Bantul
- Burung anis merah fauna identitas kabupaten Sleman
Selain memiliki binatang yang ditetapkan sebagai fauna identitas, masing-masing kota dan kabupaten di DI Yogyakarta juga memiliki tumbuhan yang ditetapkan sebagai flora identitas kota dan kabupaten masing-masing.
Referensi:
-
bk.menlh.go.id/florafauna
-
gambar: commons.wikimedia.org
Baca artikel tentang alam lainnya:
Tag: fauna identitas, kabupaten, kota, yogyakarta, satwa khas, maskot kabupaten, sleman, bantul, kulon progo, gunung kidul, daftar







Makasih sharenya mas..salam
nyimak dulu gan….suwun
wah ternyata koleksi jogja asik juga tuh ya …
Oh, kacer (yang ada warna putihnya) itu fauna identitas kabupaten Kulon Progo ya..Soalnya kan ada jenis ‘kacer Lampung’ juga. Kirain dari Lampung. Salam hangat;
Salah satu hobi saya mendengar kicauan burung, apalagi burung perkutut mas. Nikmat bila menyimak suaranya sambil minum kopi sambil makan singgkong rebus ( he…, he…, he… ) Teerimakasih ya mas sudah mengangkat unsur binatang kegemaran saya. Dan untuk masukan, lain kali sekalian posting untuk pembudidayaan dalam hal pengelestariannya ya mas.
Dengan Mengatasi Permasalahan Yang Kecil; Maka Kita Dapat Mengatasi Permasalahan Yang Besar.
Sukses selalu.
Salam ~~~ “Ejawantah’s Blog”
Wah, kalau sudah berbicara soal cara membudidayakan itu yang kurang saya pahami 😦
flora dan fauna indonesia, ciri kekayaan bangsa yg uda semestinya kita jaga.. 😦
cantik – cantik pak alam pingin punya deh
semoga keberadaan tumbuhan dan hewan itu bisa dijaga kelestariannya..
Wah… saya baru tau mas, ternyata beberaa kota memiliki ciri khas fauna.
Di daerah kami (ciamis) kayaxnya ga ada ciri khas, tapi kalau diliat dari sejarah atw legenda Karang Kamulyan sepertinya hewan ciri khas ciamis adalah Burung Ciung (beo) & Wanara (kera)
Salam hangat & Piss
Harapan kita fauna bukan hanya dijadikan ciri khas, tapi bisa tetap lestari…
ternyata kepel dan burung perkutut adalah fauna identitas kota yogya
Tinggal di Jogja sudah sejak lahir, tapi info diatas baru tahu sekarang…..
kebangetan ya….. siip infonya sob !
saya jadi tahu deh khas nya kota2 tersebut
kalau ciamis? 🙂
Semoga seluruh fauna yang menjadi maskot kota dan kabupaten di Yogjakarta akan dapat terus hidup dan tidak terganggu polusi.
multibrand.blogspot.com
Burung tekukur itu mirip banget sm merpati ya 🙂