Alamendah's Blog


Beranda | Laman | Arsip


Mengenal Nipah atau Nypa fruticans

11 April 2011 5:53 am

Nipah atau Nypa fruticans adalah salah satu pohon anggota famili Arecaceae (palem) yang umumnya tumbuh di di daerah rawa yang berair payau atau daerah pasang surut di dekat pantai. Pohon nipah tumbuh di lingkungan hutan bakau.

Di Indonesia pohon nipah mempunyai berbagai nama lokal seperti daon, daonan, nipah, bhunjok, lipa, buyuk (Sunda, Jawa), buyuk (Bali), bhunyok (Madura), bobo (Menado, Ternate, Tidore), boboro (Halmahera), palean, palenei, pelene, pulene, puleanu, pulenu, puleno, pureno, parinan, parenga (Maluku).

Nama latin tumbuhan ini adalah Nypa fruticans Wurmb yang bersinonim dengan Nipa arborescens Wurmb ex H.Wendl. dan Nipa litoralis Blanco. Sedangkan dalam bahasa Inggris nipah dikenal sebagai nipa palm atau mangrove palm.

Nipah

Rumpun nipah

Diskripsi dan Ciri-ciri. Batang nipah menjalar di tanah membentuk rimpang yang terendam oleh lumpur. Hanya daunnya yang muncul di atas tanah, sehingga nipah nampak seolah-olah tak berbatang. Akarnya serabut yang panjangnya bisa mencapai belasan meter.

Dari rimpangnya tumbuh daun majemuk (seperti pada jenis palem lainnya) hingga setinggi 9 meter dengan tangkai daun sekitar 1-1,5 m. Daun nipah yang sudah muda berwarna kuning sedangkan yang tua berwarna hijau.

Bunga nipah majemuk muncul dari ketiak daun dengan bunga betina terkumpul di ujung membentuk bola dan bunga jantan tersusun dalam malai serupa untai, merah, jingga atau kuning pada cabang di bawahnya. Tandan bunga inilah yang dapat disadap untuk diambil niranya.

Buah nipah bulat telur dan gepeng dengan 2-3 rusuk, berwarna coklat kemerahan. Panjangnya sekitar 13 cm dengan lebar 11 cm. Buah berkelompok membentuk bola berdiameter sekitar 30 cm. Dalam satu tandan, dapat terdiri antara 30-50 butir buah.

Buah nipah

Buah nipah

Persebaran dan habitat. Pohon nipah (Nypa fruticans) merupakan tumbuhan asli pesisir Samudera Hindia bagian timur dan Samudera Pasifik bagian barat laut. Tumbuhan ini tersebar mulai Sri Lanka, Bangladesh, Brunei Darussalam, Kamboja, China (Pulau Hainan), India, Indonesia, Jepang (Pulau Iriomote), Malaysia, Myanmar, Singapura, Thailand, dan Vietnam, Australia bagian barat laut dan timur laut, Mikronesia, Guam, Palau, Papua New Guinea, dan Kepulauan Solomon. Habitatnya adalah daerah rawa yang berair payau atau daerah pasang surut di dekat pantai.

Menurut data yang diperoleh Alamendah dari situs IUCN, di beberapa tempat seperti Singapura, nipah termasuk tumbuhan langka yang terancam kepunahan. Sedangkan di daerah lain populasi tumbuhan ini masih cukup melimpah sehingga IUCN Redlist mengevaluasinya dalam daftar Least Concern (berisiko Rendah).

Pemanfaatan Nipah. Berbagai bagian tumbuhan nipah (Nypa fruticans) telah dimanfaatkan manusia sejak lama. Daun nipah dapat dimanfaatkan untuk membuat atap rumah, anyaman dinding rumah, dan berbagai kerajinan seperti tikar, topi dan tas keranjang. Pada zaman dulu, daun nipah juga dimanfaatkan sebagai media tulis di samping daun lontar.

Batang, dan tangkai daun nipah dapat digunakan sebagai kayu bakar. Lidinya dimanfaatkan sebagai sapu lidi, dan berbagai anyaman. Tandan bunga yang belum mekar dapat disadap untuk diambil air niranya. Air nira ini dapat dijadikan gula nira, difermentasi menjadi cuka dan tuak, juga sebagai bahan baku etanol yang dapat dijadikan bahan bakar nabati pengganti bahan bakar minyak bumi.

Tunas nipah dapat dimakan dan buah nipah yang masih muda dapat dijadikan semacam kolang-kaling untuk campuran minuman, kolak, maupun dijadikan manisan. Sedangkan bijinya yang telah tua dapat ditumbuk untuk diambil tepungnya.

Pohon nipah (Nypa fruticans) ternyata mempunyai manfaat yang tidak sedikit. Namun sayangnya pemanfaatan tumbuhan ini masih sangat sedikit. Bahkan tidak jarang tumbuhan ini harus musnah seiring dengan musnahnya hutan mangrove dan kerusakan pantai yang terjadi akibat ulah manusia.

Klasifikasi ilmiah: Kerajaan: Plantae; Divisi: Magnoliophyta; Kelas: Liliopsida; Ordo: Arecales; Famili: Arecaceae; Genus: Nypa; Spesies: Nypa fruticans Wurmb.

Referensi dan gambar:

Baca artikel tentang tumbuhan dan alam lainnya:

Diposkan oleh: alamendah

Kategori: flora

Tag: , , , , , , ,

39 Tanggapan to “Mengenal Nipah atau Nypa fruticans”

  1. nipah itu memang langka ya gan , saya juga malah baru liat tuh , makasih atas infonya

    By Obat herbal HIV AIDS on 11 April 2011 pada 2:46 pm

    1. Sebenarnya belum terlalu langka sih, cuman populasinya semakin hari semakin terancam seiring dengan banyaknya pesisir pantai yang rusak

      By alamendah on 11 April 2011 pada 9:24 pm

  2. Dekat rumahku ada jalan Nipah …. mungkin dulu banyak nipahnya …

    Salam

    By Iksa on 11 April 2011 pada 6:29 pm

    1. Asal bukan jalan Nikah saja, Pak

      By alamendah on 11 April 2011 pada 9:22 pm

  3. Wow..
    Indonesia memang kaya akan Flora dan Fauna..
    I Like it

    By adinico on 11 April 2011 pada 9:53 pm

  4. Wow begitu.. biasanya banyak hidup di rawa2

    By ciput on 11 April 2011 pada 11:02 pm

  5. sejak kecil saya akrab dengan daun nipah, karena suami adik bapak saya pekerjaannya menganyam atap. dulu sampai hapal bau khas daun nipah yang masih ijo, apalagi pas banyak orderan, sekeliling rumah pasti disesaki tumpukan atap yang tinggal diambil pemesannya 😀
    sekarang, pesanan atap daun nipahnya menyepi, tergilas dengan kecantikan genteng hehehe

    By niQue on 13 April 2011 pada 5:55 am

  6. izin unduh sobat..:)

    By eka on 12 November 2011 pada 5:03 pm

  7. nipah katanya sangat potensi untuk bioenergi, yang diambil niranya untuk diolah jadi bioethanol, apa gituya?

    By abdina on 24 Maret 2012 pada 10:13 am

  8. […] nucifera); Kelapa Sawit (Elaeis guineensis dan Elaeis oleifera); Nibung (Oncosperma tigillarium); Nipah (Nypa fruticans); dan Rotan (Calamus […]

    By Jenis-jenis Palem (Arecaceae) Di Indonesia #2 | Alamendah's Blog on 10 September 2012 pada 6:55 pm

  9. […] rawa yang berair payau atau ditepi hutan bakau. Sebagaimana rumbia (Metroxylon spp.), batang pohon nipah menjalar di tanah, membentuk rimpang yang terendam oleh lumpur. Hanya daunnya yang muncul di atas […]

    By Jenis-jenis Palem (Arecaceae) Di Indonesia | Alamendah's Blog on 10 September 2012 pada 7:16 pm

  10. Belum langka kok di tempatku melimpah, hanya manfaatnya saja orang belum mengerti.

    By Anto' on 7 Juli 2013 pada 9:41 pm

    1. dimana bro……

      By yance on 31 Oktober 2013 pada 4:09 pm

  11. Reblogged this on dianmutiara08034 and commented:
    (Y)

    By dianmutiara08034 on 17 Juli 2013 pada 8:08 am

  12. Tempatku juga dipesisir. Terdapat vegetasi pohon nipah yang masih melimpah. Masih banyak populasi pohon nipahnya. Tapi masih belum banyak masyarakat yang memanfaatkannya secara maksimal. Kalau jalan-jalan kepantai atau dipinggir sungai banyak pohon-pohon nipah tumbuh. Tegak, rindang sejuk dipandang..

    By Rahmi Hidayat on 4 Maret 2016 pada 1:37 pm

  13. manfaat daon atau nypah menurut orang tua adalah jamu pasca melahirkan sehingga darah kotor keluar tuntas

    By Eva on 12 Agustus 2019 pada 10:04 am

Tinggalkan Balasan



Mobile Site | Full Site


Get a free blog at WordPress.com Theme: WordPress Mobile Edition by Alex King.