25 September 2012 7:38 pm
Gunung Batur di Bali akhirnya diakui sebagai Geopark Dunia pertama di Indonesia. Pengakuan gunung Batur sebagai geopark dunia (Global Geopark) pertama di Indonesia diumumkan oleh UNESCO (Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan PBB) dalam situs resminya pada 22 September lalu.
Sedangkan penetapan Gunung Batur sebagai geopark dunia (Global Geopark), telah dilaksanakan sehari sebelumnya oleh Global Geoparks Network Bureau. Keputusan tersebut merupakan hasil dari pertemuan The 11th European Geoparks Conference yang digelar di Arouca, Portugal, pada 19 September–21 September.
Bersama Gunung Batur, ditetapkan pula 3 situs baru lainnya yaitu The Bakony-Balaton (Hungaria), Geological dan Mining Park di Catalonia (Spanyol), dan ekelompok gunung tinggi di Provinsi Jiangxi (China). Dengan itu, Jaringan Global Geopark telah memiliki 91 situs yang terletak di 27 negara di seluruh dunia.
Geopark (atau disebut juga taman bumi) merupakan sebuah kawasan atau situs warisan geologi (geological heritages) yang mempunyai nilai ekologi dan warisan budaya (cultural heritages) dan berfungsi sebagai daerah konservasi, edukasi dan sustainable development. Geopark ditetapkan dalam sidang Global Geoparks Network (GGN), sebuah badan bentukan UNESCO yang dilaksanakan 2 tahun sekali.
Batur Global Geopark, Bali. Gunung Batur merupakan gunung berapi aktif yang terletak di Kecamatan Kintamani Kabupaten Bangli, Bali, Indonesia. Gunung dengan ketinggian 1.717 meter dpl ini memiliki kaldera yang sangat besar dan indah. Kaldera gunung Batur ini terbentuk akibat dua letusan besar yang terjadi pada 29.300 dan 20.150 tahun yang lalu. Di tengah kalderanya terdapat Danau Batur berbentuk bulan sabit. Danau Batur ini berukuran panjangnya sekitar 7,5 km dan lebar maksimum 2,5 km dengan kelilingnya mencapai 22 km dan luasnya sekitar 16 km2.
Gunung Batur merupakan bagian dari rangkaian ‘Ring of Fire‘ Pasifik (Cincin Api Pasifik) dan menjadi salah satu gunung berapi teraktif di Indonesia. Tercatat sejak 1804 gunung yang kini ditetapkan sebagai Global Geopark ini telah meletus sebanyak 26 kali.
Penetapan kaldera gunung Batur sebagai Global Geopark tidak terlepas dari lanskap geologi yang unik dan pemandangannya yang menawan. Keunikan dan keindahan geologi, terutama kawah, kaldera, dan danau Batur, telah menjadi obyek wisata andalan di Bali.
Selain itu, dari sisi budaya, masyarakat di sekitar gunung Batur pun menyajikan adat istiadat unik yang berhubungan dengan agama Hindu Bali. Salah satunya adalah adat istiadat pemakaman yang dilakukan di desa Terunyan, Kintamani. Di desa ini jenazah dimakamkan hanya dengan diletakkan di atas batu besar di tiga lokasi tertentu. Uniknya setelah berhari-hari walaupun tidak dibalsem dan tetap mengalami proses penguraian, jenazah tersebut tidak menyebarkan bau busuk.
Global Geopark Pertama di Indonesia. Sidang Global Geoparks Network Tahun 2012 di Portugal telah menjadi tonggak sejarah dengan ditetapkannya gunung Batur sebagai Global Geoparks pertama di Indonesia. Dalam sidang tersebut selain gunung Batur Indonesia pun mengusulkan lima tempat lainnya yaitu Danau Toba (Sumut), Merangin (Jambi), Gunung Rinjani (NTB), Raja Ampat (Papua), dan Kawasan Kars Sewu (Jawa Tengah). Semoga dua tahun ke depan, saat sidang GGN berikutnya digelar, Indonesia mampu menambahkan geopark-geopark lainnya untuk mendapatkan pengakuan UNESCO.
Referensi dan gambar:
Baca artikel tentang gunung dan Indonesia lainnya:
Atau simak: Daftar Artikel Terlama – Terbaru | Download | Daftar Gambar Lengkap |
Diposkan oleh: alamendah
Tag: bali, batur, danau batur, geopark, Global Geopark, gunung batur, taman bumi, unesco
Mobile Site | Full Site
Get a free blog at WordPress.com Theme: WordPress Mobile Edition by Alex King.
semoga Indonesia bisa menambah geopark lainnya ya
By Lidya on 25 September 2012 pada 8:14 pm
[…] The 11th European Geoparks Conference yang digelar di Arouca, Portugal, (19 –21 September), telah menetapkan gunung Batur sebagai salah satu dari Global Geopark. Ini berarti gunung Batur telah menjadi Geopark Dunia pertama di Indonesia. Selengkapnya baca: Gunung Batur Geopark Dunia Pertama di Indonesia. […]
By Indonesia Belum Punya Geopark | Alamendah's Blog on 25 September 2012 pada 8:16 pm
Siip, Adat dan istiadat warga bali pun ikut andil dalam menjaga kelestarian alamnya.
By yusuf on 25 September 2012 pada 8:45 pm
semoga dengan nama geopark disana, kelestarian tumbuhan, hewan dan sumber daya disana dapat terkelola dengan lebih baik
terima kasih infonya mas
By imamboll on 25 September 2012 pada 9:18 pm
thanks atas infonya gan
cb.ciputra.ac.id
uc.ac.id
pmb.uc.ac.id
By Christo on 25 September 2012 pada 9:48 pm
hebat …, semoga kita bisa tetap menjaga keasliannya
By monda on 25 September 2012 pada 10:46 pm
ini menjadi satu kebanggaan sekaligus kebahagiaan bagi kita semua, bangsa Indonesia ya, Bu Monda.
By Abi Sabila on 25 September 2012 pada 10:58 pm
Sungguh menarik saya sangat menyukainya
By contoh skripsi on 25 September 2012 pada 11:02 pm
seneng mendengar kabar ini….. ini benar benar sebuah kebanggaan.. semoga setelah itu benar benar dirawat jangan ditelantarkan….
By bukan siapa siapa on 25 September 2012 pada 11:32 pm
tambah cinta sama Indonesia…
alhamdulillah jadi orang Indonesia *ga berlebihan, tapi merasakan yg serba tak terucap deh, mas*
By mama hilsya on 26 September 2012 pada 7:38 am
cool
By riky on 26 September 2012 pada 10:04 am
banyak yang bagus di Indonesia
By teguh on 26 September 2012 pada 5:59 pm
Saleum,
Awak hanya bisa mengharapkan agar pemda setempat betul2 dapat memanfaatka semua itu dengan baik dan termasuk pelestariannya agar tidak sia2…
By Dav Dmilano on 26 September 2012 pada 7:50 pm
Alhamdulillah…
Lagi, sebuah pengakuan untuk Indonesia. Semoga bisa lestari 🙂
By kakaakin on 26 September 2012 pada 11:25 pm
saya salah satu masyarakat setempat sangat senang mendengar kabar ini akhirnya batur caldera geopark bisa juga di dapat selamat dan sukses
By putu on 26 September 2012 pada 11:25 pm
kereeeen!
By Wirawiri on 26 September 2012 pada 11:30 pm