3 Pulau Indonesia Dijual

pulau kandui indonesiaTiga (3) pulau Indonesia dijual lewat internet. Ketiga pulau tersebut adalah Pulau Makaroni, Pulau Siloinak dan Pulau Kandui. Ketiganya terletak di gugus Kepulauan Mentawai yang masuk dalam wilayah Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat. Demikian headline yang saya dapati dari berbagai media online hari ini.

Penjualan 3 pulau ini diiklankan dalam situs http://www.privateislanddonline.com. Dalam situs yang dikelola oleh Private Islands Ins yang beralamatkan di 550 Queen St East Suite 330 Toronto, Kanada terpampang jelas judul “Islands for Sale in Indonesia”. Pulau Makaroni (14 ha) dibanderol US$ 4 juta, Pulau Siloinak (24 ha) ditawarkan US$ 1,6 juta, dan Pulau Kandui (26 ha) dihargai US$ 8 juta.

macaronis-island-resort-1Pulau Makaroni berada di Desa Silabu Kecamatan Pagai Utara Kabupaten Kepulauan Mentawai, menurut salah satu sumber, dikontrak oleh Max warga Australia dari warga Silabu bernama Carles. Pulau tersebut dikontrak oleh Max selama 20 tahun dengan nilai kontrak Rp. 100 juta. Sesuai kesepakatan antara mereka berdua, setelah habis masa kontrak, maka seluruh fasilitas di pulau Makaroni tersebut akan menjadi milik Carles.

Sementara Pulau Kandui terdapat di Desa Taileleu dan Pulau Siloinak terdapat di Desa Katurai. Keduanya berada dalam wilayah administratif kecamatan Siberut Barat Daya. Sayang saya tidak dapat menemukan informasi tentang status kedua pulau ini, apakah dikontrak atau tidak. Kabarnya Pulau Siloinak tengah dikontrak oleh seorang warga Perancis.

Namun yang jelas di ketiga pulau tersebut yang memiliki pantai berpasir putih itu, kini telah berdiri resort berdiri resort dengan berbagai fasilitas seperti bungalow bernuansa alami yang terdapat di sepanjang pinggir pantai pulau Makaroni, Kandui dan Siloinak.

siloinak-island-ind-2Selain pemandangan alamnya yang menawan ketiga pulau tersebut memiliki perairan yang sangat mendukung untuk kegiatan surfing (selancar). Ombak di perairannya sangat cocok untuk selancar. Saat inipun ketiga pulau tersebut (juga pulau-pulau lain di Kepulauan Mentawai) menjadi tempat tujuan wisatawan asing yang ingin berselancar.

Kasus penjualan 3 pulau Indonesia kepada pihak asing sangat disayangkan, karena secara jelas melanggar peraturan yang ada. Dirjen Kelautan, Pesisir, dan Pulau-pulau Kecil (KP3K) Departemen Kelautan dan Perikanan (DKP), Syamsul Maarif menegaskan bahwa penjualan pulau-pulau tersebut adalah melanggar hukum, karena dalam UU 27 tahun 2007 tentang Pengelolaan Pesisir dan Pulau-pulau Kecil menyebutkan bahwa pulau kecil tidak mungkin dijual, pengelolaan oleh pihak asing pun harus seizin Menteri Kelautan dan Perikanan. Juga bertentangan dengan Peraturan Menteri Kelautan No 20 tahun 2008 tentang Pemanfaatan Pulau-pulau Kecil dan Perairan Di Sekitarnya.

Sedangkan menurut guru besar Hukum Internasional Fakultas Hukum Universitas Indonesia Hikmahanto Juwana bahwa penjulan pulau perlu dipertanyakan karena secara Secara hukum internasional, pulau secara keseluruhan tidak bisa dijual karena pulau punyanya negara, lain bila menjual hak atas tanah .

pulau makaroniKasus Penjualan pulau ini tidak terlepas dari keterlibatan oknum-oknum yang ada di pemerintah daerah yang memberikan izin kepada pihak-pihak tertentu dalam melakukan jual beli pulau kepada warga asing. Keterlibatan oknum-oknum harus diusut secara tuntas dan bila perlu pecat. Otonomi daerah memang memberikan kewenangan daerah untuk mengelola sumber daya daerahnya, akan tetapi persoalan penjualan pulau daerah tetap harus mengacu peraturan perudang-undangan yang ada tidak asal meberikan izin. Namun demikian walaupun penyewaan pulau-pulau terluar kepada warga asing diperbolehkan, sebaiknya kebijakan ini tetap dikaji baik buruknya bagi keamanan NKRI. Sebab kemungkinan pulau-pulau terluar yang disewa oleh warga asing untuk dimanfaatkan kepentingan negaranya untuk mengganggu stabilitas.

surfing-at-macaronis-islandMenanggapi pemberitaan tentang penjualan 3 pulau di wilayah Kepulaun Mentawai seperti yang tertera dalam situs privateislandonline.com ini, Gubernur Sumatera Barat, Gamawan Fauzi membatah bahwa Pulau Makaroni, Kandui, dan Siloinak sedang dijual. Menurutnya “kata jual” (for Sale) itu hanyalah sebagai iklan promosi.

Di wilayah perairan Sumatera Barat memang terdapat ribuan pulau besar dan kecil yang belum seluruhnya terinventarisasi. Sejumlah pulau dan resor di kawasan Kepulauan Mentawai kini dikelola investor dari Australia, Italia, dan pihak asing lainnya. Pulau-pulau itu menjadi daya tarik asing karena ombak di sekitarnya termasuk salah satu yang terbaik di dunia yang cocok untuk olahraga selancar.

Dalam beberapa kasus di Indonesia, meskipun pulau-pulau tersebut hanya dikelola (Hak Guna Usaha) oleh pihak asing, karena lemahnya penerapan hukum Indonesia, seringkali dieksploitasi seperti telah menjadi Hak Milik.

Baca Juga:

Anda dapat melihat daftar seluruh tulisan di: Daftar Catatan

avatar Tidak diketahui

About alamendah

Panggil saja saya Alamendah, tinggal di Pati, Jawa Tengah, Indonesia. Seorang biasa yang ingin berbagi dengan sobat.
Pos ini dipublikasikan di berita, Indonesia, lingkungan hidup, wisata dan tag , , , , , , , , , , , . Tandai permalink.

163 Responses to 3 Pulau Indonesia Dijual

  1. Kunjungan seorang kawan seperjuangan..
    Salam Perubahan untuk Juragan..
    Selamat menjalankan ibadah puasa..
    Salam AnakBangsa..

    What??15 Pertanyaan Yang Tidak Akan Pernah Ditanyakan TUHAN!!

  2. wah….padahal bagus2 tu pulaunya (ya iyalah namanya juga mau di jual, jadi ya yang bagus2 :s), klo semuanya di jual, kita mau tinggal dimana ni? emmm…….demi uang semua usaha pun jadi lah kata mereka 😀 siap2 ngungsi dimana ya hehehe….gimana donk cara menanggulangi penjualan pulau?

    kenali dan kunjungi objek wisata di pandeglang

  3. avatar aldy aldy berkata:

    Luar biasa para pejabt negeri ini, yang bisa dijual semuanya dijual… harusnya yang begian didahulukan masuk penjara…

  4. avatar guskar guskar berkata:

    klo kasus ini benar dan telah terkonfirmasi, sungguh sangat disayangkan dan memprihatinkan kita sebagai anak bangsa

  5. avatar rio2000 rio2000 berkata:

    kalo beli pulau apa bdeanya dengan beli negara… misalnya singapura 😀

    • avatar alamendah alamendah berkata:

      @FreeArticleCenter:
      Yang pasti bukan ke arah kemajuan…

      @sunatamukhria:
      Onde mandeh…
      Mesti didengerin sama pak Gubernur, nih.

      @celotehanakbangsa:
      Salam juga

      @PasangIklanGratis:
      Aturannya sudah jelas, kok. Ada UU No. 27 th 2007 dan Permen Kelautan No. 20 th 2008. Tinggal implementasinya di lapangan.

      @aldy:
      Sayangnya yang milih mereka ini, kita2 juga.

      @guskar:
      Betul, Gus. Semoga ini hanya lelucon saja.

      @rio2000:
      Yup. Kita ngumpulin uang yang banyak aja, trus sekalian beli benua Amerika, gimana?

  6. avatar nenyok nenyok berkata:

    Salam
    Hmm..aneh jg siy jual pulau gitu kok bisa seenaknya ya..memangnya ga terpantau kitu.

  7. avatar genial genial berkata:

    dduhhhh.. terus kita harus gmn?!?! ddduuuuhhhh… ada ada ajja daahh 😦

  8. avatar Pakde Cholik Pakde Cholik berkata:

    Wah itu harus diusut secara tuntas mas, Masa tanah air kok dijual seperti tanah jebon dan air grobakan. Duiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiit saja tuh yang dipkir orang2.
    Laporkan siapa tuh yang njual. Kata For sale emang ya dijual artinya, untuk promosi atau bukan ya pokoknya for sale.Edan tenan
    Salam hangat dari Surabaya.

  9. avatar arkasala arkasala berkata:

    Yang selama ini saya tahu, ya seperti kata Pak Hikmahanto Juwana. Semoga dalam menyikapi kasus ini pemerintah bertindak lebih cepat. Ini urusannya dengan kedaulatan, yang salah satunya peran wilayah negara termasuk pulau.

  10. avatar bluethunderheart bluethunderheart berkata:

    malam
    ya nich blue baru tahu tadi setelah baca koran bahwa ada pulau yang dibeli …..
    selamat berpuasa
    salam hangat selalu

    • avatar alamendah alamendah berkata:

      @nenyok:
      Mungkin yang mantau pura2 gak tau…

      @genial:
      itulah uniknya Indonesia.

      @Pakde Cholik:
      Setahu saya (yang awam bahasa Inggris) for sale = dijual. Yang saya bingung adalah pernyataan Pak Gubernur yang bilang for sale bukan berarti dijual.
      Saya yang bego atau guru bahasa inggris saya yang bego, ya?

      @arkasala:
      Masalah kedaulatan negara: sesuatu yang sering terabaikan (tersisihkan) oleh kepentingan lainnya.

      @bluethunderheart:
      Selamat malam dan slamat berpuasa juga. Semoga bulan puasa ini meningkatkan kepekaan kita semua.

  11. avatar diazhandsome diazhandsome berkata:

    udah pernah baca di detik.com … menyedihkan juga ya pulau Indonesia sebagai aset berharga Indonesia malah dijual…

  12. avatar m4stono m4stono berkata:

    daripada dijual mending tukar guling aja ama pulau manhattan di amrik sono….

  13. avatar quinie quinie berkata:

    kalo pemerintah ga aware dengan ‘tergadainya’ pulau2 kecil, bukan ga mungkin di masa mendatang, pulau2 besar juga akan terjual dengan murahnya.
    *sambil bayangin pulau jawa tiba2 dibeli pihak asing…ohhhh noooo!*

    • avatar dasir dasir berkata:

      OOOOOOOOOoohhhhhhhhhhhhh nnoooooooooo//My java Island for sale..ga mungkin langkahi dulu mayatku…lha wong belum mati…Hust,,ya Alloh salah ucap dasir..

  14. avatar casrudi casrudi berkata:

    Jangan-jangan pulau jawa turut di jual juga… 🙂

    Kok bisa-bisanya ya ada broker yang berani ngejual pulau?… Udah jelas-jelas ada undang-undang yang tidak membolehkan pulau-pulau kecil di Indonesia di jual. Apa undang-undangnya yang engga mempan?… wallohu alam…

    Adanya kasus ini kita jadi tahu bahwa pulau-pulau kecil di Indonesia banyak yang hak usahanya (pengelolaan) di kelola oleh asing. Mudah-mudahan ijin dari pak menteri kelautan dan perikanan engga sebatas formalitas belaka.

  15. avatar timur timur berkata:

    Assalamualaikum.

    tak ada comment aku.

    gak paham masalah beginiian.

    yang jelas, klau indonesia begini terus, bisa ludes deh negara ini.

    🙂

    wassalam

Tinggalkan Balasan ke quinie Batalkan balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.