Alamendah's Blog


Beranda | Laman | Arsip


54 Jenis Burung Hantu di Indonesia

17 Oktober 2014 6:38 pm

  • Otus mentawi (Celepuk Mentawai)
    Celepuk Mentawai berukuran 20 cm. Burung hantu endemik Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat. Dalam bahasa Inggris disebut Mentawai Scops-owl, Mentawai Scops Owl, Mentawai Scops-Owl. Status konservasi Near Threatened (Hampir Terancam) dan CITES Appendix II.

    Otus mentawi (Celepuk Mentawai)

    Otus mentawi (Celepuk Mentawai)

  • Otus rufescens (Celepuk Merah)
    Celepuk Merah berukuran sekitar 19 cm. Daerah sebaran meliputi Indonesia (Sumatera, Bangka, Kalimantan, dan Jawa bagian barat), Brunei Darussalam, Filipina, Malaysia, dan Thailand. Dalam bahasa Inggris disebut Reddish Scops-owl, Reddish Scops Owl, Reddish Scops-Owl. Status konservasi Near Threatened (Hampir Terancam) dan CITES Appendix II.

    Otus rufescens (Celepuk Merah)

    Otus rufescens (Celepuk Merah)

  • Otus siaoensis (Celepuk Siau)
    Celepuk Siau berukuran sekitar 19 cm. Burung hantu endemik Pulau Siau, Sulawesi Utara. Dalam bahasa Inggris disebut Siau Scops-owl atau Siau Scops Owl. Status konservasi Critically Endangered (Kritis) IUCN Redlist dan CITES Appendix II.
  • Otus silvicola (Celepuk Wallacea)
    Celepuk Wallacea berukuran antara 27-30 cm. Hewan endemik Indonesia (Pulau Sumbawa dan Flores). Dalam bahasa Inggris disebut Wallace’s Scops-owl, Wallace’s Scops Owl, Lesser Sunda Scops-owl, atau Wallace’s Scops-Owl. Status konservasi Least Concern (Berisiko Rendah) IUCN Redlist dan CITES Appendix II.
  • Otus spilocephalus (Celepuk Gunung)
    Celepuk Gunung berukuran sekitar 19 cm. Daerah sebaranya meliputi Indonesia (Sumatera dan Kalimantan Utara), Bangladesh, Bhutan, China, India, Kamboja, Laos, Malaysia, Myanmar, Nepal, Pakistan, Taiwan, Thailand, Vietnam. Dalam bahasa Inggris disebut Mountain Scops-owl, Mountain Scops Owl, atau Mountain Scops-Owl. Status konservasi Least Concern (Berisiko Rendah) IUCN Redlist dan CITES Appendix II.

    Otus spilocephalus (Celepuk Gunung)

    Otus spilocephalus (Celepuk Gunung)

  • Otus sulaensis (Celepuk Sula)
    Otus sulaensis (Celepuk Sula) sebelumnya dianggap subspesies Otus manadensis (Celepuk Sulawesi). Burung hantu endemik Kep. Sula (Maluku Utara). Dalam bahasa Inggris disebut Sula Scops-owl. Status konservasi Near Threatened (Hampir Terancam) dan CITES Appendix II.
  • Otus sunia (Celepuk Asia)
    Celepuk Asia sekitar 18 cm. Hidup tersebar di Indonesia (Sumatera, Bangka, Belitung), Bangladesh, China, India, Jepang, Kamboja, Korea Selatan, Korea Utara, Laos, Malaysia, Myanmar, Nepal, Pakistan, Rusia, Singapura, Sri Lanka, Taiwan, Thailand, dan Vietnam. Dalam bahasa Inggris disebut Oriental Scops-owl, Oriental Scops Owl, atau Oriental Scops-Owl. Status konservasi Least Concern (Berisiko Rendah) IUCN Redlist dan CITES Appendix II.

    Otus sunia (Celepuk Asia)

    Otus sunia (Celepuk Asia)

  • Otus tempestatis (Celepuk Wetar, Celepuk Maluku)
    Celepuk Wetar sebelumnya termasuk subspesies Otus magicus (Celepuk Maluku). Hewan endemik Pulau Wetar, Nusa Tenggara. Dalam bahasa Inggris disebut Wetar Scops-owl. Status konservasi Least Concern (Berisiko Rendah) IUCN Redlist dan CITES Appendix II.
  • Otus umbra (Celepuk Simalur)
    Celepuk Simalur berukuran 19 cm. Burung hantu endemik Pulau Simeulue, Aceh. Dalam bahasa Inggris disebut Simeulue Scops-owl, Simeulue Scops Owl, atau Simeulue Scops-Owl. Status konservasi Near Threatened (Hampir Terancam) dan CITES Appendix II.

    Otus umbra (Celepuk Simalur)

    Otus umbra (Celepuk Simalur)

  • Phodilus badius (Serak Bukit, Wowo-wiwi)
    Serak Bukit berukuran 27 cm. Daerah sebarannya meliputi Indonesia (Sumatera, Jawa, Kalimantan, dan pulau-pulau kecil di sekitarnya), Bangladesh, Brunei Darussalam, China, India, Kamboja, Laos, Malaysia, Myanmar, Thailand, dan Vietnam. Dalam bahasa Inggris disebut Oriental Bay-owl, Oriental Bay Owl, atau Oriental Bay-Owl. Status konservasi Least Concern (Berisiko Rendah) IUCN Redlist dan CITES Appendix II.

    Phodilus badius (Serak Bukit, Wowo-wiwi)

    Phodilus badius (Serak Bukit, Wowo-wiwi)

    Daftar jenis burung hantu Indonesia ini disajikan dalam 5 halaman. Klik kalimat di bawah untuk menuju ke halaman berikutnya :

    << HALAMAN SEBELUMNYA | HALAMAN BERIKUTNYA >>

    Diposkan oleh: alamendah

    Kategori: burung, satwa

    Tag: , , ,

    13 Tanggapan to “54 Jenis Burung Hantu di Indonesia”

    1. […] 54 Jenis Burung Hantu diĀ Indonesia […]

      By Penemuan Spesies-Spesies Baru di Indonesia Tahun 2014 | Alamendah's Blog on 2 Januari 2015 pada 9:33 pm

    2. ada burung hantu, kalo jenis ikan hantu ada gak ?

      By firman on 22 Januari 2015 pada 9:51 pm

      1. ada… ikan black ghost

        By baby on 15 Juni 2015 pada 3:56 pm

    3. Mas bagimana cara menjinakan burung hantu cilepuk

      By Aldi on 15 Februari 2015 pada 7:38 pm

    4. Mas pean jual burung hantu tito alba

      By Aldi on 15 Februari 2015 pada 7:40 pm

      1. saya mau punya tyto alba

        By fajar on 11 September 2017 pada 10:59 am

    5. ane ijin copas gambar yaa

      By akmal on 20 Desember 2015 pada 2:02 pm

    6. Misi min, serak jawa bisa didapetin dmne ya, pngen melihara euuy..

      By Bola on 18 Juni 2017 pada 4:05 pm

      1. saya juga mau punya serak jawa

        By fajar on 11 September 2017 pada 11:01 am

      2. Ada neh …

        By Ilham za on 25 Oktober 2018 pada 12:49 pm

    7. Mas saya punya burung hantu tapi kok badan ya tinggi besar jenis apa tu mas

      By irfan on 26 Juli 2017 pada 8:11 pm

    8. saya juga mau punya serak jawa

      By fajar on 11 September 2017 pada 11:02 am

    9. […] jumlah jenis burung hantu yang ada di Indonesia? Alamendah dalam blognya menuliskan, sekitar 54 jenis burung hantu hidup di Indonesia dari sebanyak 240-an […]

      By Burung Hantu yang Tidak Perlu Kita Takuti : Mongabay.co.id on 4 Juni 2018 pada 10:00 am

    Tinggalkan Balasan



    Mobile Site | Full Site


    Get a free blog at WordPress.com Theme: WordPress Mobile Edition by Alex King.