Artikel tentang alam sepi pembaca, siapa yang bilang?. Tema tentang lingkungan hidup, flora, fauna dan kekayaan alam lainnya terkadang menjadi pilihan kesekian dari para narablog dalam menulis artikel untuk blognya. Memang artikel-artikel beginian kalah penggemar dibandingkan artikel tentang seks, gambar dan kisah porno, ataupun tentang teknologi dan komputer. Tetapi bukan berarti artikel tentang alam kemudian sepi dari pembaca. Mau bukti?
Blog saya, Alamendah’s Blog, yang sejak pertama kali selalu berusaha menghadirkan tulisan-tulisan berkaitan dengan kekayaan alam dan hayati negeri Indonesia, ternyata tidak pernah sepi dari pembaca. Pada tahun 2010 ini rata-rata pageview perharinya mencapai 1.391 pengunjung bahkan beberapa kali mencapai di atas 2 ribu pageview. Satu bukti bahwa blog yang berisikan artikel tentang alam tidak sepi dari pengunjung.
Bukti kedua, hanya selama bulan Januari 2010 beberapa artikel dalam blog ini telah dilihat hingga sebanyak ratusan hingga ribuan kali. Sebagai contoh;
- Satwa Indonesia yang Dilindungi dilihat sebanyak 2.395 kali
- Daftar Hewan (Burung) Langka dan terancam Punah (1.163 kali)
- Harimau Sumatera Semakin Langka (901 kali)
- Ulang Tahun Kebakaran Hutan (849 kali)
- Konferensi Perubahan Iklim Copenhagen 2009 (785 kali)
Bukti ketiga, artikel-artikel yang membahas tentang kekayaan alam, flora, dan fauna tidak pernah menjadi artikel yang basi. Sebagai gambaran, postingan berjudul Harimau Sumatera Semakin Langka yang saya upload pada tanggal 19 Agustus 2009, hingga sekarang masih selalu mendatangkan traffic dengan rata-rata kunjungan 35 perhari. Dapat dibayangkan jika mempunyai 10 artikel sejenis, akan ada 350 kunjungan perhari.
Keyword tentang lingkungan hidup, flora, fauna dan kekayaan alam lainnya ternyata juga banyak digunakan oleh pengguna ‘mesin pencari’ seperti google dan yahoo. Sebagai bukti, dalam bulan Januari ini saja blog ini mendapatkan traffic yang tidak sedikit dari google melalui beberapa keyword seperti:
- Kerusakan alam mendapat traffic sebanyak 627
- Kebakaran hutan (606)
- Burung-burung langka (356)
- Binturong (268)
- Harimau Sumatera (213)
- Jalak Bali (201)
- Edelweis (181)
- Harimau Sumatra (172)
- Ikan Lele (172)
Terbukti, artikel tentang alam tidaklah sepi pengunjung. So, saya mengajak sobat-sobat untuk tidak ragu membuat tulisan yang berkaitan dengan alam dan lingkungan hidup. Kalau bisa menyuguhkan yang mendidik dan (ternyata) diminati kenapa musti mengandalkan keyword-keyword ‘17 plus’?
Referensi: Dashboard Alamendah’s Blog per 24 Januari 2010
Baca Juga:
- Apresiasi Atas Artikel Alamendah’s Blog
- Manfaat Blog untuk Kekayaan Alam Indonesia
- Menteri Lingkungan Hidup Di Tiga Negara
- Blog Saya Ini
- Alamendah Di-review PC Mild Sebagai Blog Lingkungan Hidup
- Seribu Komentar Spam Alamendah
- Seni Menaikkan Pengunjung Blog
- (Maaf) izin mengamankan PERTAMAX dulu. Boleh, kan?!
- [STOP PRESS] Ada yang Coba Fitnah Blog Saya
Anda dapat melihat daftar seluruh tulisan di Daftar Catatan




Sukses dgn kunjungannya yg buanyaksss
Sukses untukmu Aam
Itulah buah perjuangan kang alam dalam meraih Pertamax, semua tidak ada yg sia sia, kerja keras nguber Pertamax membuahkan hasil yang luar biasa, bahan bakarnya aja Pertamax pasti hasilnya ya Pertamax. 😀
keywordnya mantab mas !!
kayaknya blog ini sudah di takdirkan nggak bakalan sepi mas 😆 😆 😆
mantaaaap mas
biar tiga kali mas 😆
Semangatnya perlu ditiru nih!!
Postingan-postingan alam yang bersifat informatif memang selalu dicari, karena selalu saja ada yang membutuhkannya. Dari sekedar ingin tahu bahkan kepepet tugas.
Saya sendiri akhir-akhir ini lagi sering kepengen nulis artikel-artikel tentang lingkungan dengan gaya naratif dan pengalaman pribadi tentunya. Memang sih, belum satupun yang pernah dikunjungi. Tapi yo weis lah, toh namanya juga blog pribadi… Saya menulis karena senang, belajar menulis, dan ingin sekedar berbagi cerita saja. Ga ada target yang harus dikejar.
Klo banyak yang berkunjung, anggap aja bonus! Hehehe…
Nice blog alamendah! Saya ijin nge-link ya…
tukeran link donk,,,link anda sudah terpasang
tetap semangat buat nulis mengenai alam kang..
insyallah ga akan pernah sepi
makin rame aja kang blognya
kalo tulisan dan cara penyajiannya menarik kaya blog ini pasti rame aja kan selara orang beda2 ga semua mau cari yg 17+ hahah
Like this!
Kenapa? karena blog mas ini keren banget, klo kata pakar seo “Niche” banget deh konten nya unique dan menarique 😀 dan jarang2 ada blogger yg membahas mslh beginian, krn biasanya bener2 hrus org yg memahami betul seluk beluk flora fauna.
Semangat terus mas…..!!!!
Mmapir juga kemari: http://www.masedi.net/informasi/contest/update-polling-berhadiah-paket-bloghosting-domain-1-tahun-free.html
Bertandang ke Lapak para Sahabat Nara Blog Tercinta, Ruanghati rasanya lama tidak jalan-jalan mengunjungi para Sahabat (Blogger) coz beberapa hari sangat sibuk sekali nih, Semoga para Sahabat selalu dalam keadaan baik dan bahagia selalu dalam rahmat serta kasih sayang Tuhan Yang Maha Kuasa, Amien. 2 hari terakhir ini juga Blog ruanghati keknya ada problem beberapa teman bilang ketika mau masuk ke blog kami ada semacam alert situs berbahaya, minta doanya semoga segera bisa normal kembali,
Salam hangat
Ruanghati
Sebetulnya blog yang fokus seperti ini yang bagus, karena jika kita menginginkan suatu informasi tentang sesuatu, kita tahu kemana akan mencari.
Dan itu tak mudah…karena blogku sendiri juga gado2…masalahnya di unsur bosan, jika menulis itu-itu aja. Padahal jika dilihat mana yang tertinggi trafiknya, adalah artikel serius.
Namun komentar terbanyak adalah pada artikel ringan, mungkin karena pembaca lebih mudah ikut berpartisipasi memberi saran.
keren Mas, selamat sukses. Beberapa hal karena artikel ini jelas memberikan sisi lain yaitu menerangkan secara detil tentang hewan dan tumbuhan terutama yang sudah langka disamping silaturahmi kang Alam yang luar biasa.
Salam sukses selalu Kang 🙂
Saya salut sama abang…
smangat terus bang….
tertangkap mas
betul ternyata memang ketangkap ama si aki
tidak juga kalau blog tentang alam sepi pengunjung/pembaca
buktinya alexa langsing abis kayaak habis puasa berbulan-bulan