Alamendah's Blog


Beranda | Laman | Arsip


Kerusakan Sungai dan Daerah Aliran Sungai di Indonesia

12 Agustus 2010 6:32 pm

Daerah Aliran Sungai di Indonesia semakin mengalami kerusakan lingkungan dari tahun ke tahun. Kerusakan lingkungan pada Daerah Aliran Sungai (DAS) meliputi kerusakan pada aspek biofisik ataupun kualitas air.

Indonesia memiliki sedikitnya 5.590 sungai utama dan 65.017 anak sungai. Dari 5,5 ribu sungai utama panjang totalnya mencapai 94.573 km dengan luas Daerah Aliran Sungai (DAS) mencapai 1.512.466 km2. Selain mempunyai fungsi hidrologis, sungai juga mempunyai peran dalam menjaga keanekaragaman hayati, nilai ekonomi, budaya, transportasi, pariwisata dan lainnya.

Saat ini sebagian Daerah Aliran Sungai di Indonesia mengalami kerusakan sebagai akibat dari perubahan tata guna lahan, pertambahan jumlah penduduk serta kurangnya kesadaran masyarakat terhadap pelestarian lingkungan DAS. Gejala Kerusakan lingkungan Daerah Aliran Sungai (DAS) dapat dilihat dari penyusutan luas hutan dan kerusakan lahan terutama kawasan lindung di sekitar Daerah Aliran Sungai.

Dampak Kerusakan DAS. Kerusakan Daerah Aliran Sungai (DAS) yang terjadi mengakibatkan kondisi kuantitas (debit) air sungai menjadi fluktuatif antara musim penghujan dan kemarau. Selain itu juga penurunan cadangan air serta tingginya laju sendimentasi dan erosi. Dampak yang dirasakan kemudian adalah terjadinya banjir di musim penghujan dan kekeringan di musim kemarau.

Sungai dengan Daerah Aliran Sungai di sekitarnya

Kerusakan Daerah Aliran Sungai (DAS) pun mengakibatkan menurunnya kualitas air sungai yang mengalami pencemaran yang diakibatkan oleh erosi dari lahan kritis, limbah rumah tangga, limbah industri, limbah pertanian (perkebunan) dan limbah pertambangan. Pencemaran air sungai di Indonesia juga telah menjadi masalah tersendiri yang sangat serius.

Saat ini beberapa Daerah Aliran Sungai di Indonesia mendapatkan perhatian serius oleh pemerintah dalam upaya pemulihan kualitas air. Sungai-sungai itu terdiri atas 10 sungai besar lintas provinsi, yakni:

Selain pada 10 sungai lintas provinsi juga pada 3 sungai strategis nasional, yaitu:

Semoga kedepannya, Daerah Aliran Sungai yang kita punyai semakin berkurang kerusakannya dan membaik kondisinya sehingga 5.590 sungai utama dan 65.017 anak sungai di Indonesia tidak lagi mendatangkan bencana buat kita semua. Justru sebaliknya, sungai-sungai tersebut membawa manfaat dan kesejahteraan buat seluruh rakyat Indonesia.

Referensi: Buku Status Lingkungan Hidup Indonesia 2009; http://www.mediaindonesia.com (gambar)

Baca artikel tentang alam lainnya:

Diposkan oleh: alamendah

Kategori: kerusakan alam

Tag: , , , ,

113 Tanggapan to “Kerusakan Sungai dan Daerah Aliran Sungai di Indonesia”

  1. kelihatannya kerusakan sungai terbanyak ada di jawa dan sumatera ya Mas Alam,
    lalu bagaimana? apakah sudah ada penanggulangannya ?
    semoga saja kita semua mau berpartisipasi dlm melestarikan sungai2 ini, agar seperti di luar negeri, sungainya bersih dan bisa jadi salah satu pilihan transportasi juga .
    salam

    By bundadontworry on 14 Agustus 2010 pada 7:21 pm

  2. […] Kerusakan Sungai dan Daerah Aliran Sungai di Indonesia […]

    By Tingkat Pencemaran Udara Di Indonesia | Alamendah's Blog on 15 Agustus 2010 pada 12:58 am

  3. Salam kenal mas Alam…

    Tulisan yg bagus sekali, sesuai kenyataan yg ada…Banjir-Bandang, Tanah-Longsor, Pendangkalan-Sungai…adalah tiga-hal yg saling berkait namun ketiganya adalah akibat dari satu-penyebab yaitu PEMBALAKAN-HUTAN yg susah dikomentari…
    Sementara berbagai Gerakan Menanam 1-juta, 2-juta pohon, hasil restorasinya baru akan
    tebukti sekitar satu-generasi (kl.35-th) kedepan.

    Dan apabila 35-th yad terjadi lagi pembalakan hutan?!?…berarti Gerakan Menanam Jutaan Pohon saat ini hanyalah TANAM-PAKSA spt jaman koempeni doeloe…

    Maaf agak trauma…

    Salam…TANAM PAKSA

    By sikapsamin on 15 Agustus 2010 pada 9:56 am

  4. Semua harus menjaga lingkungan dari hulu sampai hilir, menjaga hutan agar tak mudah terjadi longsor, banjir…menjaga lingkungan hilir agar sungai tak makin menyusut (dangkal), dan jangan membuang sampah sembarangan.

    By edratna on 15 Agustus 2010 pada 11:28 am

  5. […] Kerusakan Sungai dan Daerah Aliran Sungai di Indonesia […]

    By Perambahan Kawasan Hutan Akibat Pengawasan Lemah | Alamendah's Blog on 21 Agustus 2010 pada 1:02 am

  6. bagaimana kita bisa mewariskan kepada anak cucu kita kalau kita sendiri tidak bisa menjaga dan merawatnya……..

    Bali Villa Bali Villas

    By Bali Wedding on 26 Agustus 2010 pada 3:01 pm

  7. yah sebetulnya kesadaran dari diri kita sendiri mau menjaga lingkungandemi anak cucu kita nanti………

    Bali Villa Bali Villas

    By Bali Wedding on 27 Agustus 2010 pada 10:55 am

  8. […] oleh rusaknya habitat akibat deforestasi hutan, alih fungsi hutan, pencemaran air dan rusaknya Daerah Aliran Sungai. Akibatnya dalam 15 tahun terakhir, populasi musang air diperkirakan oleh IUCN Redlist mengalami […]

    By Musang Air (Cynogale bennettii) Binatang Semi Akuatik | Alamendah's Blog on 28 Agustus 2010 pada 8:16 pm

  9. […] Sungai Citarum, Jawa Barat. Sungai Citarum (Ci Tarum), merupakan sungai terpanjang dan terbesar di Jawa Barat. Panjang alur sungainya mencapai 300 km lebih dengan Daerah Aliran Sungai (DAS) mencapai seluas 562.958 ha. Sungai ini juga termasuk satu diantara 13 sungai dengan tingkat kerusakan Daerah Aliran Sungai tertinggi di Indonesia, sebagai mana pernah saya tulis dalam artikel Kerusakan Sungai dan Daerah Aliran Sungai di Indonesia. […]

    By Citarum Menjadi Sungai Paling Tercemar di Dunia | Alamendah's Blog on 2 September 2010 pada 5:22 pm

  10. […] lamun, hutan dataran rendah, hutan meranggas, savanna (padang rumput), gurun, rawa dan danau, sungai, payau, batu kapur dan gamping, gua, submontane dan alpine, dan sebagainya. Karena itu, sebuah […]

    By Daftar Cagar Alam Indonesia di Jawa | Alamendah's Blog on 14 September 2010 pada 9:09 pm

  11. […] Kerusakan Sungai dan Daerah Aliran Sungai di Indonesia […]

    By 4.408 Kali Bencana Alam dalam 5 Tahun | Alamendah's Blog on 18 September 2010 pada 6:39 pm

  12. […] Kerusakan Sungai dan Daerah Aliran Sungai di Indonesia […]

    By Barang Berbahaya di Sekitar Kita | Alamendah's Blog on 20 September 2010 pada 6:10 pm

  13. […] Kerusakan Sungai dan Daerah Aliran Sungai di Indonesia […]

    By Penyebab dan Dampak Pencemaran Air Oleh Limbah Pemukiman | Alamendah's Blog on 27 September 2010 pada 6:12 pm

  14. […] Kerusakan Sungai dan Daerah Aliran Sungai di Indonesia […]

    By Kerusakan Garis Pantai Indonesia Capai 20 Persen | Alamendah's Blog on 1 Oktober 2010 pada 6:47 pm

  15. […] Kerusakan Sungai dan Daerah Aliran Sungai di Indonesia […]

    By Desalinasi Memanfaatkan Air Laut untuk Minum | Alamendah's Blog on 5 Oktober 2010 pada 6:07 pm

Tinggalkan Balasan



Mobile Site | Full Site


Get a free blog at WordPress.com Theme: WordPress Mobile Edition by Alex King.