26 Juni 2009 9:43 pm
Gladian Nasional merupakan pertemuan akbar pecinta alam se Indonesia. Menurut bahasa berasal dari “gladi” (bahasa Jawa) yang mempunyai arti “latihan” sehingga Gladian Nasional bisa diartikan sebagai “ajang latihan” bagi para pecinta alam guna meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan kemampuan dalam bidang kepecintaalaman dan kegiatan alam bebas. Gladian Nasional juga berperan sebagai wahana silaturahmi dan berbagi pengetahuan antar perkumpulan pecinta alam se Indonesia.
Pada awalnya kegiatan ini diadakan oleh WANADRI sebagai ajang latihan bagi anggotanya untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan. Kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan dalam gladian ini antara lain mountaineering, pengenalan SAR, acara kekeluargaan, serta tukar menukar informasi dan pengalaman. Selain anggota WANADRI dalam kegiatan ini diundang pula beberapa perhimpunan- perhimpunan pencinta alam dan pendaki gunung yang ada di Jawa.
Dalam acara gladian yang kemudian dikenal sebagai Gladian Nasional I ini hadir 109 orang dari 18 perhimpunan. Pada kesempatan itu pula akhirnya disepakati bersama untuk menyelenggarakan gladian-gladian selanjutnya sebagai media pertemuan dan latihan pencinta alam dan pendaki gunung di Indonesia.
Salah satu Gladian Nasional yang fenomenal adalah Gladian Nasional IV yang berlangsung di Sulawesi Selatan di mana dalam gladian ini berhasil disepakati Kode Etik Pecinta Alam Indonesia yang masih dipergunakan oleh berbagai perkumpulan pecinta alam di Indonesia hingga sekarang.
Meskipun tidak rutin dilaksanakan dalam rentang waktu tertentu namun Gladian Nasional telah berhasil dilaksanakan beberapa kali. Berikut adalah daftar pelaksanaan Gladian Nasional:
UPDATE MEI 2011:
Gladian Nasional XIV (2011) direncanakan akan dilaksanakan pada tahun 2011 ini dengan lokasi pelaksanaan di provinsi Sumatera Barat. Namun hingga saat ini, Alamendah belum mendapatkan informasi pasti tentang detail pelaksanaan Gladian Nasional XIV Sumatera Barat Tahun 2011 ini.
Apakah Gladian Nasional XIV tahun 2011 yang direncanakan dilaksanakan di Sumatera Barat akan bernasib serupa dengan beberapa pelaksanaan Gladian Nasional sebelumnya yang terpaksa mundur pelaksanaannya?. Kita tunggu saja.
Baca artikel tentang kegiatan alam bebas dan alam lainnya:
Foto dari: http://parkerlab.bio.uci.edu/pictures/climbing%20pictures/
Diposkan oleh: alamendah
Kategori: Indonesia, kegiatan alam bebas, organisasi, pendidikan
Tag: gladian nasional, kegiatan alam bebas, kode etik pecinta alam, pecinta alam, sejarah, wanadri
Mobile Site | Full Site
Get a free blog at WordPress.com Theme: WordPress Mobile Edition by Alex King.
jadi kapan yah GN XIV di sumbar itu ???
ato udahan om?? belum denger2 lagi neeh 😦
By addiehf on 16 Mei 2011 pada 7:09 pm
[…] etik pecinta alam Indonesia dicetuskan dalam kegiatan Gladian Nasional Pecinta AlamIV yang dilaksanakan di Pulau Kahyangan dan Tana Toraja pada bulan Januari 1974. Gladian yang […]
By Kode Etik Pecinta Alam Indonesia « papateampasid on 3 Oktober 2011 pada 4:41 pm
Matur nuwun kang atas infonya,..
By Ahdarifqi on 2 Januari 2012 pada 3:43 am
Dari daftar pelaksanaan gladian dalam tulisan tersebut, saya tidak melihat di mana dan kapan berlangsungnya gladian VI. Mohon informasinya….
By djandjan on 2 Januari 2012 pada 11:24 am
[…] Etik Pecinta Alam Indonesia Kode etik pecinta alam Indonesia dicetuskan dalam kegiatan Gladian Nasional Pecinta Alam IV yang dilaksanakan di Pulau Kahyangan dan Tana Toraja pada bulan Januari 1974. Gladian yang […]
By Kode Etik Pecinta Alam « Lastboogy Indonesia on 8 April 2012 pada 11:23 am
[…] etik pecinta alam Indonesia dicetuskan dalam kegiatan Gladian Nasional Pecinta Alam IV yang dilaksanakan di Pulau Kahyangan dan Tana Toraja pada bulan Januari 1974. Gladian yang […]
By KODE ETIK PECINTA ALAM « menujubiru on 10 April 2012 pada 10:31 am
[…] etik pecinta alam Indonesia dicetuskan dalam kegiatanGladian Nasional Pecinta Alam IV yang dilaksanakan di Pulau Kahyangan dan Tana Toraja pada bulan Januari 1974. Gladian yang […]
By Kode Etik Pecinta Alam « uchaknapast on 13 Mei 2012 pada 7:36 am
sukses aja trus bgi sobat2.kegiatan gladian sebaiknya diikuti oleh seluruh lapisan PA ditanah air
By lubuk1982 on 15 Juni 2012 pada 11:13 am
[…] etik pecinta alam Indonesia dicetuskan dalam kegiatan Gladian Nasional Pecinta Alam IV yang dilaksanakan di Pulau Kahyangan dan Tana Toraja pada bulan Januari 1974. Gladian yang […]
By Kode Etik Pecinta Alam se-Indonesia « ForestArmy on 14 Oktober 2012 pada 11:14 am
gladian ke XIV tidak akan terlaksana di sumbar, karena kepengurusan sekber yg tidak jelas dan transparan. dan kepanitiaan gladian telah menghilang satu per satu. penyebabnya tidak lain adalah acara gladian ini sebagai tambang emas mereka yg mementingkan keuntungan dari pada terlaksananya acara tersebut.
seperti itulah keadaan yg sebenarnya terjadi di sumbar sekarang ini. klu ada yg mau mangambil alih gladian XIV ini selahkan datang ke SEKRETARIATAN SEKBER PA SUMBAR di GOR H.AGUSALIM PADANG.
NB: kemi telah melambaikan tangan, bendera putih telah berkibar di sumbar.
By merapi singgalang on 27 Juni 2013 pada 4:05 am
Gladian Nasional VI dilaksanakan di pantai Krakal, Baron Yogyakarta. Ini sebagian kutipan yang saya masih ingat hasil Gladian tsb: …………. Padahal Emil Salim pernah berujar saat Gladian Nasional PA-PG VI di pantai Krakal Yogyakarta tahun 80: “Harapan terakhir ujung bangsa yg bisa diandalkan adalah anak2 PA !”……..
By Suryo sitepu on 30 Juni 2013 pada 6:31 am
[…] Sumber: alamandeh.org […]
By Sejarah Gladian Nasional Pecinta Alam Indonesia | on 26 Juli 2013 pada 3:17 am
Gladian Nasional XIV 21-30 September 2013
info ; ht*ps://www.facebook.com/GladianNasionalXivPencintaAlamSeIndonesia
By Ari on 14 September 2013 pada 8:20 am
[…] Mengenai seluk beluk Gladian Nasional dan sejarahnya, baca artikel : Sejarah Gladian Nasional. […]
By Gladian Nasional Pencinta Alam XIV 2013 | Alamendah's Blog on 15 September 2013 pada 11:13 am
Mas gladian ke 8 dilaksanakan di merubetiri, Situbondo jawa Timur,
By Palogo Balianto on 5 November 2013 pada 4:54 pm
Gladian Nasional ke-8 dilaksanakan 1985, maaf koreksi dikit dilaksanakan di KARANGTEKO area Taman Nasional BALURAN, kab Situbondo Jawa Timur (mas Palogo kelupaan kali ye) ….Panpel saat itu gabungan Mahameru Malang dan PALAPA Surabaya
Sedangkan Gladian ke-7 dilaksanakan di Kalimantan Selatan dg Panpel PA Unlam …….mudah mudahan bisa nyambung sejarah Gladiannya…….
Sebetulnya pingin sekali hadir saat Gladian akan datang dmana yaa (kabari)
Salam rimba.
By Pradana Pandoe on 21 November 2014 pada 6:15 pm