Dampak Plastik Terhadap Lingkungan

sampah22Dampak plastik terhadap lingkungan merupakan akibat negatif yang harus ditanggung alam karena keberadaan sampah plastik. Dampak ini ternyata sangat signifikan. Kemarin saya telah mengupload postingan tentang Bahaya Kemasan Plastik dan Kresek Post kali ini lebih menyoroti bahaya limbah plastik terhadap lingkungan.

Sebagaimana yang diketahui, plastik yang mulai digunakan sekitar 50 tahun yang silam, kini telah menjadi barang yang tidak terpisahkan dalam kehidupan manusia. Diperkirakan ada 500 juta sampai 1 milyar kantong plastik digunakan penduduk dunia dalam satu tahun. Ini berarti ada sekitar 1 juta kantong plastik per menit. Untuk membuatnya, diperlukan 12 juta barel minyak per tahun, dan 14 juta pohon ditebang.

Konsumsi berlebih terhadap plastik, pun mengakibatkan jumlah sampah plastik yang besar. Karena bukan berasal dari senyawa biologis, plastik memiliki sifat sulit terdegradasi (non-biodegradable). Plastik diperkirakan membutuhkan waktu 100 hingga 500 tahun hingga dapat terdekomposisi (terurai) dengan sempurna. Sampah kantong plastik dapat mencemari tanah, air, laut, bahkan udara.

Kantong plastik terbuat dari penyulingan gas dan minyak yang disebut ethylene. Minyak, gas dan batu bara mentah adalah sumber daya alam yang tak dapat diperbarui. Semakin banyak penggunaan palstik berarti semakin cepat menghabiskan sumber daya alam tersebut.

Fakta tentang bahan pembuat plastik, (umumnya polimer polivinil) terbuat dari polychlorinated biphenyl (PCB) yang mempunyai struktur mirip DDT. Serta kantong plastik yang sulit untuk diurai oleh tanah hingga membutuhkan waktu antara 100 hingga 500 tahun. Akan memberikan akibat antara lain:

  • Tercemarnya tanah, air tanah dan makhluk bawah tanah.
  • Racun-racun dari partikel plastik yang masuk ke dalam tanah akan membunuh hewan-hewan pengurai di dalam tanah seperti cacing.
  • PCB yang tidak dapat terurai meskipun termakan oleh binatang maupun tanaman akan menjadi racun berantai sesuai urutan rantai makanan.
  • Kantong plastik akan mengganggu jalur air yang teresap ke dalam tanah.
  • Menurunkan kesuburan tanah karena plastik juga menghalangi sirkulasi udara di dalam tanah dan ruang gerak makhluk bawah tanah yang mampu meyuburkan tanah.
  • Kantong plastik yang sukar diurai, mempunyai umur panjang, dan ringan akan mudah diterbangkan angin hingga ke laut sekalipun.
  • Hewan-hewan dapat terjerat dalam tumpukan plastik.
  • Hewan-hewan laut seperti lumba-lumba, penyu laut, dan anjing laut menganggap kantong-kantong plastik tersebut makanan dan akhirnya mati karena tidak dapat mencernanya.
  • Ketika hewan mati, kantong plastik yang berada di dalam tubuhnya tetap tidak akan hancur menjadi bangkai dan dapat meracuni hewan lainnya.
  • Pembuangan sampah plastik sembarangan di sungai-sungai akan mengakibatkan pendangkalan sungai dan penyumbatan aliran sungai yang menyebabkan banjir.

Sebagai tambahan pemahaman, saya beberkan beberapa fakta yang berkaitan dengan sampah plastik dan lingkungan:

  • Kantong plastik sisa telah banyak ditemukan di kerongkongan anak elang laut di Pulau Midway, Lautan Pacific
  • Sekitar 80% sampah dilautan berasal dari daratan, dan hampir 90% adalah plastik.
  • Dalam bulan Juni 2006 program lingkungan PBB memperkirakan dalam setiap mil persegi terdapat  46,000 sampah plastik mengambang di lautan.
  • Setiap tahun, plastik telah ’membunuh’ hingga 1 juta burung laut, 100.000 mamalia laut dan ikan-ikan yang tak terhitung jumlahnya.
  • banyak penyu di kepulauan seribu yang mati karena memakan plastik yang dikira ubur-ubur, makanan yang disukainya.

Untuk menanggulangi sampah plastik beberapa pihak mencoba untuk membakarnya. Tetapi proses pembakaran yang kurang sempurna dan tidak mengurai partikel-partikel plastik dengan sempurna maka akan menjadi dioksin di udara. Bila manusia menghirup dioksin ini manusia akan rentan terhadap berbagai penyakit di antaranya kanker, gangguan sistem syaraf, hepatitis, pembengkakan hati, dan gejala depresi.

Terus gimana, dong?. Kita memang tidak mungkin bisa menghapuskan penggunaan kantong plastik 100%, tetapi yang paling memungkinkan adalah dengan memakai ulang plastik (reuse), mengurangi pemakaian plastik (reduce), dan mendaur ulang (recycle). Terakhir, mungkin perlu regulasi dari pemerintah untuk meredam semakin meningkatnya penggunaan plastik.

Baca juga:

avatar Tidak diketahui

About alamendah

Panggil saja saya Alamendah, tinggal di Pati, Jawa Tengah, Indonesia. Seorang biasa yang ingin berbagi dengan sobat.
Pos ini dipublikasikan di global, Indonesia, kerusakan alam, lingkungan hidup dan tag , , , , , , , , , , , . Tandai permalink.

113 Responses to Dampak Plastik Terhadap Lingkungan

  1. avatar Deka Deka berkata:

    Sebagai pemakai, jadi solusinya paling dibakar ya…?

    • avatar wewet wewet berkata:

      jangan dibakar..
      ada beberapa plastik dari kemasan – kemasan kue atau apa gitu yang bisa kita jadikan tas, tempat pensil, kotak tisu, karpet dan macem – macem lah.
      selaim mengurangi bahaya plastik juga bernilai jual tuh.. ^_^

  2. Ping-balik: INFORMASI UMUM-ON LINE « Htts's Blog

  3. avatar rita rita berkata:

    salam kenal mas….plastik…duh….plastik…..

  4. avatar sudharno DWi y sudharno DWi y berkata:

    waduhhh ane mw ngadain workshop di unj tentang plastik dan lingkungan….ada yang mw bantu czzz kita perlu akssi nyata dalam menerdaskan bangsa. jika setuju kirim kemail w.bugenvile_89@yahoo.com
    w butruh bantuan uang, pengisi kegiatan pendukung, pohon buah, buku hadiah………..

  5. avatar eldinna eldinna berkata:

    mkax jgn buang smpah plstik smbrgan!!!!!!!!
    klo bza bwt krjinan dr plastik yg bza qta gnain lgee……….

  6. avatar Cutting.Achmad Cutting.Achmad berkata:

    Sungainya jadi Ngueri Buener……

  7. avatar citromduro citromduro berkata:

    ijin kopas artikel ini
    bukan buat postingan tapi sebagai tugas sekolah mas tentang lingkungan hidup yang banyak tersedia disini

  8. avatar NJ! NJ! berkata:

    trimakasih atas bantuan info nya, saya cantumkan lagi di blog dan udah di link back kok.karena gak sempet nyatet info nya waktu ditayangin di tv.boleh di check link back nya kalau mau.

  9. avatar taufik gunawan taufik gunawan berkata:

    mudah mudahan bukan kita aja yang sadar akan bahaya plastik…
    tapi semua orang d sejagad alam ini.. aminnn

  10. Ping-balik: Perilaku Bijak Di Pantai « Alamendah's Blog

  11. Ping-balik: Pencemaran Air di Indonesia | Alamendah's Blog

  12. Ping-balik: Air Minum Dalam Kemasan, Beli Air atau Sampah? | Alamendah's Blog

  13. Ping-balik: kerusakan alam dan penyebabnya « Blog Archive « Andikoswara's Blog

  14. Ping-balik: 3R (Reuse Reduce Recycle) Sampah « Lepetitecossete's Blog

  15. Ping-balik: Mengenal Arti Kode Label Kemasan Plastik | Alamendah's Blog

Tinggalkan Balasan ke NJ! Batalkan balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.