20 Juni 2010 10:26 pm
Labu merupakan tumbuhan merambat dari genus Cucurbita yang menghasilkan buah berukuran besar dengan nama yang sama. Labu cukup terkenal dan banyak dibudidayakan di Indonesia. Selain di Indonesia, labu juga banyak dibudidayakan di Amerika Utara, Eropa, Australia, Selandia Baru, dan Asia Tenggara. Nama labu juga sering kali dipergunakan untuk menyebut anggota famili Cucurbitaceae selain genus Cucurbita seperti bligo, labu siam, dan labu ular.
Terdapat 20-an spesies labu diseluruh dunia, dengan jumlah subspesies dan varietas mencapai seratusan lebih. Namun yang dibudidayakan di Indonesia umumnya hanya lima spesies yaitu Cucurbita maxima (labu manis), Cucurbita ficifolia, Cucurbita mixta, Cucurbita moschata (labu kuning atau labu merah), dan Cucurbita pepo (labu manis). Labu kuning diperkirakan berasal dari Maluku.
Labu sering juga disebut sebagai labu kuning atau labu merah (untuk spesies Cucurbita moschata) dan labu manis (untuk spesies Cucurbita maxima dan Cucurbita pepo). Di beberapa daerah di indonesia labu memiliki beberapa nama daerah seperti Labu parang (Melayu), Waluh (Jawa dan Sunda). Dalam bahasa Inggris secara umum disebut sebagai pumpkin atau Butternut squash (labu kuning) dan Winter squash (labu manis).
Ciri-ciri. Labu tumbuh merambat atau menjalar dengan kait pada batangnya dan jarang berkayu. Kait pada batang labu berbentuk melingkar seperti spiral. Batang tumbuhan ini berwarna hijau muda dan berbulu halus serta berakar lekat. Panjang batangnya mencapai lebih dari 5 meter.
Daun tanaman labu merupakan daun tunggal yang memiliki pertulangan daun majemuk menjari. Daunnya menyebar di sepanjang batang. Bentuk daunnya menyerupai jantung dan bertangkai.
Buah labu mempunyai bentuk yang bervariasi mulai dari pipih, lonjong ataupun panjang dengan alur yang berjumlah antara 15 hingga 30 alur. Buah yang masih muda berwarna hijau dan menjadi kuning kecoklatan ketika tua.
Labu umumnya memiliki banyak biji yang berbentuk pipih, bundar telur, sampai bundar memanjang. Bagian ujung membulat, sedangkan bagian pangkal meruncing. Permukaan biji buram, licin. Biji terdapat bagian tegah-tengah buah.
Manfaat. Di Indonesia labu, terutama labu kuning banyak dimanfaatkan untuk membuat berbagai macam hidangan seperti kolak, sup, cake hingga kue-kue basah lainnya. Bijinya juga banyak dimanfaatkan sebagai camilan atau makanan ringan (kuaci).
Selain itu ternyata labu memiliki sederet manfaat untuk kesehatan. Buah labu banyak mengandung karotenoid (betakaroten), vitamin A, vitamin C, serat, mineral, lemak dan karbohidrat.
Aiur buah labu mampu sebagai penawar racun binatang berbisa dan biji labu dapat dipergunakan untuk mengobati cacing pita. Selain itu daging buah labu mampu menjadi penangkal kanker lantaran diyakini mengandung antioksidan.
Labu kuning juga dipercaya dapat membantu menyembuhkan penyakit diabetes mellitus (kencing manis), penyempitan pembukuh darah, jantung koroner, dan darah tinggi. Selain itu, Prof. Hembing Wijayakusuma, pakar kesehatan alternatif, menyatakan selain dapat mengobati tekanan darah tinggi, labu juga dapat menurunkan panas, mengobati diabetes, dan memperlancar proses pencernaan.
Sayangnya saya belum bisa menjelaskan lebih detail cara menggunakan labu, terutama labu kuning sebagai obat alternatif. Mungkin diantara sobat ada yang memiliki pengalaman tentang labu, waluh, labu parang, labu kuning, labu merah, labu manis (atau apaun sobat menyebutnya) silahkan jika ingin berbagi di sini.
Klasifikasi ilmiah: Kerajaan: Plantae; Divisi: Magnoliophyta; Kelas: Magnoliopsida; Ordo: Cucurbitales; Famili: Cucurbitaceae; Genus: Cucurbita; Spesies: Cucurbita maxima, Cucurbita ficifolia, Cucurbita mixta, Cucurbita moschata, dan Cucurbita pepo.
Nama Binomial (Nama Latin): Cucurbita maxima, Cucurbita ficifolia, Cucurbita mixta, Cucurbita moschata, dan Cucurbita pepo. Nama Indonesia: Labu, labu kuning, labu merah, labu parang, lanu manis, waluh.
Referensi: http://www.plantamor.com; zipcodezoo.com/Plants/C/Cucurbita. Gambar: img.photobucket.com/albums/v302/hanieliza3/LabuKuning.jpg
Baca artikel tentang alam lainnya:
Diposkan oleh: alamendah
Kategori: flora
Tag: cucurbita, cucurbita moschata, labu, labu kuning, labu merah, manfaat labu kuning, Nama Latin, tumbuhan labu, waluh
Mobile Site | Full Site
Get a free blog at WordPress.com Theme: WordPress Mobile Edition by Alex King.
Aku makan labu seumur-umur cuma sekali hikhik…Tp kalo ngandung vit A, beli aaahhh
By mercuryfalling on 21 Juni 2010 pada 10:33 am
Dikolek enak tuh Mas
By Vulkanis on 21 Juni 2010 pada 11:09 am
dikolek atau dikolak, Bang?
By alamendah on 21 Juni 2010 pada 11:10 am
Wakkkakkkk ada mpunya..
Kalo di Medan di kolak ,,kayanya kalo di ditu dikolek nya
By Vulkanis on 21 Juni 2010 pada 11:15 am
Atau dibikin sayur juga enak kok
By Vulkanis on 21 Juni 2010 pada 11:09 am
makasih kang alam atas infonya
By Vulkanis on 21 Juni 2010 pada 11:10 am
terima kasih atas kunjungannya, Bang
By alamendah on 21 Juni 2010 pada 11:13 am
Ya.. Makasih juga atas Labunya,,entar mau di sayur buat makan siang..
Wakaaakakakkkk
By Vulkanis on 21 Juni 2010 pada 11:17 am
berkunjung, kadang juga labu dibuat sayur dan rasanya nikmat apalagi kalo setengah mateng , wah nikmat.Salam sehat
By kawanlama95 on 21 Juni 2010 pada 11:45 am
jadi pengen makan kolak …. he he he
By Rubiyanto on 21 Juni 2010 pada 11:46 am
daging buah labu mampu menjadi penangkal kanker lantaran diyakini mengandung antioksidan. Kami catat mas , ini bisa dimasukin dihalaman blog rumahsehatafiat. herbal medicane.terma kasih informasi tambahan
By Rumah-sehat afiat on 21 Juni 2010 pada 11:47 am
Di tempat saya, buah ini mulai berkurang keberadaannya nih, Mas Alam. Makin kurang saja dari hari ke hari orang yang membudidayakannya.
Perlu untuk dikembangkan lagi, mengingat manfaatnya yang banyak seperti yang telah Mas Alam sampaikan diatas…
By Khery Sudeska on 21 Juni 2010 pada 11:59 am
Maaf Mas Saya kurang suka Labu ni…
By dafiDRiau on 21 Juni 2010 pada 12:13 pm
aku suka banget tuh buah labu kalo di kolak…
By yangputri on 21 Juni 2010 pada 12:42 pm
ya saya juga suka kolak waluh,.. karena dalam pikiran saya labu itu yang dipakai sayur..eh ternyata labu ada banyak, termasuk labu-labu lalulintas
By Budisastro on 21 Juni 2010 pada 9:14 pm
Aku penggemar pumpkin madu dimasak jadi apapun.
Thank you infonya ya mas. Berguna banget, terutama untuk novel saya selanjutnya 🙂
By dian on 21 Juni 2010 pada 12:56 pm
labuu
apalagi kalo dibikin kolak..
hmmm oishii 🙂
By An on 21 Juni 2010 pada 1:05 pm
secara detil saya baru tahun infonya dari sini, padahal buah ini termasuk sering yang saya santap 🙂
Trims kang atas infonya .. maaf baru hadiiir 🙂
By arkasala on 21 Juni 2010 pada 1:10 pm
Saya beberapa kali mencoba berkunjung ke arkasala[dot]com ko ksulitan
By alamendah on 21 Juni 2010 pada 1:29 pm
selain banyak manfaat rasanya juga lezat…
By Irawan on 21 Juni 2010 pada 2:38 pm
bijinya juga jadi makanan ringan ya bang irawan
By citromduro on 22 Juni 2010 pada 12:26 am
paling enak kalo dibuat kolak hehe, puasa sebentar lagi makan kolak labu tiap hari ni 😀
By saka on 21 Juni 2010 pada 2:56 pm