Alamendah's Blog
Beranda | Laman | Arsip
Tikus-tikus Langka Asli Indonesia
8 Desember 2011 12:03 am
Tikus-tikus langka asli Indonesia?. Ketika saya menanyakan keberadaan tikus-tikus langka di Indonesia teman saya malah ngakak, ada-ada saja, katanya. Lha di rumah saja penuh sama tikus rumah (Rattus rattus) dan mencit (Mus spp.) sedang di sawah dipenuhi tikus sawah (Rattus argentiventer), lha ini kok pakai ada tikus langka segala.
Namun jangan salah, tikus merupakan sekelompok hewan mammalia yang tergabung dalam famili Muridae dengan total spesies mencapai 600-an jenis. Dari beratus jenis tikus tersebut puluhan spesies di antaranya tergolong binatang langka. Bahkan di Indonesia saja, menurut data IUCN Redlist terdapat 40 spesies tikus yang langka (terancam punah) dan satu spesies yang dinyatakan punah.
Tikus-tikus langka asal Indonesia tersebut terkelompokkan dalam status konservasi sebagai berikut:
-
Tikus dengan status Extinct (Punah): 1 spesies;
-
Tikus dengan status Critically Endangered (Kritis): 4 spesies;
-
Tikus dengan status Endangered (Terancam Punah); 18 spesies;
-
Tikus dengan status Vulnerable (Rentan); 18 spesies
Belum lagi yang dikelompokkan dalam kategori Near Threatened atau Hampir Terancam dan Least Concern atau Berisiko Rendah).
Daftar Tikus Langka Asli Indonesia. Berikut daftar tikus langka asli Indonesia berdasarkan status konservasi yang dikeluarkan oleh IUCN Redlist.
Tikus Langka dengan Status Critically Endangered (Kritis)
-
Bunomys coelestis (Lampobatang Bunomys); Dikenal juga sebagai Heavenly Hill Rat (Tikus Bukit Surgawi) merupakan tikus endemik endemik Sulawesi, Indonesia yang dijumpai di Gunung Lampobatang pada ketinggian antara 1.800 dan 2.500 m dpl.
-
Melomys fraterculus (Manusela Melomys); Tikus endemik pulau ke Seram, Indonesia.
- Uromys boeadii (Biak Giant Rat); Tikus Raksasa Biak ini endemik Biak, Papua.
-
Uromys emmae (Emma’s Giant Rat); Endemik pulau Owi, Papua.
Tikus Langka dengan Status Endangered (Terancam Punah)

Mallomus gunung (Alpine Woolly Rat) tikus langka asal Papua
Tikus Langka dengan Status Vulnerable (Rentan)
- Bunomys fratrorum (Northeastern Peninsula Bunomys); Dikenal juga sebagai Fraternal Hill Rat (Tikus Bukit Persahabatan) merupakan hewan endemik pulau Sulawesi (wilayah timur laut semenanjung utara Sulawesi).
- Echiothrix centrosa (Central Sulawesi Echiothrix) ; Merupakan tikus hutan dataran rendah endemik Sulawesi bagian utara dan tengah.
- Eropeplus canus (Sulawesi Soft-furred Rat); Tikus langka ini merupakan endemik Sulawesi bagian tengah yang hidup diketinggian antara 1.800 dan 2.300 m dpl. Salah satunya terdapat di Taman Nasional Lore Lindu.
- Haeromys minahassae (Lowland Sulawesi Haeromys atau Minahassa Ranee Mouse); Tikus asli dan endemik Sulawesi.
- Haeromys pusillus (Sundaic Haeromys atau Lesser Ranee Mouse) ; Hidup di Indonesia (Kalimantan), Malaysia, dan Filipina.
- Kadarsanomys sodyi (Javan Bamboo Rat); Endemik pulau Jawa, Indonesia (Gunung Gede Pangrango)
- Komodomys rintjanus (Nusa Tenggara Komodomys atau Komodo Rat); Asli dan endemik pulau Rinca, Padar, Lomblen dan Pantar di Nusa Tenggara, Indonesia.
- Margaretamys beccarii (Spiny Lowland Margaretamys); Tikus asli dan endemik Sulawesi.
- Maxomys inflatus (Broad-nosed Sumatran Maxomys); Endemik Sumatera Barat dan Jambi.
- Maxomys rajah (Rajah Sundaic Maxomys atau Rajah Spiny Rat); Merupakan tikus asli Brunei Darussalam, Indonesia (Kepulauan Riau, Sumatera, dan pulau Kalimantan), Malaysia (Semenanjung Malaysia, Sabah, dan Serawak), dan Thailand.
- Maxomys whiteheadi (Whitehead’s Sundaic Maxomys atau Whitehead’s Spiny Rat); Asli Brunei Darussalam, Indonesia (Sumatera dan Kalimantan), Malaysia, dan Thailand.
- Mus vulcani (Javan Shrew-like Mouse atau Volcano Mouse); Endemik Jawa Barat.
- Niviventer cremoriventer (Sundaic Arboreal Niviventer); Tikus asli Indonesia (Sumatera, Nias, Belitung, Bangka, Kalimantan, Jawa, Bali), Malaysia, Singapura, dan Thailand.
- Pithecheir melanurus (Javan Pithecheir atau Red Tree Rat). Tikus endemik Jawa Barat.
- Rattus hoogerwerfi (Hoogerwerf’s Sumatran Rat); Endemik Gunung Leuser, Sumatera.
- Rattus mollicomulus (Lampobatang Sulawesi Rat atau Little Soft-furred Rat); Endemik Gunung Lampobatang, Sulawesi, pada ketinggian antara 1.100 dan 2.000 m dpl.
- Rattus richardsoni (Glacier Rat); Endemik pulau Papua (Gunung Wilhelmina dan Puncak Jaya).
- Rattus xanthurus (Northeastern Xanthurus Rat atau Yellow-tailed Rat); Tikus asli dan endemik Sulawesi.
Sedangkan jenis tikus Indonesia yang telah punah adalah Coryphomys buehleri (Buhler’s Coryphomys) yang merupakan hewan endemik pulau Timor, Indonesia.
Teman saya ternyata masih ngeyel juga. Buat apa ngurusin tikus segala?, katanya. Lha, kalau tikusnya tikus kantor, punah justru lebih bagus. Meskipun begitu tikus-tikus ini selain menjadi bukti tingginya endemisme satwa Indonesia pun tetap mempunyai nilai yang penting utamanya dalam sistem ekologi dan keseimbangan alam. Kepunahannya menjadi sebuah kerugian besar bagi Indonesia. Apalagi belum banyak penelitian yang mengungkap diskripsi dan peranan tikus-tikus langka asli Indonesia ini.
Klasifikasi ilmiah: Kerajaan: Animalia; Filum: Chordata; Kelas: Mammalia; Ordo: Rodentia; Familia: Muridae
Referensi dan gambar:
-
-
id.wikipedia.org
-
en.wikipedia.org
-
Baca artikel tentang satwa Indonesia dan lingkungan hidup lainnya:
Diposkan oleh: alamendah
Kategori: satwa
Tag: binatang langka, Endemik, hewan, Indonesia, Tikus, Tikus endemik, Tikus langka
« Older Newer »
Tinggalkan Balasan
Mobile Site | Full Site
Get a free blog at WordPress.com Theme: WordPress Mobile Edition by Alex King.
[…] pun sangat baik. Dengan ukurannya yang relatif besar, kucing emas mampu memangsa berbagai burung, tikus besar, reptil, kambing, rusa muda hingga anak […]
By Manis dan Sarat Mitos « LimaBe in Conservation on 20 Maret 2012 pada 12:23 pm
[…] pun sangat baik. Dengan ukurannya yang relatif besar, kucing emas mampu memangsa berbagai burung, tikus besar, reptil, kambing, rusa muda hingga anak […]
By Kucing Emas Kucing Misterius Sarat Mitos | noerainiastuti on 22 Maret 2012 pada 2:38 pm
Terima kasih infonya gan 🙂
Klo tikus2 ini memang seharusnya dilindungi, mereka punya habitatnya sendiri. Manusia itu saja yg tidak mau peduli dgn merusak habitat mereka, bukan hanya tikus tp hewan2 lainnya. Misalkan saja penebangan hutan dan membunuh orang utan, kasus di kalimantan paling banyak.
Betapa kayanya Indonesia dgn alam, hewan, dan kekayaan di dalamnya. Mari jaga dan lestarikan bersama sama.
By bytescode on 15 Juni 2012 pada 12:23 pm
nah kalau tikus kaya gni jangan dibunuh lah, manfaatkan dan lestarikan lah alam disekitar kita yang perlu dijaga 🙂
By Hilman on 4 September 2012 pada 10:42 am
thank infonya ya gann 😀
By Mesin Kasir Top on 12 Oktober 2013 pada 10:52 am
[…] Tikus-tikus Langka Asli Indonesia […]
By Tikus Bulan Tikus Raksasa Putih | Alamendah's Blog on 26 Agustus 2014 pada 8:12 pm