29 Maret 2011 9:05 am
Surili Jawa atau Presbytis comata atau Javan Leaf Monkey merupakan lutung endemik Jawa. Lutung yang terkadang disebut Surili saja ini hanya dapat ditemukan di Jawa bagian barat dan tengah. Surili Jawa juga ditetapkan sebagai fauna identitas kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Surili Jawa dalam bahasa Inggris dinamai dengan beberapa nama seperti Javan Surili, Grizzled Leaf Monkey, Java Leaf Monkey, dan Javan Grizzled Langur. Sedangkan nama binatang ini dalam bahasa latin adalah Presbytis comata.
Lutung Surili Jawa terdiri atas dua subspesies yakni Presbytis comata comata yang hidup di Jawa Barat dan Presbytis comata fredericae yang terdapat di Jawa Tengah. 
Diskripsi Ciri dan Perilaku. Surili Jawa atau Javan Grizzled Langur mempunyai ukuran tubuh sepanjang 43-60 cm dengan berat tubuh saat dewasa sekitar 6-8 kg. Surili Jawa mempunyai ekor yang panjang melebihi panjang tubuhnya. Panjang ekornya berkisar antara 56-72 cm.
Tubuh Surili Jawa ditumbuhi bulu berwarna hitam, kecoklatan atau keabuan untuk bagian kepala hingga punggung. Sedangkan rambut di bagian dagu, dada, perut, lengan bagian dalam, kaki, dan ekor berwarna putih. Kulit pada muka dan telinga berwarna hitam pekat agak kemerahan.
Primata yang menjadi fauna identitas kabupaten Bogor ini merupakan hewan herbivora yang menyukai daun muda, kuncup bunga, buah-buahan dan biji-bijian, serta sesekali memakan serangga, jamur dan tanah. Sesekali Suruli Jawa turun ke tanah untuk memakan tanah guna membantu proses pencernaannya.
Surili Jawa atau Javan Surili hidup dalam kelompok kecil beranggotakan antara 7-12 ekor. Hewan endemik jawa ini melakukan poligami dimana satu ekor jantan akan mengawini beberapa betina sekaligus dalam kelompoknya.
Surili Jawa (Presbytis comata) juga merupakan binatang diurnal (aktif pada siang hari). Sebagian besar aktifitasnya, termasuk tidur, dilakukan di atas pohon (arboreal). Suara hewan ini diketahui hanya satu jenis yakni kik… kik… kik… yang dikeluarkan oleh pejantan saat terjadi bahaya atau ancaman atau ketika meninggalkan pohon yang dipakainya tidur. 
Penyebaran, Habitat, Populasi dan Status Konservasi. Surili Jawa atau Grizzled Leaf Monkey merupakan hewan endemik yang hanya dapat ditemukan di Jawa bagian barat dan tengah. Surili Jawa menempati habitat hutan primer dan sekunder mulai dari hutan pantai, hutan bakau, hutan pegunungan pada ketinggian sekitar 2000 m dpl.
Di Jawa Barat, habitat Surili ditemukan di Taman Nasional Halimun Salak, TN. Gunung Gede Pangrango, Hutan Lindung Situ Lembang, Cagar Alam Kawah Kamojang, Ranca Danau. Sedangkan di Jawa Tengah dapat ditemui di Gunung Slamet, Dataran tinggi Dien, dan Gunung Lawu.
Populasi Surili Jawa (Presbytis comata) semakin menurun seriring dengan berkurangnya luas hutan dan kerusakan hutan yang terjadi di pulau Jawa. Pada tahun 1986 diperkirakan terdapat 8.040 ekor Surili Jawa (Kool 1992) namun pada tahun 1999 jumlahnya tersisa 2.500 ekor saja (IUCN).
Karena populasinya yang semkin menurun ini, IUCN Redlist memasukkan Surili Jawa dalam status konservasi Endangered (terancam punah) sejak tahun 1988 hingga sekarang. CITES juga memasukkannya dalam daftar Apendiks II. Sedangkan oleh pemerintah Indonesia, Surili Jawa termasuk dalam satwa yang dilindungi sejak 5 April 1979, berdasarkan SK Menteri Pertanian No. 247/Kpts/ Um/ 1979. Juga dilindungi berdasarkan UU No. 5 tahun 1990 dan SK Menteri Kehutanan 10 Juni 1991, No. 301/Kpts-II/ 1991. Selain itu status dilindunginya primata endemik ini juga tertuang dalam lampiran PP No 7 Tahun 1999.
Semoga dengan banyaknya perangkat hukum yang melindungi hewan langka ini ditambah dengan oenetapannya sebagai flora identitas kabupaten Bogor mampu menggerakkan kita untuk ikut menyelamatkan Surili Jawa dari kepunahan.
Klasifikasi ilmiah: Kerajaan: Animalia; Filum: Chordata; Kelas: Mammalia; Ordo: Primates; Famili: Cercopithecidae; Genus: Presbytis; Spesies: Presbytis comata.
Referensi dan gambar:
Baca artikel tentang hewan dan alam lainnya:
Diposkan oleh: alamendah
Tag: endemik jawa, Grizzled Leaf Monkey, javan surili, lutung, Presbytis comata, Surili, surili jawa
Mobile Site | Full Site
Get a free blog at WordPress.com Theme: WordPress Mobile Edition by Alex King.
[…] Surili Jawa atau Presbytis comata Lutung Endemik Jawa […]
By Monyet Ekor Babi atau Simakobu, Primata Paling Langka | Alamendah's Blog on 23 Agustus 2011 pada 5:17 am
[…] dan danau. Secara alami, buaya siam (Siamese crocodile) hidup tersebar mulai dari Indonesia (Jawa dan Kalimantan), Malaysia (Sabah dan Serawak), Laos, Kamboja, Thailand, dan […]
By Buaya Siam (Crocodylus siamensis) Semakin Langka | Alamendah's Blog on 13 Oktober 2011 pada 10:54 pm
[…] buruannya seperti kijang, monyet ekor panjang, babi hutan, kancil dan owa jawa, landak jawa, surili dan lutung hitam. Hidup secara soliter dengan ruang gerak (teritorial) antara 5-25 km2 serta dapat […]
By “Macan Kumbang” | enies_nabila on 30 Januari 2013 pada 12:13 pm
[…] Suruli Jawa atau Presbytis comata Lutung Endemik Jawa […]
By Kukang Jawa Paling Terancam Punah | Alamendah's Blog on 24 Mei 2014 pada 7:27 am
[…] Suruli Jawa atau Presbytis comata Lutung Endemik Jawa […]
By Bajing Terbang Jawa atau Bajing Terbang Ekor Merah | Alamendah's Blog on 30 Agustus 2014 pada 9:26 pm
kenapa disebut fauna identitas kabupaten bogor? butuh jawaban yang pasti untuk bahan skripsi 🙂
By sri listiani on 16 Agustus 2017 pada 6:30 pm