Tanaman, nama latin (ilmiah), dan sekolah adalah tiga hal yang berbeda namun bisa terkait. Setiap tanaman pasti mempunyai nama, baik nama umum, nama lokal ataupun nama latin (ilmiah). Setiap sekolah mulai SD, SMP, SMU hingga perguruan tinggi pasti memanfaatkan lahan yang tersisa dengan menanaminya tanaman.
Dan nama latin atau nama ilmiah, bukan perkara yang asing di sekolah. Sebagai lembaga transfer ilmu pengetahuan warga sekolah akan sering bersentuhan dengan nama latin.
Tanaman, nama latin, dan sekolah yang saling terkait sebenarnya bisa dimanfaatkan untuk menunjang proses belajar mengajar. Baik dalam pengenalan nama-nama ilmiah tanaman, taksonomi tumbuhan, serta penanaman cinta lingkungan hidup kepada para siswa sejak dini.
Caranya?. Berbagai jenis tanaman yang terdapat di lahan sekolah diberikan papan kecil yang berisikan nama latin, nama umum dalam bahasa Indonesia dan Inggris, serta nama lokal tanaman tersebut. Tentunya akan lebih baik jika dilengkapi dengan diskripsi singkat tentang asal-usul tanaman, daerah persebaran, dan data-data lain tentang tanaman tersebut.
Ambilah contoh sebatang pohon Trembesi. Di bawahnya diberikan papan kecil dengan tulisan “Trembesi. Nama Ilmiah: Albizia saman (Jacq.) Merr. Sinonim: Samanea saman (Jacq.) Merr. Nama Lokal: Ki Hujan (Sunda), Meh, Punggur, Munggur (Jawa), Kayu Ambon (Melayu). Keterangan: Diperkiarakan berasal dari Peru, Brazil, atau Meksiko. Merupakan tanaman yang mempunyai kemampuan menyerap karbon dioksida sangat tinggi sehingga cocok sebagai pohon penghijauan“.
Dan sepertinya saya pun harus segera membicarakan ini dengan kepala sekolah saya. 🙂
Baca artikel tentang pendidikan dan lingkungan hidup lainnya:
-
Baca seluruh tulisan (artikel) Alamendah’s Blog di: Daftar Catatan




mm ok mas, alhamdulillah..sudah diterapkan….sekarang tinggal perawatan dari kebiasaan itu.
Sekolah sebuah pembiasaan nama latin ya,
btw pohon matoa satu2nya di rumah mati di gerogoti keong 😦
Hihi.. Sekolah saya sejak dulu sudah ada gituannya.
Tapi papan nama tinggal papan nama. Gak pernah jadi perhatian para siswa 😦
Salam Kenal dari Desa Ciburial Kec. Cimenyan Kab. Bandung
usul yang berguna banget pak, setidaknya jadi cepat mengingat nama tanaman
sip ide yang bagus
Jadi inget waktu jalan di Dago Pakar (Tahura) bandung, setiap pohon atau tanaman ada papan namanya, seruuuu…
Wktu SMP atau SMA belum pernah lihat nama latin tanaman karena halamannya ga luas….
klo ke kebun bintang di CIkembulan baru sya lihat disana banyak sekali nama-nama latin walaupun buka nama latin tanaman tp binatang..
jadi inget waktu SMP dulu suruh ngapalin nama2 ilmiah,,, aduuh pusingnya bukan main.. hehehe
memang sudah seharusnya begitu belajar taxonomi tumbuhan
Usulan bagus Mas, agar setiap siswa dapat dengan mudah mengenali nama tanaman beserta nama latinnya.
Sukses selalu
Salam
Ejawantah’s Blog
saya setuju dengan usulan nya 😀
siswa jadi lebih mengenal tanaman lebih mendalam..
Dihalaman kantor juga boleh tuh, Mas. Bekerja sambil belajar. 🙂
Mau nggak ya, Bos aku?
setuju sekali dengan idenya. sama seperti di UNHAS, kampus saya dulu, tanaman-tanaman disana yang ada bahkan hanya nama latinnya, orang-orang yang tidak mendalami bidang tumbuh-tumbuhan tentu tak akan mengerti. kalau diberi kelengkapan seperti yang mas saranin, tentu akan bermanfaat sekali.
Ide menarik mas, dengan menempelkan nama latin dan nama dalam Bahasa Indonesia maka akan menambah pengetahuan siswa.