Kokoleceran Flora Misterius Dari Ujung Kulon

Kokoleceran adalah maskot provinsi Banten yang merupakan salah satu tanaman endemik Banten yang dipercaya hanya terdapat di Taman Nasional Ujung Kulon. Saya tidak membahas kokoleceran yang berupa permainan tradisional dengan baling-baling bambu. Tetapi kokoleceran yang merupakan tanaman langka bernama ilmiah Vatica bantamensis, yang menjadi flora identitas provinsi Banten namun keberadaannya sangat misterius.

Saya sendiri belum sekalipun melihat tumbuhan ini. Mungkin sobat-sobat lainpun sama dengan saya. Bahkan ketika saya googling untuk menelusuri tumbuhan bernama Kokoleceran ini, saya pun musti gigit jari. Jangankan wikipedia Indonesia, wikipedia berbahasa Inggris saja hanya mempunyai artikel dengan satu kalimat “Vatica bantamensis is a species of plant in the Dipterocarpaceae family. It is endemic to Indonesia.”

Resak Hiru (Vatica rassak) kerabat dekat Kokoleceran (Vatica bantamensis)

Ketika saya mengunjungi situs resmi iucn, saya hanya mendapati bahwa Kokoleceran (Vatica bantamensis) termasuk dalam status konservasi “Endangered” (Terancam Punah). Tidak banyak yang saya dapatkan selain ‘penjelasan’: “Needs Updating” lantaran data tentang Kokoleceran ditulis berdasarkan data tahun 1998, 12 tahun yang silam.

Sedikit Mengenal Kokoleceran. Kokoleceran merupakan pohon yang mampu mencapai tinggi hingga 30 m. Pada bagian batang yang muda memiliki bulu-bulu halus dan lebat. Daun Kokoleceran menjorong atau melanset, dengan tangkai daun yang panjangnya mencapai 2.2 cm. Perbungaannya malai dan terdapat di ujung daun atau di ketiak daun. Bunga kokoleceran panjangnya mencapai 7 cm. Buah tanaman endemik ini agak bulat dan mempunyai tangkai yang pendek sekitar 5 mm panjangnya. Pada buahnya terdapat biji yang berdiameter mencapai 1 cm.

Pohon Kokoleceran (Vatica bantamensis) merupakan tanaman endemik yang hanya terdapat di Taman Nasional Ujung Kulon. Cara perkembangbiakan pohon misterius ini adalah dengan biji. Tanaman ini berkerabat dekat dengan Resak Hiru (Vatica rassak) Yang batangnya banyak dimanfaatkan sebagai bahan bangunan dan pembuatan kapal.

Populasi tumbuhan yang menjadi flora identitas provinsi Banten ini sampai sekarang masih misterius dan tidak diketahui dengan pasti. Yang pasti IUCN Redlist memasukkan Kokoleceran (Vatica bantamensis) dalam status konservasi “Terancam” (EN; Endangered).

Sobat Pernah Melihat?. Mungkin sobat (utamanya yang berada di daerah Banten dan Jawa Barat) mungkin pernah melihat atau bahkan menanam pohon misterius ini bisa sedikit sharing dengan saya. Termasuk jika sobat memiliki foto atau gambar Sang Kokoleceran (Vatica bantamensis) ini. Masa sebuah maskot yang mencerminkan identitas sebuah masyarakat satu provinsi tidak kita kenal dengan baik?

Rasanya sungguh tidak nyaman dan membuat penasaran jika hanya mengetahui namanya saja tanpa mengenal ciri-ciri, identifikasi, gambar, maupun populasi tanaman ini.

Klasifikasi Ilmiah: Kerajaan: Plantae; Filum: Tracheophyta; Kelas: Magnoliopsida; Ordo: Malvales; Famili: Dipterocarpaceae; Genus: Vatica; Species: Vatica bantamensis; Binomial name Vatica bantamensis (Hassk.) Benth. & Hook.ex Miq.

  1. Referensi: http://www.plantamor.com/index.php?plant=1785
  2. gambar: http://www.toptropicals.com

Baca Juga:

Anda dapat melihat daftar seluruh tulisan di: Daftar catatan

avatar Tidak diketahui

About alamendah

Panggil saja saya Alamendah, tinggal di Pati, Jawa Tengah, Indonesia. Seorang biasa yang ingin berbagi dengan sobat.
Pos ini dipublikasikan di flora dan tag , , , , , , , , , . Tandai permalink.

112 Responses to Kokoleceran Flora Misterius Dari Ujung Kulon

  1. avatar a-chen a-chen berkata:

    kekoloceran, ehm baru tahu saya malahan Mas….
    Thanks… 🙂

  2. avatar a-chen a-chen berkata:

    upppps kekoleceran yak, maaf tadi kekoloceran… hihiihih

  3. avatar Pekanbaru Riau Pekanbaru Riau berkata:

    hmm…. pengen coba nih,,, gmn rasanya…. 😀

  4. avatar Hariez Hariez berkata:

    hmmm…akhirnya kunikmati lagi sajian khas di rumah ini 😳

    • avatar Hariez Hariez berkata:

      dan aku malah familiar dengan namanya saja Om..untuk tanamannya apakah ada foto nya selain kemiripan dengan Resak Hiru Om ? 😀

      selamat malam & selamat beristirahat

      -salam hangat-

  5. avatar kawanlama95 kawanlama95 berkata:

    wah kalo bicara tentang maskot provinisi banten tanya sama rita dulu neeh , dia tau kali. kalo hampir punah , mas alam dan kita – kita yang punya lahan di halamannya segera tanam di halaman rumahnya masing2 . masih cukup ga ya nanem. terus bibitnya bisa dapet dimana neeh?

  6. avatar asmanu asmanu berkata:

    rasanya enak ga …perlu dilestarikan bos supaya tidak punah..

  7. avatar ningrum ningrum berkata:

    assalamu’alaikum…
    wah, jawa barat ya mas? saya di medan, jadi pastinya ndak ada ya? hehe
    ndak bisa bantu nih.. 😀

  8. avatar Abu Ghalib Abu Ghalib berkata:

    lumayan buat nambah wawasan
    trims

  9. avatar harto harto berkata:

    kokoleceran itu nama buah yaaa…. kalo didaerah saya (bogor) tuh dari baling2 bambu seperti baling2 pesawat helicopter, bila ketiup angin yang kecang akan bunyi nyaring.

  10. avatar Bang Iwan Bang Iwan berkata:

    kokoleceran…. baru tau dari sini..

  11. avatar rudikuansing rudikuansing berkata:

    Info menarik ni..

  12. avatar edratna edratna berkata:

    Itu bukannya buah mengkudu ya?
    Mirip sekali, juga daunnya

  13. avatar sunflo sunflo berkata:

    aq blom pernah liaat, kurang banyak pics naa.. jadi blom bgtu jelass…
    btw.. Lam, main dong ke kebonQ…masakcuma sekali ajah siiiiih?? pgimana nie anak… huh… 😦

  14. avatar kedai opini kedai opini berkata:

    emang yang namanya maskot daerah harus ada. kalo gak kebudayaannya ya cemilannya, kalo gakda cemilannya ya buahnya….lumyanlah

    link sudah kami pasang, link balik kami tunggu

  15. avatar Hary4n4 Hary4n4 berkata:

    Baru denger namanya, Kang… Tapi kalo yg seperti gambar di atas, aku pernah liat di kebun binatang surabaya… 🙂

Tulis Komentar Sobat

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.