Alamendah's Blog


Beranda | Laman | Arsip


Rimba Raya Pindah ke Jalan Raya

26 Mei 2011 8:25 pm

Rimba raya pindah ke jalan raya, demikian kakek saya memprediksi kondisi bumi ini beberapa tahun kemudian. Rimba raya dan hutan belantara menjadi salah satu kawasan yang menakutkan saat saya kecil di awal tahun 1980-an. Tapi menurut prediksi kakek saya kondisi itu akan berubah 180 derajat.

Yang menakutkan bukan lagi hutan belantara (rimba). Justru jalan raya lah yang menjadi kawasan yang menakutkan, yang siap memberikan teror, bahkan siap menjadi tempat pencabut ajal. Rimba raya akan berpindah ke jalan raya.

Dan kini, prediksi itu mulai mendekati nyata menurutku. Jalan raya menjadi sebuah kawasan terliar yang menakutkan dengan pencemaran udara, pencemaran suara, berbagai tindak kejahatan, pungutan liar, serta kecelakaan lalu lintas. Siapapun yang lengah bisa menjadi korban baik harta maupun nyawa di jalan raya. Jalan raya yang telah berubah menjadi hutan belantara.

Rimbunnya pohon, harimau, ular, dan aneka satwa di hutan berubah menjadi sesaknya kendaraan dengan beraneka jenis yang berseliweran di jalan raya.

Di jalan raya yang lebih mirip hutan raya tersebut, Senin kemarin saya menjadi korban. Entah saya yang lengah atau mitra saya yang lengah hingga akhirnya kedua sepeda motor kami membuktikan ‘belantaranya’ jalan raya.

Hasilnya selain motor saya yang masih harus dirawat inap di bengkel, tangan kanan saya masih belum sembuh benar. Selebihnya saya gak kurang satu apapun, Alhadulillah. Meskipun harus diakui karenanya saya harus mengetik postingan ini dengan hanya tangan kiri saja dan beberapa hari tidak blogging termasuk belum bisa BW. Untuk itu semua saya mohon maaf.

Senin kemarin, saya berkesempatan membuktikan bahwa hutan raya telah berpindah ke jalan raya dan siap melindas siapa saja yang lengah.

Baca Artikel tentang Hutan dan Alam Lainnya:

Diposkan oleh: alamendah

Kategori: lingkungan hidup, renungan

Tag: , , , ,

32 Tanggapan to “Rimba Raya Pindah ke Jalan Raya”

  1. bukan itu saja mas, sekarang monyet juga sudah ada di pas stopan , makasih banyak buat infonya

    By Obat alami diabetes melitus on 27 Mei 2011 pada 3:59 pm

  2. Oo ternyata Mas Alam kecelakaan, pantesan enggak update beberapa hari..
    Semoga lekas sembuh ya Mas..

    By giewahyudi on 27 Mei 2011 pada 4:05 pm

  3. unia tw mank udah aneh alam aja pake ada kecelakaan segala

    By Belajar Forex on 27 Mei 2011 pada 4:19 pm

  4. dulu macet di Surabaya/tunjungan masih berani nyebrang , eh di jln. Gatotsubroto jakarta ora wani je. sakit kaya sifat hutan. Pengalamanku; brangkat kerja nyebrang lagi lampau kuning disamber yamaha rf king, kakiku sampai sekarang agak bengkok. xixixi cry. nasib.

    By maria on 27 Mei 2011 pada 4:35 pm

  5. suara kicau burung diganti dengan deruman suara kendaraan bermotor
    pekatnya embun belantara digabti dengan pekatnya asap polusi kendaraan
    menyesakkan dada

    By pijarnet on 27 Mei 2011 pada 10:34 pm

  6. Gak apa2, Mas. Belum bisa blogwalking gpp…

    By Edi Psw on 27 Mei 2011 pada 11:18 pm

  7. Semoga cepet sembuh ya, mas. Ditunggu karya-karya selanjutnya….

    By D-094 on 27 Mei 2011 pada 11:55 pm

  8. Semoga cepet sembuh ya, mas.

    By D-094 on 27 Mei 2011 pada 11:56 pm

  9. Wah, bener banget mas. Polusinya pun gak nahan.

    Semoga cepet sembuh, mas. 🙂

    By wahyuseptiarki on 28 Mei 2011 pada 7:02 pm

  10. Salam Takzim
    Makin hari omongan kakek makin nyata kang, jadi takut dengan fenomena yang demikian kang
    Salam Takzim Batavusqu

    By Batavusqu on 28 Mei 2011 pada 8:25 pm

  11. kalau saya tidak betah di sana

    By baliadvertiser on 28 Mei 2011 pada 10:16 pm

  12. Semoga cepat sembuh Mas. Lain kali untuk lenih waspada dan berhati2, apalagi kini kondisi jalan yg makin banyak bolong di sana-sini.
    Prediksi kakek Mas memang mendekati kenyataan, bahkan rimba di hutan kini sudah lenyap. Siapa lagi yg membuat seperti itu, kalau golongan kita sendiri, manusia…

    By Lukman Nulhakiem on 28 Mei 2011 pada 10:26 pm

  13. hmmm..
    kenyataan yg meyeramkan ms..
    semoga bnyk yg terinspirasi membaca ini

    By apikecil on 29 Mei 2011 pada 10:24 am

  14. Ramalan kakek mas Alam bukan lagi hampir terwujud tapi memang sudah menjadi kenyataan yang kita hadapi sehari-hari.
    Saya turut prihatin atas musibah yang menimpa mas Alam, semoga cepat sembuh ya..
    Oya, sudah tahu belum blog Alamendah ini masuk dalam daftar 10 besar blog indonesia terbaik versi Indonesia Matters?
    Selamat ya sobat..

    By Ekowisata Ujungkulon on 31 Mei 2011 pada 10:22 pm

  15. semoga cepat sembuh mas….bersyukur masih bisa ngetik khan….
    jalan raya sekarang sudah jauh lebih ganas dari rimba mas…

    By Necky on 1 Juni 2011 pada 8:20 pm

Tinggalkan Balasan



Mobile Site | Full Site


Get a free blog at WordPress.com Theme: WordPress Mobile Edition by Alex King.