Krisis Air Bersih di Indonesia yang Kaya Air

Krisis air bersih melanda Indonesia padahal Indonesia merupakan negara yang kaya akan. Indonesia memiliki enam persen persediaan air dunia atau sekitar 21% dari persediaan air Asia Pasifik, namun pada kenyataannya dari tahun ke tahun Indonesia mengalami krisis air bersih.

Indikasi krisis air bersih dapat dilihat dari kondisi air yang digambarkan berdasarkan kualitas (mutu) air dan dan ketersediaan (volume) air yang terdapat di Indonesia.

Ketersediaan dan Kualitas Air di Indonesia. Ketersediaan air berhubungan dengan berapa banyak air yang dapat dimanfaatkan dibandingkan dengan kebutuhannya.

Waduk menjadi salah satu penjaga ketersediaan air bersih

Air tawar, sebagai air bersih, bersumber dari curah hujan yang kemudian tertampung pada danau, situ, sungai, maupun cekungan air tanah. Indonesia memiliki lebih dari 500 danau dengan danau Toba, sebagai danau terluas yang memiliki luas lebih dari 110 ribu hektar. Cekungan air di Indonesia diperkirakan mempunyai total volume sebesar 308 juta meter kubik.

Dari data tersebut Indonesia tidak terbantahkan sebagai negara yang kaya akan ketersediaan air. Sayangnya potensi ketersediaan air bersih dari tahun ke tahun cenderung berkurang akibat rusaknya daerah tangkapan air dan pencemaran lingkungan yang diperkirakan sebesar 15–35% per kapita per tahun. Padahal di lain pihak kecenderungan konsumsi air bersih justru naik secara eksponensial.

Kualitas air berkaitan dengan kelayakan pemanfaat air untuk untuk berbagai kebutuhan. Kualitas air juga berhubungan dengan volume dan daya pulih air (self purification) untuk menerima beban pencemaran dalam jumlah tertentu. Dan kelayakan air, terutama untuk minum, di Indonesia telah mencapai ambang yang sangat memprihatinkan.

Mengatasi krisis air bersih. Berdasarkan kondisi air (kualitas maupun ketersediaan) di Indonesia, potensi sebagai negara yang kaya air tidak mampu menghindarkan Indonesia dari krisis air bersih. Setiap kali musim kemarau tiba berbagai daerah mengalami kekeringan air. Bahkan ketika musim penghujan pun krisis air bersih tetap mengintai lantaran surplus air yang kerap mengakibatkan banjir sehingga sumber air tidak dapat termanfaatkan.

Krisis air bersih membuat sebagian besar penduduk Indonesia musti mengkonsumsi air yang seharusnya tidak layak minum. United States Agency for International Development (USAID) dalam laporannya (2007), menyebutkan, penelitian di berbagai kota di Indonesia menunjukkan hampir 100 persen sumber air minum kita tercemar oleh bakteri  E Coli dan Coliform.

Untuk mengatasi krisis air bersih paya penyelamatan lingkungan, termasuk di antaranya  penyelamatan sumber-sumber air, harus dilakukan secara terintegrasi dan berkelanjutan. Upaya penyelamatan lingkungan demi mengatasi krisis air bersih dapat dilakukan melalui:

  • Menggalakkan gerakan hemat air.
  • Menggalakkan gerakan menanam pohon seperti one man one tree (selama daur hidupnya pohon mampu menghasilkan 250 galon air).
  • Konservasi lahan, pelestarian hutan dan daerah aliran sungai (DAS).
  • Pembangunan tempat penampungan air hujan seperti situ, embung, dan waduk sehingga airnya bisa dimanfaatkan saat musim kemarau.
  • Mencegah seminimal mungkin air hujan terbuang ke laut dengan membuat sumur resapan air atau lubang resapan biopori.
  • Mengurangi pencemaran air baik oleh limbah rumah tangga, industri, pertanian maupun pertambangan.
  • Pengembangan teknologi desalinasi untuk mengolah air asin (laut) menjadi air tawar.

Dan kesemua itu musti dilakukan secara terintegrasi, berkelanjutan dan sesegera mungkin kecuali kalau kita memang menikmati dan bangga dengan krisis air bersih di negara yang kaya air.

Artikel ini ditulis sebagai bentuk partisipasi dalam aksi global dunia maya, Blog Action Day 2010.

Referensi:

  • Buku Status Lingkungan Hidup Indonesia tahun 2009
  • sains.kompas.com
  • gambar: foto pribadi

Baca artikel tentang alam lainnya:

 

avatar Tidak diketahui

About alamendah

Panggil saja saya Alamendah, tinggal di Pati, Jawa Tengah, Indonesia. Seorang biasa yang ingin berbagi dengan sobat.
Pos ini dipublikasikan di Indonesia, lingkungan hidup dan tag , , , , . Tandai permalink.

96 Responses to Krisis Air Bersih di Indonesia yang Kaya Air

  1. avatar bintangtimur bintangtimur berkata:

    Suami saya juga sedang menggalakkan program one man one tree di berbagai acara maupun kalangan. Semoga ketersediaan air bersih ini dapat mencukupi anak dan cucu kita kelak… 🙂
    Posting yang menggugah saya buat merubah gaya hidup yang cenderung boros air.

  2. avatar gerhanacoklat gerhanacoklat berkata:

    semoga kita bisa melakukannya dari hal yang kecil dulu misalnya dengan menanam pohon dan menghemat air

  3. avatar Usup Supriyadi Usup Supriyadi berkata:

    itu fotonya lagi di mana mas? *OOT

    memang sebuah ironis sekali ya….duh

  4. avatar joe joe berkata:

    pembalakan hutan, pembangunan adalah salah satu penyebab berkurangnya ketersediaan air di negeri ini….

  5. avatar Sugeng Sugeng berkata:

    Kalau dibilang krisis mungkin tidak juga Kang, mungkin yang agak mendekati adalah tidak dimanfaatkan secara optimal. Jadi saat banyak sampai terbuang-buang namun saat krisis bisa merana 😆
    Salam hangat serta jabat erat selalu dari Tabanan

  6. avatar kakve-santi kakve-santi berkata:

    yah, susah susah gampang nih..
    yang penting manajemen harus berjalan baik dulu 🙂

  7. avatar Fir'aun NgebLoG Fir'aun NgebLoG berkata:

    Di indonesia, sumber air memang banyak, tapi sumber kotoran pun tak kalah banyak, bahkan lebih banyak lagi 😀 hehehe…

  8. avatar shanushy0809 shanushy0809 berkata:

    indonesia mang aneh kok
    lahan yang luas, tp malah impor beras
    beberapa bagian daerah kekurangan air, daerah lain kebanjiran
    siapa yag salah yaa…

  9. avatar arsumba arsumba berkata:

    bener juga kata mas shanushy, kalau kita lihat sekarang ini, indonesia kaya sekali akan air, saking kayanya air sampai meluap ke rumah-rumah alias banjir. hehe.
    Semoga aja, kita semua bisa menggalakkan program air bersih ini sehingga krisis air bersih bisa segera diatasi. 😀

  10. avatar yusuf yusuf berkata:

    ya begitulah negeri kita, penuh dengan keanehan alam, orangnya juga aneh-aneh 🙂

  11. avatar negerianak negerianak berkata:

    Syukurlah saya membuat tulisan untuk mengajak anak-anak membuang sampah pada tempatnya, semoga ikut membantu ya mas alam.. walau postingan saja

    salam saya mas alam

  12. avatar negerianak negerianak berkata:

    menyedihkan sekali sebenarnya melihat hilangnya pohon di negeri ini

  13. avatar jumialely jumialely berkata:

    negeri ini adlah negeri yang sangat kaya, sayangnya kita manusia tidak memanfaatkan dengan baik, tidak menyadari betapa pentingnya mata air bagi anak cucu kita…

    mari kita sama sama menjaga mata air demi masa depan anak cucu

    salam mas alam

  14. avatar blogwalker blogwalker berkata:

    tok tok tok…. mampir mas. izin menampilkan blognya di blog 10 ya?

  15. avatar Raffaell Raffaell berkata:

    Ada lagunya bro, krisis aer ala slank

Tinggalkan Balasan ke yusuf Batalkan balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.