54 Jenis Burung Hantu di Indonesia

  • Otus angelinae (Celepuk Jawa)
    Celepuk Jawa berukuran sekitar 20 cm. Burung endemik pulau Jawa. Dalam bahasa Inggris disebut Javan Scops-owl, Javan Scops-Owl, Javan Scops Owl. Status konservasi Vulnerable (Rentan) IUCN Redlist dan CITES Appendix II.

    Otus angelinae (Celepuk Jawa)

    Otus angelinae (Celepuk Jawa)

  • Otus beccarii (Celepuk Biak)
    Celepuk Biak berukuran 25 cm. Burung hantu endemik Pulau Biak. Dalam bahasa Inggris disebut Biak Scops-owl, Biak Scops Owl. Status konservasi Vulnerable (Rentan) IUCN Redlist dan CITES Appendix II.
  • Otus brookii (Celepuk Raja)
    Celepuk Raja berukuran sekitar 23 cm. Tersebar di Indonesia (Sumatera dan Kalimantan Utara) dan Serawak, Malaysia. Dalam bahasa Inggris disebut Rajah Scops-owl, Rajah Scops Owl, Rajah Scops-Owl. Status konservasi Least Concern (Berisiko Rendah) IUCN Redlist dan CITES Appendix II.

    Otus brookii (Celepuk Raja)

    Otus brookii (Celepuk Raja)

  • Otus collari (Celepuk Sangihe)
    Celepuk Sangihe berukuran sekitar 19 cm. Burung hantu endemik Pulau Sangihe, Sulawesi Utara. Dalam bahasa Inggris disebut Sangihe Scops-owl, Sangihe Scops Owl. Status konservasi Least Concern (Berisiko Rendah) IUCN Redlist dan CITES Appendix II.
  • Otus enganensis (Celepuk Enggano)
    Celepuk Enggano berukuran sekitar 20 cm. Burung hantu endemik Pulau Enggano (Bengkulu). Dalam bahasa Inggris disebut Enggano Scops-owl, Engano Scops-owl. Status konservasi Near Threatened (Hampir Terancam) dan CITES Appendix II.

    Otus enganensis (Celepuk Enggano)

    Otus enganensis (Celepuk Enggano)

  • Otus jolandae (Celepuk Rinjani)
    Celepuk Rinjani adalah burung hantu endemik Pulau Lombok, NTB. Dalam bahasa Inggris disebut Rinjani Scops-owl. Status konservasi Near Threatened (Hampir Terancam) dan CITES Appendix II.
  • Otus lempiji (Celepuk Reban)
    Celepuk Reban berukuran sekitar 20 cm. Tersebar di Indonesia (Jawa, Sumatera, Kalimantan, Bali, Bangka, dan pulau sekitar), Brunei Darussalam, Malaysia, dan Singapura. Dalam bahasa Inggris disebut Sunda Scops-owl. Status konservasi Least Concern (Berisiko Rendah) IUCN Redlist dan CITES Appendix II.

    Otus lempiji (Celepuk Reban)

    Otus lempiji (Celepuk Reban)

  • Otus lettia
    Otus lettia berukuran 23-25 cm. Tersebar di Indonesia, Bangladesh, Bhutan, China, Hongkong, India, Kamboja, Laos, Malaysia, Myanmar, Nepal, Pakistan, Singapura, Taiwan, Thailand, dan Vietnam. Dalam bahasa Inggris disebut Collared Scops-owl. Status konservasi Least Concern (Berisiko Rendah) IUCN Redlist dan CITES Appendix II.
  • Otus magicus (Celepuk Maluku)
    Celepuk Maluku hidup tersebar di Indonesia (pulau-pulau di Maluku Utara, Malu, Nusa Tenggara) dan Timor Leste. Dalam bahasa Inggris disebut Moluccan Scops-owl. Status konservasi Least Concern (Berisiko Rendah) IUCN Redlist dan CITES Appendix II.

    Otus magicus (Celepuk Maluku)

    Otus magicus (Celepuk Maluku)

  • Otus manadensis (Celepuk Sulawesi)
    Celepuk Sulawesi berukuran sekitar 21 cm. Burung hantu endemik pulau Sulwesi dan pulau-pulau kecil di sekitarnya. Dalam bahasa Inggris disebut Sulawesi Scops-owl. Status konservasi Least Concern (Berisiko Rendah) IUCN Redlist dan CITES Appendix II.

    Otus manadensis (Celepuk Sulawesi)

    Otus manadensis (Celepuk Sulawesi)

  • Otus mendeni (Celelpuk Banggai)
    Celelpuk Banggai sebelumnya dianggap anak jenis dari Otus manadensis (Celepuk Sulawesi). Endemik pulau Peleng (Kep. Banggai, Sulawesi Tengah). Dalam bahasa Inggris disebut Banggai Scops-owl. Status konservasi Vulnerable (Rentan) IUCN Redlist dan CITES Appendix II.

    Daftar jenis burung hantu Indonesia ini disajikan dalam 5 halaman. Klik kalimat di bawah untuk menuju ke halaman berikutnya :

    << HALAMAN SEBELUMNYA | HALAMAN BERIKUTNYA >>

  • avatar Tidak diketahui

    About alamendah

    Panggil saja saya Alamendah, tinggal di Pati, Jawa Tengah, Indonesia. Seorang biasa yang ingin berbagi dengan sobat.
    Pos ini dipublikasikan di burung, satwa dan tag , , , . Tandai permalink.

    13 Responses to 54 Jenis Burung Hantu di Indonesia

    1. Ping-balik: Penemuan Spesies-Spesies Baru di Indonesia Tahun 2014 | Alamendah's Blog

    2. avatar firman firman berkata:

      ada burung hantu, kalo jenis ikan hantu ada gak ?

    3. avatar Aldi Aldi berkata:

      Mas bagimana cara menjinakan burung hantu cilepuk

    4. avatar Aldi Aldi berkata:

      Mas pean jual burung hantu tito alba

    5. avatar akmal akmal berkata:

      ane ijin copas gambar yaa

    6. avatar Bola Bola berkata:

      Misi min, serak jawa bisa didapetin dmne ya, pngen melihara euuy..

    7. avatar irfan irfan berkata:

      Mas saya punya burung hantu tapi kok badan ya tinggi besar jenis apa tu mas

    8. avatar fajar fajar berkata:

      saya juga mau punya serak jawa

    9. Ping-balik: Burung Hantu yang Tidak Perlu Kita Takuti : Mongabay.co.id

    Tulis Komentar Sobat

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.