Emisi karbon dioksida manusia vs gunung berapi, lebih banyak mana?. Apakah lebih banyak emisi karbon dioksida (CO2) yang dihasilkan manusia atau malah sebaliknya, gunung berapi lebih banyak mengeluarkan emisi karbon dioksida?.
Letusan gunung berapi adalah kejadian luar biasa. Menyaksikan letusannya di televisi saja bikin ngeri. Tidak terbayangkan berapa banyak karbon dioksida (CO2) yang dikeluarkan oleh satu gunung berapi. Padahal di dunia terdapat ratusan gunung berapi.
Namun jangan salah. Letusan gunung berapi hanya terjadi sesaat dalam hitungan hari saja. Sehingga para peneliti memperkirakan seluruh gunung api di dunia mengeluarkan hanya 0,13 hingga 0,44 miliar ton CO2 per tahunnya.
Bandingkan dengan emisi karbon dioksida yang dihasilkan manusia. Manusia memiliki pabrik-pabrik dan kendaraan yang ‘konsisten’ mengeluarkan emisi karbon dioksida 24 jam tiap hari. Kendaraan bermotor di seluruh dunia diperkirakan menghasilkan emisi karbon hingga 2 miliar pertahunnya. Produksi semen menghasilkan 1,4 miliar ton per tahun. Dan pembukaan hutan mengakibatkan emisi sekitar 3,5 miliar ton per tahun.
Total emisi karbon dioksida yang dihasilkan oleh berbagai aktivitas manusia pada tahun 2010 saja mencapai 35 miliar ton. Bandingkan dengan emisi yang dihasilkan gunung berapi yang hanya 0,44 miliar ton per tahunnya.
Nyata, emisi karbon yang dihasilkan manusia dalam beberapa hari saja menyamai emisi CO2 yang dikeluarkan gunung berapi dalam setahun. Padahal manusia sangat berkepentingan dengan udara bersih yang bebas dari CO2.
-
Sumber: nationalgeographic.co.id/lihat/berita/1410/ketika-gunung-api-dikalahkan-manusia
-
Gambar: google.co.id
Baca artikel tentang kerusakan alam dan lingkungan hidup lainnya:




Di jakarat semakin banyak penyakitnya,,, 🙂
mengerikan juga ya.. mudahan gerekan bersepeda semakin populer.. 🙂
Manusia memang sangat bertanggungjawab dalam menjaga bumi ini. 😐
mash bahaya gunung merapi mas, sbb mngndung hawa panas
Contoh dari sisi gelap perkembangan teknologi. Semakin majunya teknologi & semakin meningkatnya jumlah manusia yang memakai aneka peralatan berbahan bakar fosil pada gilirannya membuat kualitas udara di sekitarnya jadi semakin parah…
kasihan
alam semakin rusak…
bumi semakin panas….
bagaimana hidup generasi selanjutnya???
sedih
Ping-balik: Tahun 2024 Es Abadi Puncak Jaya Hilang | Alamendah's Blog
Ping-balik: Langit Biru Penghargaan untuk Kota dengan Udara Terbersih | Alamendah's Blog
Ping-balik: Mari Menanamkan Budaya Menanam Pohon | Alamendah's Blog
Ping-balik: Gunung Muria; Sejarah, Status, dan Potensi | Alamendah's Blog
Ping-balik: Mengenal Earth Hour | Alamendah's Blog
Ping-balik: Jangan Lupa Indonesia, Earth Hour Malam Ini | Alamendah's Blog
Ping-balik: Mengenal Pengertian Ekonomi Hijau (Green Economy) | Alamendah's Blog
Ping-balik: Hari Hutan Internasional Tahun 2014 | Alamendah's Blog