8 Agustus 2010 3:00 am
Kukang atau disebut juga Malu-malu merupakan primata yang mempunyai gerakan lambat. Di dunia terdapat 14 jenis (spesies) kukang yang 3 diantaranya terdapat di Indonesia. Ketiga jenis kukang yang hidup di Indonesia adalah kukang besar (Nycticebus coucang), kukang jawa (Nycticebus javanicus), dan kukang borneo (Nycticebus menagensis).
Ketiga jenis kukang memiliki ciri yang hampir sama. Warna bulu kukang (malu-malu) beragam, mulai kelabu keputihan, kecoklatan, hingga kehitam-hitaman. Pada punggung kukang terdapat garis coklat melintang dari belakang hingga dahi, lalu bercabang ke dasar telinga dan mata. Kukang mempunyai berat tubuh 0,375-0,9 kg, dengan panjang tubuh dewasa antara 19-30 cm.
Kukang merupakan primata yang hidup di hutan tropis dan menyukai hutan primer dan sekunder, semak belukar dan rumpun-rumpun bambu dan beraktifitas dimalam hari.
Kukang Besar (Greater Slow Loris). Kukang bernama latin Nycticebus coucang ini paling banyak diperdagangkan. Kukang yang hidup alami di Indonesia (Sumatera), Semenanjung Malaysia, Singapura, dan Thailand ini dalam bahasa Inggris selain disebut sebagai Greater Slow Loris, juga disebut Slow Loris, Sunda Slow Loris.
Nama ilmiahnya bersinonim dengan Nycticebus brachycephalus (Sody, 1949), N. buku (Robinson, 1917), N. coucang (Boddaert, 1785) ssp. coucang, N. hilleri (Stone & Rehn, 1902), N. insularis (Robinson, 1917), N. malaiana (Anderson, 1881), N. natunae (Stone & Rehn, 1902), N. sumatrensis (Ludeking, 1867), N. tardigradus (Raffles, 1821).
Kukang Jawa (Javan Slow Loris). Kukang bernama latin Nycticebus javanicus ini merupakan primata endemik Pulau Jawa. Kukang jawa termasuk salah satu primata terlangka dan paling terancam kepunahan, karena itu oleh IUCN Redlist dikategorikan sebagai spesies Endangered.
Sebelumnya, kukang jawa dianggap sebagai anakjenis (sub spesies) dari Nycticebus coucang namun kemudian diakui sebagai spesies tersendiri. Nama ilmiahnya bersinonim dengan Nycticebus ornatus (Thomas, 1921).
Kukang Borneo (Bornean Slow Loris). Kukang bernama latin Nycticebus menagensis ini endemik Kalimantan yang bisa ditemukan di Indonesia (Kalimantan, Bangka, dan Belitung), Malaysia (Sabah dan Serawak), Brunei Darussalam, dan sebagian Filipina.
Sebelumnya, kukang jawa dianggap sebagai anakjenis (sub spesies) dari Nycticebus coucang namun kemudian diakui sebagai spesies tersendiri. Nama ilmiahnya bersinonim dengan Nycticebus bancanus (Lyon, 1906), N. borneanus (Lyon, 1906), N. coucang (Trouessart, 1893) ssp. menagensis, N. philippinus (Cabrera, 1908).
Konservasi. Kukang jawa, oleh IUCN Redlist dimasukkan dalam status konservasi “Endangered” (Terancam Punah), sedangkan kedua jenis kukang lainnya berstatus “Vulnerable”. Anehnya, dari ketiga spesies kukang (malu-malu) itu hanya kukang besar (Nycticebus coucang) saja yang masuk daftar satwa yang dilindungi berdasarkan PP No. 7 Tahun 1999. Padahal keberadaan kukang di alam bebas semakin terancam punah akibat banyaknya perburuan untuk menjadikan kukang sebagai binatang peliharaan.
Oleh CITES, semua jenis kukang dimasukkan dalam Apendiks I sejak tahun 2008. Dengan dimasukkannya kukang atau malu-malu dalam Apendiks I, berarti perdagangan kukang dilarang di seluruh dunia kecuali kukang hasil penangkaran.
Kukang dengan tingkahnya yang malu-malu memang menarik minat setiap orang untuk menjadikannya sebagai hewan peliharaan. Namun kita musti sadar akan status konservasinya yang semakin terancam punah. So, tentunya akan lebih bijak jika membiarkan Sang kukang tetap malu-malu di habitat aslinya.
Klasifikasi ilmiah: Kerajaan: Animalia; Filum: Chordata; Kelas: Mamalia; Ordo: Primata; Famili:Lorisidae; Genus: Nycticebus; Spesias: Nycticebus coucang, Nycticebus javanicus, Nycticebus menagensis. Sinonim: Lihat artikel. Nama Indonesia: Kukang, Malu-malu.
Referensi:
Baca artikel tentang alam lainnya:
Diposkan oleh: alamendah
Tag: jenis kukang, kukang, kukang borneo, kukang jawa, malu-malu, nycticebus coucang, nycticebus javanicus, nycticebus menagensis, primata langka
Mobile Site | Full Site
Get a free blog at WordPress.com Theme: WordPress Mobile Edition by Alex King.
[…] Kukang (Nycticebus coucang) yang Malu-malu […]
By Siamang Kera Hitam Berlengan Panjang | Alamendah's Blog on 21 November 2010 pada 8:40 pm
[…] Kukang (Nycticebus coucang) yang Malu-malu […]
By Kancil Ternyata Tidak Suka Makan Mentimun | Alamendah's Blog on 26 November 2010 pada 7:24 pm
[…] Kukang (Nycticebus coucang) yang Malu-malu […]
By Jelarang (Ratufa bicolor) Si Bajing Raksasa | Alamendah's Blog on 7 Desember 2010 pada 8:39 pm
ada tambahan spesies baru di dunia kukang, yaitu yg di borneo. kukang yg di selatan ternyata jenis baru (berdasarkan morfometri, genetik dsb) berbeda dgn Nycticebus menagensis. waduh saya lupa nama ilmiah yg diberikan ke kukang baru ini… untuk lebih jelasnya bisa tanya ke Ibu Anna Nekaris dr Oxford Brookes University.
my salam,
duan
By duan on 18 Januari 2011 pada 5:47 pm
[…] Kukang (Nycticebus coucang) yang Malu-malu […]
By Kubung (Cynocephalus variegatus) Jagoan Melayang | Alamendah's Blog on 24 Januari 2011 pada 11:11 pm
[…] Kukang Jawa (Nycticebus javanicus) pulau Jawa. […]
By Daftar Hewan Endemik Indonesia | Alamendah's Blog on 1 Februari 2011 pada 5:33 pm
[…] Kukang (Nycticebus coucang) yang Malu-malu […]
By Pulusan, Babi Batang, Hog Badger, atau Arctonyx collaris | Alamendah's Blog on 21 Februari 2011 pada 8:24 pm
[…] Kukang Besar atau Greater Slow Loris (Nycticebus coucang) […]
By Nama Latin dan Inggris 100 Hewan (Fauna) Indonesia | Alamendah's Blog on 6 Maret 2011 pada 6:21 am
[…] Kukang Besar atau Greater Slow Loris (Nycticebus coucang) […]
By Nama Latin dan Inggris 100 Hewan (Fauna) Indonesia « latimojong on 12 Maret 2011 pada 6:28 am
[…] Kukang (Nycticebus coucang) yang Malu-malu […]
By Musang Luwak (Paradoxurus hermaphroditus) | Alamendah's Blog on 22 Maret 2011 pada 12:34 am
[…] Kukang (Nycticebus coucang) yang Malu-malu […]
By Suruli Jawa atau Presbytis comata Lutung Endemik Jawa | Alamendah's Blog on 29 Maret 2011 pada 9:15 am
[…] Kukang (Nycticebus coucang) dan Kuskus. Status konservasi Vurnerable (IUCN) dan Apendiks I (CITES) dan dilindungi di Indonesia. Di situs tertulis Kuskus Remaja 200 rb dan Kuskus Baby Biasa 250rb (pre order), tapi dari gambar yang dipasang kelihatannya adalah Kukang. […]
By Jual Aneka Hewan Langka Online | Alamendah's Blog on 24 April 2011 pada 5:47 am
[…] Kukang – Nycticebus coucang (Boddaert, 1785) […]
By Hewan (Mamalia) Indonesia dalam Daftar CITES Apendiks I | Alamendah's Blog on 8 Mei 2011 pada 5:47 am
[…] Seperti halnya jenis Kuskus lainnya, Kuskus Beruang merupakan hewan pendiam dan pemalu. Binatang ini nyaris tidak bersuara kecuali kalau sedang merasa terganggu yang akan mengeluarkan suara menyerupai decak diselai-selain suara engahan. Dan mungkin lantaran sifatnya yang pendiam ini kemudian banyak orang yang menyamakan Kuskus dengan Kukang. […]
By Kuskus Beruang Sulawesi dan Kuskus Beruang Talaud | Alamendah's Blog on 2 Oktober 2011 pada 6:21 pm
[…] Kukang (Nycticebus coucang) yang Malu-malu […]
By Kanguru Pohon Wondiwoi atau Dendrolagus mayri | Alamendah's Blog on 19 Oktober 2011 pada 9:40 pm